Kamis, 06 April 2017

CARA ALAMI REDAKAN STRES

Hampir setiap orang pernah mengalami stres. Ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Sekalipun stres sering menghampiri, jangan biarkan stres terus menguasai pikiran kita. Tingginya kadar hormon kostisol saat stres tak hanya bisa menganggu kesehatan mental, tetapi juga fisik.
Untuk mengatasi stres sebenarnya tidak perlu minum obat khusus. Ada banyak cara alami yang bisa dipraktekkan untuk meredakan stres. Berikut ini ada 7 cara alami meredakan stres.
   1.    Tidur yang cukup
Sejumlah penelitian menemukan bahwa orang-orang yang tidurnya kurang memiliki tingkat kortisol yang lebih tinggi dibanding mereka yang bisa tidur 8 jam per hari. Karena itu, untuk menghindari stres berlanjut, mulailah dengan tidur yang cukup dan teratur.
   2.    Meditasi
Meditasi telah terbukti ampuh menenangkan jiwa sehingga menurunkan kadar kortisol. Banyak orang yang membiasakan diri dengan meditasi untuk mencegah maupun mengatasi stres.
   3.    Minum teh hitam
Konsumsi teh hitam dipercaya dapat menurunkan kadar kortisol yang menyebabkan stres.minuman yang sudah ada sejak zaman dahulu ini dapat menenangkan pikiran secara alami. Ketika stres cobalah duduk santai sambil minum secankir teh hitam yang hangat
   4.    Minum air putih
Tanpa disadari, tingginya kadar kortisol juga bisa disebabkan oleh kurangnya cairan tubuh atau dehidrasi. Tubuh juga menjadi lebih lelah dan berkurangnya aliran darah ke sejumlah organ tubuh. Jangan lupakan kebiasaan minum air putih yang cukup agar tidak mudah stres.
   5.    Konsumsi makanan sehat
Sejumlah makanan tertentu yang sehat dipercaya dapat menurunkan kadar stres. Contohnya, coklat hitam, salmon dan buah-buahan. Biasakan makan makanan sehat bergizi seimbang dan tinggalkan junk food. Kandungan nutrisi di dalam makanan tersebut berperan dalam mengurangi kadar kortisol.
   6.    Makan permen karet
Mungkin banyak orang sudah jarang makan permen karet. Beberapa studi mengungkapkan bahwa mengunyah permen karet dapat membantu mengurangi stres. Penelitian menemukan bahwa rasa permen karet dapat meningkatkan aktivitas saraf dan efektif mengurangi tingkat stres.
   7.    Olahraga
Tak dapat dipungkiri bahwa olahraga dapat menurunkan stres karena memicu pelepasan hormon bahagia.olahraga teratur membantu seseorang melupakan sesuatu hal yang membuat stres.
sumber: KOMPAS Health
Baca juga tulisan lain tentang stres:

TONO DAN TINI: Sebuah Cerpen

Akhir-akhir ini sering kita dengar di media massa berita tentang bencana alam. Ada tanah longsor yang merengut puluhan jiwa manusia; ada bencana banjir yang merugikan hingga miliyaran rupiah. Bencana alam selalu mendatangkan penderitaan dan kesusahan bagi hidup umat manusia. Dapatlah dipastikan bahwa tak ada manusia yang menyukai penderitaan dan kesusahan. Semua manusia ingin hidup bahagia, senang dan terhindar dari penderitaan.
Berangkat dari premis bahwa tak ada manusia yang menghendaki penderitaan, bisa dipastikan bahwa manusia tak juga mengingini bencana alam. Akan tetapi, kebanyakan bencana alam yang terjadi disebabkan oleh faktor manusia. Sungguh sebuah ironisme. Di satu sisi manusia tidak mau bencana alam, tapi di sisi lain justru manusia penyebab terjadinya bencana alam. Salah satu faktor terjadinya bencana alam adalah keserakahan manusia.
Cerpen “Tono dan Tini” mengangkat tema bencana alam. Lokasi ceritanya adalah ibukota DKI Jakarta, yang sudah terbiasa dilanda bencana banjir. Cerpen ini sangat singkat. Namun pesannya sangat mengigit. Lebih jauh soal cerpen ini, langsung saja baca di: Budak Bangka: (C E R P E N) Tono & Tini

Senin, 03 April 2017

INI ALASAN KENAPA UMAT ISLAM & KRISTEN TAK BISA SALING MEMAHAMI

Bagi orang islam, orang kristen adalah kafir. Dapat dipastikan banyak umat islam tak paham kenapa orang kristiani disebut demikian. Yang mereka tahu adalah Allah sudah mengatakan demikian. Karena sudah tertulis begitu di Al Quran, maka orang islam pun menyebut para murid Kristus itu sebagai kafir, tak peduli bahwa kata “kafir” merupakan bentuk penghinaan yang luar biasa kasar. Umat islam juga tidak mau bertanya kenapa pada satu bagian Al Quran orang kristen disebut sebagai ahli kitab, sedangkan pada bagian yang lain berubah menjadi kafir.
Ada banyak hal yang tidak bisa dipahami oleh orang islam terhadap orang kristen. Salah satunya adalah sosok Yesus Kristus, yang bagi umat kristiani diyakini sebagai Tuhan Allah tapi tidak bagi umat muslim. Karena tidak bisa memahami, pada akhirnya mereka “menyerang” atau menyalahkan orang kristen. Umat islam tidak bisa memahami kenapa orang kristen menganggap Yesus itu Allah/Tuhan (karena masalah inilah orang kristen disebut kafir).
Umat islam menolak keallahan Yesus karena didasari pada argumen bahwa Yesus sendiri tak pernah menyebut diri-Nya Allah/Tuhan. Sumber yang dipakai adalah Kitab Suci Perjanjian Baru, khususnya keempat Injil. Malah umat islam sering menggunakan teks Kitab Suci yang seakan “melawan” keallahan Yesus. Misalnya, Markus 12: 29, yang merupakan pengulangan dari Kitab Ulangan 6: 4. Karena itu, umat islam tidak mengerti kenapa orang kristen mengimani Dia sebagai Allah?
Orang kristen dapat memaklumi kenapa umat islam tak bisa memahami mereka. Dasar utamanya adalah beda cara pandang. Umat islam memakai cara pandangnya, sedangkan orang kristen punya cara pandang tersendiri. Terkait dengan persoalan keallahan Yesus, umat islam bukan cuma mendasarkan diri pada firman Allah dalam Al Quran, tetapi juga berdasarkan pada cara pandang mereka. Seperti yang sudah diungkapkan di atas, umat islam menolak klaim keallahan Yesus karena Yesus sendiri tidak pernah menyebut diri-Nya demikian. Orang islam baru dapat menerima klaim itu jika ada pengakuan dari yang bersangkutan. Oleh karena itu, dengan pola pikir seperti ini, umat islam merasa aneh dengan klaim keallahan Yesus.
Pola pikir inilah yang sering dipakai oleh orang islam. Kebenaran didasarkan pada pengakuan pribadi, bukan berdasarkan kriteria tertentu. Karena itu, umat islam akan percaya bahwa Hj Irene Handono adalah pakar kristologi karena dia sendiri menyatakan demikian. Atau, umat islam percaya pada seorang ustadz mualaf, ketika memberi ceramah, yang mengaku sebagai mantan pastor, karena yang bersangkutan memperkenalkan demikian. Masih ada banyak contoh lain lagi. Prinsipnya, umat islam percaya pada kebenaran karena memang sudah dinyatakan demikian.