Selasa, 09 Desember 2014

(Pencerahan) Mendengarkan Kata Hati

BIARKAN HATI BICARA

Coba diam sejenak, amati suara angin
Barangkali di sana ada yang engkau cari
Coba dekapkan wajahmu di bawah sinar lampu
Tak perlu kau katakan, 
Rindumu telah terbaca.

Tumpahkanlah lewat nyanyian
Salah satu cara untuk menyiasati rindu
Kadang-kadang tanpa terasa tetes air mata membasahi pipi.

Coba katakan padaku apa yang engkau inginkan
Barangkali aku mampu melepaskan dukamu
Coba kau dekap hening terbang menembus waktu
Tak perlu kau risaukan luka dan kepedihan.

Setidaknya aku dapat mengajakmu larut dalam gelora nyanyianku
Kadang-kadang tanpa terasa mataharimu telah bersinar ceria kembali.
Simpanlah mimpimu dalam kehangatan mentari 
Ketika embun masih menggantung.
Pejamkan mata, rebahkan jiwa, 
biarkanlah hati yang bicara.

Kau tak pernah tahu kapan dukamu terobati
Meskipun hujan t'lah mulai turun
Pejamkan mata, rebahkan jiwa,
biarkanlah hati yang bicara

by: Ebiet G Ade
Baca juga:
2.      Anak Kecil Pemarah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar