Selasa, 24 Maret 2020

INILAH 10 TANAMAN PEMBERSIH UDARA


Bukan rahasia lagi bahwa polusi udara dapat membawa berbagai penyakit. Namun, sebenarnya penawarnya telah disediakan oleh alam. Ada tanaman pembersih udara yang dapat dijadikan penyelamat, karena tanaman-tanaman tersebut dapat menyerap racun berbahaya dari udara, terutama di ruang tertutup seperti rumah.
Berikut ini 10 tanaman yang bermanfaat untuk membersihkan racun dari udara di sekitar kita.
1.  Lili Paris
Tanaman hias lili Paris, atau nama Latinnya Chlorophytum comosum, adalah tanaman pembersih udara yang bisa menghempaskan zat beracun seperti formaldehida dan xylene. Walau tidak seindah tanaman hias lainnya, lili paris sangat berguna untuk mempersihkan udara di rumah dari racun. Perawatannya juga mudah. Kita hanya harus menyiramnya dengan air bersih sebanyak 2 -3 kali seminggu. Jangan terlalu sering menyiram tanahnya. Terlalu sering menyiram dapat menyebabkan tanah di pot akan lembab sehingga mengundang nyamuk untuk bersarang.
2.  Bambu Jepang
Bambu Jepang, atau nama ilmiahnya Dracaenas, adalah tanaman pembersih udara yang memiliki ragam ukuran dan warna. Tanaman pembersih udara ini bisa menghilangkan zat beracun seperti formaldehida, xylene, toluene, benzene hingga trichlorethylene. Jika sudah memutuskan untuk memeliharanya, jangan sampai tanah di dalam pot tanaman ini terlalu basah. Jauhkan bambu jepang dari hewan peliharaan, sebab jika kucing atau anjing memakan daunnya, mereka bisa keracunan dan mengalamai gejala berupa muntah atau berliur. Tanaman bambu Jepang bisa juga ditanam dalam pot dan diletakkan di dalam rumah. Jika diletakkan di dalam rumah, harap diperhatikan agar jangan terlalu sering menyiram tanahnya. Terlalu sering menyiram dapat menyebabkan tanah di pot akan lembab sehingga mengundang nyamuk untuk bersarang.

Senin, 23 Maret 2020

MENYIKAPI TRAGEDI DALAM HIDUP


Di sebuah kamar bersalin sebuah rumah sakit, lahir seorang anak dengan cacat jantung bawaan yang berasal dari latar belakang genetik orangtuanya. Cacat itu sungguh-sungguh membahayakan hidup anak itu.
Andaikata anak itu meninggal tak lama sesudah dilahirkan, tentu kedua orangtuanya akan pulang dengan hati pedih meskipun tidak menjadi terbenam oleh tragedi itu. Untuk beberapa saat mereka memang akan bersusah hati, merenungkan kemungkinan penyebabnya, namun mereka akan segera melupakan kejadian itu dan memulai menatap ke masa depan.
Akan tetapi, anak itu tidak meninggal. Berkat bantuan ilmu kedokteran modern dan pengabdian luar biasa dari para perawat dan dokter yang membidaninya, ia bertahan hidup. Ia tumbuh menjadi besar, otaknya cerdas, periang dan popular, namun terlalu lemah untuk ikut main dalam kegiatan-kegiatan olahraga.
Ia menjadi dokter. Ia menikah dan mempunyai anak-anak. Ia dihormati di lingkungan profesinya dan disenangi di lingkungan tempat tinggalnya. Isteri dan anak-anaknya mencintainya; banyak orang akhirnya tergantung pada dia.
Lalu, pada usia yang keempat puluh, kesehatannya yang rapuh itu mulai menyergapnya. Jantungnya yang memang lemah bawaan dan yang hampir saja menewaskannya tak lama sesudah ia dulu dilahirkan, mulai tampak cacatnya. Akhirnya ia meninggal.

Jumat, 20 Maret 2020

INILAH AYAT-AYAT PEDANG DALAM AL QURAN

Agama islam sering diidentikkan dengan agama teroris karena memang ada ajaran untuk itu dalam agamanya. Sumber ajaran agama islam ada pada Al Quran dan hadis. Para teroris selalu mendasarkan perbuatannya pada ajaran agama yang tertuang dalam Al Quran, yang dikemudian hari dikenal sebagai ayat-ayat pedang. Bagi umat islam Al Quran diyakini langsung berasal dari Allah (QS 32: 2 dan 39: 1 – 2, 41). Dan Al Quran merupakan kitab yang jelas (QS 54: 17), sehingga tidak dibutuhkan lagi tafsiran. Makna dari pesan Allah sudah tertulis jelas seperti yang tertulis dalam Al Quran.
Seperti yang telah disampaikan, ayat-ayat Al Quran, yang dijadikan dasar terorisme, biasa disebut ayat-ayat pedang. Yang menjadi sasaran ayat-ayat pedang ini adalah kaum kafir, kaum musyrik, kaum fasik dan juga kaum munafik. Berikut ini adalah kutipan-kutipannya (kami menggunakan Quran Karim):
Surah al-Baqarah (2)
Ayat 178: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh.
Ayat 190: Perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu.
Ayat 191: Bunuhlah mereka dimana saja kamu jumpai mereka.
Ayat 193: Perangilah mereka itu sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah.
Ayat 216: Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci.