Rabu, 23 September 2020

PERANGKAP TIKUS


Sepasang suami istri pulang ke rumah setelah berbelanja. Di balik ruang gelap seekor tikus sedang memperhatikan apa saja yang dibawa mereka dari pasar. Ia memperhatikan dengan seksama satu per satu barang yang di keluarkan dari kantong belanja. Si tikus kaget bukan kepalang. Ternyata yang dibeli oleh pasangan tersebut salah satunya adalah perangkap tikus.

Ia segera berlari menuju kandang ayam. Dia bercerita mengenai kegelisahannya tentang perangkap tikus yang baru dibeli sepasang suami istri tadi. Namun si Ayam hanya menjawab. “Aku bersimpati, aku turut berduka cita. Tapi tidak ada yang dapat ku lakukan.”

Tikus kemudian menemui sapi. Ia mengadu hal serupa dan si sapi hanya menjawab, “Tuan tikus, saya turut bersedih dengan kekhawatiranmu. Tetapi hal tersebut tidak akan berpengaruh kepadaku.” Tikus pun kembali berlalu dan menemui si Kambing dan ular. Mereka pun menjawab dengan nada yang sama seperti ayam dan sapi. Akhirnya si tikus kembali ke rumah dengan pasrah. Mengetahui bahaya yang akan menimpanya.

Suatu malam si istri pemilik rumah tersebut mendengar suara ribut dari belakang rumahnya. Rupanya si ular yang terperangkp di dalamnya. Buntut ular yang terjepit menambah ganas reaksi ular tersebut. Hingga akhirnya si ular mematok istri pemilik rumah tersebut. Walaupun si suami sempat membunuh ular tersebut, tetapi sang istri tetap saja harus dibawa ke rumah sakit.

Beberapa hari kemudian sang istri demam. Ia meminta suaminya untuk memasakkan sop ceker ayam. Dan segeralah si suami menyembelih ayam kemudian memasaknya. Ternyata sakit sang istri tak kunjung reda. Seorang sahabat menyarankannya memasak hati kambing. Tetapi tetap saja sang istri tak kunjung sembuh. Hingga akhirnya dia meninggal dunia. Banyak sekali tetangga yang melayat dan si suami akhirnya menyembelih sapi sebagai jamuan kepada para pelayatnya.

Dari kejauhan si tikus hanya bisa memandang penuh kesedihan. Beberapa hari kemudia dia melihat perangkap tikus tersebut sudah tidak dipergunakan kembali.

SUATU SAAT KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESULITAN DAN MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA, MAKA PIKIRKANLAH SEKALI LAGI.

diambil dari tulisan 7 tahun lalu