Senin, 13 April 2015

Renungan Hari Senin Paskah II - B

Renungan Hari Senin Paskah II, Thn B/I
Bac I    Kis 4: 23 – 31; Injil                Yoh 3: 1 – 8;

Injil hari ini mengisahkan diskusi antara Tuhan Yesus dengan Nikodemus, seorang Farisi dan pemimpin agama Yahudi. Peristiwa ini jelas tidak ada kaitan langsung dengan peristiwa kebangkitan, karena diskusi itu terjadi jauh sebelum Yesus wafat di kayu salib. Akan tetapi, tema diskusinya menyinggung soal kebangkitan, yaitu pembaharuan. Ini terlihat dalam pernyataan Tuhan Yesus, “Jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” (ay. 3). Kelahiran kembali dapat dilihat sebagai menjadi manusia baru dan kerajaan Allah merupakan wujud keselamatan atau kemuliaan. Ini sama seperti Tuhan Yesus yang bangkit untuk mencapai kemuliaan-Nya.

Salah bentuk kelahiran kembali dapat dilihat dalam diri para murid. Sebelumnya mereka dikenal sebagai orang-orang yang sederhana, pengetahuan terbatas, kurang percaya dan penakut. Namun setelah mengalami kebangkitan Tuhan Yesus, mereka seakan dilahirkan kembali, mereka menjadi manusia baru yang beriman teguh dan berani. Ini terlihat dalam bacaan pertama. Sekalipun mendapat tekanan dari penguasa, mereka terus “memberitakan firman Allah dengan berani.” (ay. 31).

Sabda Tuhan hari ini mau mengingatkan kita sebagai murid-murid Yesus Kristus. Kita sudah dilahirkan kembali oleh kebangkitan Kristus, secara khusus lewat sakramen-sakramen (baptis dan krisma). Oleh karena itu, kita adalah manusia baru. Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk tetap mempertahankan kebaruan-kemanusiaan kita. Kebaruan itu dapat diperlihatkan dalam sikap hidup keseharian kita sebagai wujud kesaksian akan kasih Allah.


by: adrian

Sabtu, 11 April 2015

Orang Kudus 11 April: St. George Gersave

SANTO GEORGE GERSAVE OSB, MARTIR
Informasi masa kecil Santo George kurang diketahui dengan pasti. Yang jelas, sewaktu masa mudanya, George terkenal sebagai anggota pembajak laut pimpinan Francis Drake. Namun ia kemudian bertobat. Kurang jelas juga kenapa ia akhirnya memutuskan untuk meninggalkan dunia gelap itu. Setelah bertobat George menjadi imam. Sebagai imam, ia aktif melayani umat. Di dihukum mati karena melayani umat di Inggris. George meninggal dunia pada tahun 1608.
sumber: Iman Katolik
Baca juga riwayat orang kudus 11 April:

Renungan Hari Sabtu Oktaf Paskah, Thn B

Renungan Hari Sabtu Oktaf Paskah, Thn B/I
Bac I    Kis 4: 13 – 21; Injil                Mrk 16: 9 – 15;

Hari ini merupakan oktaf paskah yang terakhir. Injil hari ini seakan memberikan kisah rangkuman atas peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus dan penampakan-Nya kepada para murid yang telah dikisahkan selama oktaf paskah ini. Kisah-kisah penampakan Tuhan Yesus dibumbui dengan ketidak-percayaan mereka sehingga Tuhan Yesus mencela kedegilan hati mereka (ay. 14). Akan tetapi, setelah mendapatkan kepercayaan, Tuhan Yesus menyerahkan tugas kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” (ay. 15).

Apa yang ditugaskan Tuhan Yesus kepada para murid, itulah yang dilakukan Petrus dalam bacaan pertama. Petrus dan Yohanes ditangkap dan ditahan karena pewartaan mereka. Akan tetapi, imam besar dan lainnya tidak punya alasan untuk menghukum mereka. Mereka hanya bisa melarang. Namun Petrus dan Yohanes ingat akan pesan Sang Guru. Karena itu mereka mengatakan bahwa “tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar.” (ay. 20). Dalam keadaan terdesak sekalipun, kedua rasul ini tetap mewartakan Injil.

Sabda Tuhan hari ini mau mengatakan kepada kita bahwa Tuhan membutuhkan waktu untuk meyakinkan para murid. Mereka tidak serta merta langsung percaya akan kebangkitan Tuhan Yesus. Dibutuhkan beberapa kali penampakan dan perjumpaan sehingga mereka akhirnya percaya. Menjadi pertanyaan bagi kita saat ini, masihkah kita belum percaya akan kebangkitan Tuhan Yesus? Apakah Tuhan Yesus harus membutuhkan waktu lagi agar kita percaya kepada-Nya? Jika tidak, maka kita siap akan tugas yang diberikan Tuhan Yesus kepada para murid. Tugas itu adalah juga tugas kita. Masing-masing kita diminta Tuhan Yesus untuk mewartakan Injil.

by: adrian