Di satu ayat auloh berkata bahwa dia menciptakan manusia dari mani, di ayat lain dari tanah. Menyebut dari mani saja sudah salah, karena yang membuahi sel telur (ovum) adalah sperma. Mani itu beda dengan sperma. Memang sperma ada di dalam mani, tapi sperma bukanlah mani. Tambah parah lagi bila dikatakan manusia dari tanah. Ini bukan penciptaan Adam dan Hawa, manusia pertama. Dalam ayat tersebut, kata "kamu" merujuk pada muhammad, karena dialah lawan bicara auloh. Jadi, muhammad diciptakan dari tanah. Masuk akal tidak? Pantaskah disebut wahyu auloh?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar