Jumat, 03 April 2026
Ini Alasan Kenapa Wajah Nabi tak Digambar
Rabu, 01 April 2026
Alquran vs Alkitab
Senin, 30 Maret 2026
Indulgensi, Bumbu Protestan Sesaatkan Umat Katolik
Jumat, 27 Maret 2026
Kenapa Islam Tak Boleh Melukis Wajah Allah? Ini Penjelasannya
Rabu, 25 Maret 2026
Pesan Buat Para Monyet
Senin, 23 Maret 2026
Perbandingan Ayat Perintah Kasih dan Membunuh dalam Alquran
Banyak tokoh islam berkoar-koar bahwa islam agama damai, rahmatan lil alamin. Sayangnya tak satu kutipan alquran keluar dari mulutnya untuk menegaskan koarannya itu. Mereka lebih suka memakai pandangan umum yang sudah di-amin-i semua pemeluk agama di dunia bahwa agama itu mengajarkan kebaikan, kasih dan damai.
Jumat, 20 Maret 2026
Orang Awam Katolik Tanggapi Penyesatan Ustad Mualaf
Kamis, 19 Maret 2026
Mengajak Muslim Bercermin
Senin, 16 Maret 2026
Pesta Seks Jadi Daya Tarik Muslim ke Surga
Semua agama punya konsep akan surga. Umumnya surga dilihat sebagai tujuan akhir perjalanan hidup manusia. Orang yang telah mengakhiri perjalanan hidup di dunia ini akan menuju ke surga, meski tidaklah otomatis demikian. Artinya, tidak setiap orang pasti akan masuk surga. Semua bergantung pada keputusan Tuhan. Ada banyak cara menawarkan orang untuk masuk surga. Tawaran surga islam adalah pesta seks.
Jumat, 13 Maret 2026
Jika Tuhan Baik Kenapa DIA Terlihat Jahat
Rabu, 11 Maret 2026
Mengenal Gerakan Reformasi Gereja
Senin, 09 Maret 2026
Ketika Muslim Mengkritik Mayoritas
Jumat, 06 Maret 2026
Mengkritisi Logika Berpikir Dondy Tan
Rabu, 04 Maret 2026
Pesantren dan Feodalisme
Senin, 02 Maret 2026
Kenikmatan Seksual Jadi Daya Tarik Islam
Islam merupakan salah satu agama terbesar di dunia. Sekalipun citra negatif melekat pada islam, tak bisa dipungkiri banyak orang menjadi islam, yang dikenal dengan sebutan mualaf. Salah satu daya tarik orang masuk islam adalah tawaran kenikmatan seksual di surga. Tawaran ini juga yang menjadi daya tarik orang untuk jadi teroris, karena kematian menjadi pintu masuk ke surga di mana 70 bidadari siap menanti. Selanjutnya ya... pesta seks.
Jumat, 27 Februari 2026
Ini Alasan Dondy Tan Tinggalkan Kristen
Rabu, 25 Februari 2026
Dalam Beberapa Ayat Ada 3 Kata Ganti Allah
Senin, 23 Februari 2026
Mengenal Sejarah Pemberian Judul & Nomor dalam Alkitab
Kitab suci aslinya tidak ada judul dan juga nomor. Dapat dipastikan itu tambahan kemudian. Siapa yang bertanggung jawab atas hal ini?
Jumat, 20 Februari 2026
Kritik Dondy Tan terhadap Kristen Bumerang bagi Islam
Rabu, 18 Februari 2026
Retorika Kosong Islam Agama Damai #2
Senin, 16 Februari 2026
Sulit Membayangkan Manusia dari Tanah
Jumat, 13 Februari 2026
Membungkam Logika Dondy Tan Bela Poligami Muhammad-3
Kamis, 12 Februari 2026
𝐇𝐨𝐦𝐢𝐥𝐢 𝐌𝐠𝐫. 𝐁𝐮𝐝𝐢 𝐊𝐥𝐞𝐝𝐞𝐧, 𝐒𝐕𝐃 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐓𝐚𝐡𝐛𝐢𝐬𝐚𝐧 𝐔𝐬𝐤𝐮𝐩 𝐌𝐠𝐫 𝐇𝐚𝐧𝐬 𝐌𝐨𝐧𝐭𝐞𝐢𝐫𝐨 𝐝𝐢 𝐋𝐚𝐫𝐚𝐧𝐭𝐮𝐤𝐚
Tidak ada keraguan lagi akan
apa yang kita lakukan sekarang. Penahbisan 𝗨𝘀𝗸𝘂𝗽 𝗥𝗼𝗺𝗼 𝗛𝗮𝗻𝘀 𝗠𝗼𝗻𝘁𝗲𝗶𝗿𝗼
terjadi karena telah ada keputusan dari pimpinan tertinggi Gereja Katolik, yang
tadi dibacakan oleh orang yang juga sangat tinggi, 𝗠𝗼𝗻𝘀𝗶𝗻𝘆𝘂𝗿 𝗠𝗶𝗰𝗵𝗮𝗲𝗹, 𝗽𝗲𝗹𝗮𝗸𝘀𝗮𝗻𝗮 𝘁𝘂𝗴𝗮𝘀 𝗞𝗲𝗱𝘂𝘁𝗮𝗮𝗻 𝗩𝗮𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮.
Saudara-saudari terkasih,
Satu era kepemimpinan yang
panjang berakhir hari ini di Larantuka. Pelayanan kegembalaan Bapak 𝗙𝗿𝗮𝗻𝘀 𝗞𝗼𝗽𝗼𝗻𝗴 𝗞𝘂𝗻𝗴, yang
sejak tahun 𝟮𝟬𝟬𝟰
menjadi Uskup Larantuka dan meneruskan estafet kepemimpinan dari Bapak 𝗨𝘀𝗸𝘂𝗽 𝗗𝗮𝗿𝗶𝘂𝘀 𝗡𝗴𝗴𝗮𝘄𝗮, 𝗦𝗩𝗗. Pada
perayaan dua puluh dua tahun yang lalu, saat Bapak Uskup Frans memulai
pelayanannya sebagai 𝘂𝘀𝗸𝘂𝗽 𝗱𝗶𝗼𝘀𝗲𝘀𝗮𝗻
setelah dua tahun menjadi 𝘂𝘀𝗸𝘂𝗽 𝗸𝗼𝗮𝗷𝘂𝘁𝗼𝗿, yang
berperan sebagai komentator dalam perayaan itu adalah seorang romo yang waktu
itu masih muda, tetapi tampil berwibawa dan meyakinkan: 𝗥𝗼𝗺𝗼 𝗛𝗮𝗻𝘀 𝗠𝗼𝗻𝘁𝗲𝗶𝗿𝗼.
Kita tentu tidak tahu apa yang
akan terjadi dengan serem kita hari ini yang juga masih muda dan tampil
meyakinkan.
Dari kedalaman rohani dan
kekayaan pengalaman pastoralnya, Bapak Uskup Frans memilih dua moto: “𝗧𝗲𝗿𝗷𝗮𝗱𝗶𝗹𝗮𝗵 𝗽𝗮𝗱𝗮𝗸𝘂 𝗺𝗲𝗻𝘂𝗿𝘂𝘁 𝗽𝗲𝗿𝗸𝗮𝘁𝗮𝗮𝗻-𝗠𝘂” 𝗱𝗮𝗻 “𝗦𝗲𝗺𝗼𝗴𝗮 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝗯𝗲𝗿𝘀𝗮𝘁𝘂 𝘀𝘂𝗽𝗮𝘆𝗮 𝗱𝘂𝗻𝗶𝗮 𝗽𝗲𝗿𝗰𝗮𝘆𝗮.”
Jarang ada uskup yang memilih dua moto—dan itu menunjukkan keistimewaan beliau.
Mungkin karena harus memimpin
umat Katolik di dua wilayah kabupaten. Atau saya yakin, karena sadar bahwa
untuk menjadi gembala di wilayah yang kerap mengalami bencana—banjir, gempa
bumi, dan letusan gunung berapi—serta memimpin umat yang tinggal terpencar di
pulau-pulau, yang dibatasi gunung dan lembah, 𝗱𝗶𝗯𝘂𝘁𝘂𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗵𝗮𝘁𝗶 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗲𝗿𝗯𝘂𝗸𝗮 𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗸𝗲𝗵𝗲𝗻𝗱𝗮𝗸 𝗔𝗹𝗹𝗮𝗵 𝘀𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶 𝗕𝘂𝗻𝗱𝗮 𝗠𝗮𝗿𝗶𝗮, 𝘀𝗲𝗿𝘁𝗮 𝗸𝗲𝘀𝘂𝗻𝗴𝗴𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗵𝗮𝘆𝗮𝘁𝗶 𝗱𝗼𝗮 𝗬𝗲𝘀𝘂𝘀 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗲𝗿𝗮𝘄𝗮𝘁 𝗸𝗲𝘀𝗮𝘁𝘂𝗮𝗻.
Uskup baru kita, Bapak Uskup
Hans, merasa cukup dengan satu moto. Tetapi satu moto ini tidak main-main. 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝘀𝗮𝘁𝘂 𝗺𝗼𝘁𝗼 𝗶𝗻𝗶, 𝗸𝗮𝘁𝗮 “𝘀𝗮𝘁𝘂” 𝗱𝗶𝘀𝗲𝗯𝘂𝘁 𝘁𝗶𝗴𝗮 𝗸𝗮𝗹𝗶, 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗕𝗮𝗵𝗮𝘀𝗮 𝗟𝗮𝘁𝗶𝗻: 𝗨𝗻𝘂𝗺, 𝘂𝗻𝘂𝘀, 𝘂𝗻𝗮.
Untuk yang pernah belajar
bahasa latin, di sini kata “satu” digunakan dalam tiga genus: neutrum, feminin,
dan maskulin. Dengan moto ini, seluruh diri manusia disapa—tubuh, roh, dan
pengharapan. Artinya dengan moto ini, Segala sudut disentuh. Moto ini menyentuh
semua kelompok, mengajak semua umat. Moto ini menyadarkan kita bahwa apa pun
perbedaan di antara kita, hidup di bawah kolong langit yang satu dan
menjejakkan kaki di atas bumi yang sama. Kita adalah anak-anak dari Tuhan yang
satu.
Namun moto ini sekaligus membuka mata kita akan jurang yang terbentang di antara kita: 𝗷𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗵𝗶𝗱𝘂𝗽 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗸𝗲𝗹𝗶𝗺𝗽𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗿𝗮𝗻𝗮 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗸𝗲𝗺𝗶𝘀𝗸𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝘁𝗿𝗲𝗺; 𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗲𝗿𝗮𝗱𝗮 𝗱𝗶 𝗽𝘂𝘀𝗮𝘁 𝗸𝗲𝗸𝘂𝗮𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗲𝗿𝗽𝗲𝗻𝘁𝗮𝗹 𝗸𝗲 𝘄𝗶𝗹𝗮𝘆𝗮𝗵 𝗽𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶𝗿𝗮𝗻; 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝘀𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻 𝘁𝗲𝗺𝗯𝗼𝗸 𝗽𝗲𝗺𝗶𝘀𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗲𝗿𝗯𝗲𝗱𝗮 𝘀𝘂𝗸𝘂 𝗱𝗮𝗻 𝗽𝗶𝗹𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗽𝗼𝗹𝗶𝘁𝗶𝗸; 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝗵𝗶𝗱𝘂𝗽 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗸𝗲𝗰𝘂𝗿𝗶𝗴𝗮𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗹𝗮𝘁𝗲𝗻 𝘁𝗲𝗿𝗵𝗮𝗱𝗮𝗽 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗲𝘆𝗮𝗸𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗹𝗮𝗶𝗻.
Rabu, 11 Februari 2026
Agama Pembohong
Senin, 09 Februari 2026
Pendeta Mel Atok: Mencium Adalah Manifestasi Sembah Berhala
Jumat, 06 Februari 2026
Membungkam Logika Dondy Tan Bela Poligami Muhammad-2
Rabu, 04 Februari 2026
Penggenapan Wahyu Allah
Senin, 02 Februari 2026
Apakah Amsal 21: 9 Berbicara tentang Perceraian?
Jumat, 30 Januari 2026
Membungkam Logika Dondy Tan Bela Poligami Muhammad-1
Orang yang sudah dirasuki cinta biasanya tidak lagi berpikiran logis. Apa yang dicintainya itu akan dibela sekalipun jelas-jelas salah. Cinta membuat orang tidak bisa membedakan mana salah dan mana benar, mana baik dan mana buruk. Mungkin inilah yang dimaksud: cinta itu buta. Fenomena inilah yang terlihat pada diri umat islam pada umumnya, dan Dondy Tan pada khususnya terkait praktek poligami yang dilakukan muhammad. Karena sudah cinta, maka yang dicintainya itu akan terus dibela, dan pembelaan itu seringkali irasional. Apa yang dilakukan muhammad, sekalipun jelas-jelas merusak nalar akal sehat dan nurani, tetap saja dianggap baik dan benar.
Rabu, 28 Januari 2026
Persoalan Kata Ganti "Engkau" dalam Alquran
Senin, 26 Januari 2026
Renungan Peringatan St. Timotius dan Titus
Renungan Peringatan St. Timotius dan Titus
Bac I Tit 1: 1 – 5; Injil Luk 10: 1 – 9;
Dalam Injil hari ini terlihat
jelas Yesus mengutus 70 murid “mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak
dikunjungi-Nya” (ay. 1). Perutusan 70 murid ini bukanlah tugas perutusan yang
mudah tapi sulit. Yesus menegaskan bahwa Dia mengutus mereka seperti mengutus “anak
domba ke tengah-tengah serigala.” Yesus berkata apa adanya. Dia tidak mau
membuai para murid itu dengan janji manis. Namun bukan lantas berarti Yesus mau
menakut-nakuti mereka. Sebaliknya Yesus memberikan harapan kepada mereka. Harapan
itu tidak hanya membuat mereka tidak takut, tetapi juga tidak cemas akan hidup
mereka sendiri.
Bacaan pertama hari ini
diambil dari Surat Paulus kepada Titus. Ini karena hari ini kita memperingati
Santo Timotius dan Titus. Keduanya adalah rekan kerja dan pendamping terpercaya
dari Rasul Paulus. Gereja melihat mereka berdua sebagai uskup. Sangat menarik
bahwa Paulus menyapa mereka sebagai anak (2Tim 1: 2; Tit 1: 4). Dalam bacaan
pertama terlihat jelas tugas perutusan Yesus kepada para murid diteruskan
Paulus kepada Titus. Rasul Paulus meminta Titus untuk mengatur jemaat dimana dia
berada. Tugas mengatur ini diterima Titus dari Paulus (ay. 5). Sebagai uskup,
Titus diminta untuk menata pelayanan di tempat dia berada, termasuk “menetapkan
penatua-penatua di setiap kota” (ay. 5).
Hari ini adalah peringatan St.
Timotius dan Titus. Mereka adalah uskup. Sebagai uskup tugas mereka tak luput
dari mengatur dan menata agar pelayanan dan warta Injil bisa tersalurkan. Apa pesan Tuhan buat kita? Sabda Tuhan hari
ini, baik dalam bacaan pertama maupun Injil, sama-sama mau menyadarkan dan
mengingatkan kita akan tugas perutusan kita sebagai murid Kristus. Menjadi murid
atau pengikut Kristus berarti perutusan. Kita diutus untuk mewartakan Injil
Tuhan dimana saja kita berada dan kapan saja sesuai dengan peran dan jabatan
kita masing-masing. Kita diajak untuk menata pelayanan kita.
by: adrian
Renungan Peringatan St. Timotius dan Titus
Renungan Peringatan St. Timotius dan Titus
Bac I 2Tim 1: 1 – 8; Injil Luk 10: 1 – 9;
Hari ini Gereja Semesta
mengajak umatnya untuk memperingati Santo Timotius dan Titus. Gereja melihat
keduanya sebagai uskup. Keduanya adalah rekan kerja dan pendamping terpercaya
dari Rasul Paulus. Paulus menyapa mereka sebagai anak (2Tim 1: 2; Tit 1:
4). Dalam bacaan pertama Rasul Paulus meminta Timotius untuk setia mewartakan
Injil Kristus. Timotius memiliki wewenang itu karena sudah diberi kuasa oleh
Paulus (ay. 6). Paulus sadar bahwa tugas perutusan yang akan dijalani Timotius
bukanlah tugas perutusan yang mudah. Ada banyak tantangan, cobaan dan
penderitaan. Tentulah Timotius sendiri sudah mengetahui hal itu karena dia
melihat sendiri apa yang dialami oleh Paulus. Namun Paulus mengingatkan bahwa
sebagai pengikut Kristus Timotius telah menerima bukan roh ketakutan, “melainkan
roh yang membangkitkan kekuatan” (ay. 7).
Tugas perutusan Timotius yang
diterima dari Rasul Paulus, berakar dari tugas perutusan para rasul oleh Yesus.
Dalam Injil terbaca dimana Yesus mengutus 70 murid. Perutusan 70 murid ini
bukanlah tugas perutusan yang mudah. Yesus menegaskan bahwa Dia mengutus mereka
seperti mengutus “anak domba ke tengah-tengah serigala.” Yesus berkata apa
adanya. Dia tidak mau membuai para murid dengan janji manis. Namun bukan lantas
berarti Yesus mau menakut-nakuti mereka. Sebaliknya Yesus memberikan harapan. Itulah
roh yang membangkitkan kekuatan.
Apa pesan Tuhan buat kita? Sabda
Tuhan hari ini, baik dalam bacaan pertama maupun Injil, sama-sama mau
menyadarkan dan mengingatkan kita akan tugas perutusan kita sebagai murid
Kristus. Beratnya tugas ini hendaknya tidak membuat kita mundur atau lari
menghindar. Kita disadarkan bahwa kita telah menerima roh kekuatan. Oleh karena
itu, sama seperti nasehat Paulus kepada Timotius, Tuhan juga menasehati kita
untuk tidak malu dalam memberitakan Injil Kristus serta ikut menderita bersama Kristus.
by: adrian
Surga Islam Emang Agak Laen
Jumat, 23 Januari 2026
Dondy Tan Minta Nubuat ttg Yesus dlm Kitab Suci
Salah satu ciri umat islam dalam pembuktian adalah dalil. Dalil di sini harus tertulis sebagaimana yang dimaui. Kalau tidak sesuai, maka kesimpulannya adalah salah. Misalnya, dalil muhammad itu buta huruf tertulis dalam alquran. Nah, berangkat dari cara berpikir demikian Dondy Tan meminta nubuat tentang Yesus dalam Kitab Suci.
Kamis, 22 Januari 2026
KUHP BARU: PELUANG DAN TANTANGAN PERKAWINAN KATOLIK
Pada tanggal 2 Januari 2026
lalu, pemerintah resmi mengesahkan KUHP baru, menggantikan KUHP lama yang
merupakan produk Pemerintah Belanda. Jadi, mulai 2 Januari 2026 KUHP baru,
yakni Undang-undang nomor 1 tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana,
sudah berlaku efektif. Tak lama setelah diundangkan, produk hukum ini menuai
pro dan kontra. Ada banyak pasal yang menuai polemik, salah satunya adalah soal
perkawinan. Banyak pengamat menilai dengan pasal-pasal tersebut pemerintah
sudah terlalu masuk ke ranah privat.
Terkait perkawinan, setidaknya
ada lebih dari 20 pasal yang mengaturnya. Namun dalam tulisan ini kami hanya
mau mengulas pasal 402, 411 dan 412, karena terkait langsung dengan pastoral
Gereja. Ketiga pasal itu mengatur tentang poligami, perzinahan dan kumpul kebo.
1.
Pasal 402
Pasal
402 KUHP baru mengatur soal poligami. KUHP sendiri sebenarnya tidak melarang
warga Indonesia untuk berpoligami, namun hendaknya hal itu dilakukan sesuai
dengan tuntutan hukum. Dengan demikian orang boleh berpoligami jika ada izin
dan mengikuti hukum perkawinan (UU no 1 tahun 1974 tentang perkawinan, pasal 3
(1), pasal 4 dan pasal 5). Izin diperoleh dari pihak pertama (pasangan) dan
pengadilan. Misalnya, suami yang mau menikah lagi, harus ada izin dari istri
pertamanya dan juga dari pengadilan.
Pasal ini memberi pidana kepada orang yang melakukan pernikahan baru, padahal masih ada ikatan perkawinan sah sebelumnya. Misalnya seorang suami menikah lagi tanpa persetujuan dari istrinya yang pertama dan tidak ada izin dari pengadilan. Sanksi pidananya paling lama 4 tahun 6 bulan atau denda paling banyak kategori IV (Rp 200.000.000,-). Sanksi ini dikenakan kepada pihak yang menikah lagi tanpa persetujuan dari pihak pertama dan pengadilan. Terkait dengan pasal 402 ini perlu juga diperhatikan pasal 403. Pasal ini mengatur sanksi lebih berat (pidana penjara 6 tahun) jika seseorang dengan sengaja menyembunyikan status perkawinannya agar bisa menikah lagi.
Rabu, 21 Januari 2026
Memahami Peran Anak-anak Daud sebagai Imam
Senin, 19 Januari 2026
Apakah Beragama Membuat Orang Tak Waras
Jumat, 16 Januari 2026
Mencermati Cara Berpikir Dondy Tan Soal Alquran
Dua aktivitas utama Dondy Tan adalah, kalau tidak mempersoalkan kekristenan yah membela keislaman. Baik itu mempersoalkan atau menyerang maupun membela, jelas-jelas tidak masuk akal. Semuanya irrasional. Tapi anehnya, hal itu pula yang disukai oleh umat islam. Berangkat dari sini, silahkan anda simpulkan sendiri.