Kamis, 01 Agustus 2013

Tes Mengetahui Hadiah Buat Pacar

PILIH HADIAH UNTUK PACAR
Sebentar lagi, pacar bakal ultah. Udah nyiapin kado buat pacar? Bingung? Takut nggak sesuai sama keinginannya? Hmm.. coba jawab beberapa pertanyaan simpel di bawah ini, sesuai kebiasaan pacar kamu. Terus, hitung nilainya dan kamu bakal ngerti tipe hadiah kesukaannnya. Oke, selamat mengisi.

1. Kalian ngerasa boring dengan acara malam mingguan selama ini. Dia ngusulin...
a. Hiking yuuk..kan seru tuh, menikmati pemandangan dari puncak gunung.
b. Ada konser musik klasik di gedung pertunjukan, datang ke situ aja..
c. Nonton plus makan bareng. Lagi-lagi itu yang diajukan.
d. Gimana kalau kita ke gym. Badan udah mulai pegel, nih

2. Di antara beberapa topik di bawah ini, mana yang paling menarik perhatiannya...
a. Tayangan olahraga (sepak bola, basket, balap mobil).
b. Sinetron, film romantis.
c. Discovery channel, acara-acara petualangan.
d. Gosip, tema fashion terbaru.

3. Benda ini, hampir selalu ada dalam tasnya...
a. Air mineral, permen karet.
b. Pembersih muka.
c. Foto keluarga.
d. Benda-benda ajaib, kadang tali, peta, malah kadang anak kodok pun dibawa.

4. Tokoh berikut ini, siapa yang paling diidolakan...
a. Lady Diana, princess anggun dan dicintai rakyatnya.
b. Paris Hilton..wow..nih orang cantik banget.
c. Steve Irwin, sayang banget dia harus mati karena hewan kesayangannya.
d. David Beckham, aksinya selalu menawan.

5. Apa sih hobi pacar kamu?
a. Jogging, main basket, renang, hampir semua olahraga deh.
b. Baca, nulis, kadang nyanyi juga.
c. Dia lumayan gila belanja, segala hal yang up-to-date.
d. Mengamati sesuatu yang baru, naik gunung, wall climbing paling dia suka.

6. Secara mendadak, kamu membatalkan janji, apa yang dia katakan?
a. Ya.. kok nggak jadi, sih. Padahal, aku udah bikin persiapan, lho
b. Ehm..oke deh kalau begitu, ntar aku pergi aja ama temen lain.
c. Oh..nggak apa-apa, kok. Mungkin minggu depan bisa di-arrange lagi.
d. Aku baru mau bilang ke kamu kalau nggak bisa juga. Ada acara sama temen-
       temen lama, nih. Ya udah, take care, ya.

7. Pacar kamu lagi sakit dan harus istirahat di rumah, apa sih yang dia lakuin buat mengisi waktu?
a. Berbaring aja di tempat tidur, males ngapa-ngapain.
b. Nyoba olahraga ringan, biar badan nggak pegel.
c. Dia orangnya nggak bisa diem. Dikurung di rumah, dia malah asyik mengubah
   susunan kamarnya.
d. Nyiapin sendiri obat dan keperluannya. Nggak mau bikin orang lain repot.

8. Suatu saat, dia pengin banget liburan ke tempat ini...
a. Disneyland. Ehm..asyik banget kalau bisa liburan ke sana.
b. Waduh.. aku belum pernah ke Himalaya, nih. Belum jadi petualang sejati kalau
   belum ke sana.
c. Nggak pengin yang muluk-muluk kok, Kebun Raya atau Ancol aja udah cukup.

d. Suatu saat nanti, aku hrs nonton pertandingan MU langsung di Old Trafford.

Pengen tahu hasil penilaian atas jawabanmu? Silahkan klik di sini.

Senin, 29 Juli 2013

(Pencerahan) Bongkar Kebiasaan Lama

BONGKAR  KEBIASAAN  LAMA!!
Minggu siang (28 Juli) saya nonton film The Amazing Spider-man di televisi stasiun FOX Movie. Dalam adegan puncak diperlihatkan perjuangan spiderman untuk menggagalkan niat jahat The Lizard (manusia kadal). Namun Spiderman mendapat hambatan dari polisi. Kepala Kepolisian, yang adalah ayah Gwen (pacar si Spiderman), memerintahkan anak buahnya untuk menangkap Spiderman.

Tentu kita akan bertanya, kenapa harus Spiderman dan bukannya the lizard? Bukankah the lizard itu jahat? Bukankah polisi bertugas membasmi yang jahat? Kenapa Spiderman yang diurusi? Padahal Spiderman tak pernah melakukan kejahatan dan tak punya niat jahat kepada warga kota. Malahan Spiderman membantu polisi dalam memberantas kejahatan.

Nah, inilah letak masalahnya. Memang Spiderman mirip seperti polisi dalam memberantas kejahatan. Namun cara Spierman dalam menangani penjahat di luar batas kebiasaan; tidak seperti polisi. Jadi, di sini ada pertentangan antara kebiasaan dan keluarbiasaan. Polisi ingin agar penanganan kejahatan harus seperti biasanya. Mereka tidak mau menerima cara di luar kebiasaan, sekalipun cara tersebut memiliki tujuan yang sama dengan mereka dan lebih efektif.

Maka the lizard dengan bebas melaksanakan niat jahatnya. Sementara Spiderman, sambill terus memburu the lizard, ia harus bergulat membebaskan diri dari kejaran polisi. Para polisi hanya disibukkan dengan Spiderman.

Gambaran film Spiderman tadi secara tidak langsung mau menampilkan realita kehidupan manusia. Tak jarang kita terlalu kaku dengan kebiasaan yang sudah ada sehingga ketika ada sesuatu yang baik dan benar tapi di luar kebiasaan, kita menjadi gelisah dan risih. Terkadang kita tampil seperti polisi tadi yang lebih sibuk merepoti diri dengan urusan orang yang di luar kebiasaan tanpa pernah mau berusaha untuk memahami dan menerimanya.

Ketika saya merenungkan peristiwa ini, saya jadi teringat akan Yesus Kristus. Tuhan Yesus hadir di dunia ini dengan membawa sesuatu yang benar-benar di luar kebiasaan bagi hidup orang Yahudi. Para pemimpin agama tidak bisa menerimanya karena mereka sudah biasa dengan kebiasaannya. Akhirnya, para pemuka agama ini lebih sibuk mengurusi Yesus daripada yang lainnya. Puncak pertentangan mereka adalah kematian Yesus di Kalvari.

Akankah kita mengulangi kesalahan polisi dalam film Spiderman? Apakah kita mau mengulangi tragedi salib di Kalvari? Tak selamanya kebiasaan itu baik selamanya. Ada saatnya kebiasaan lama itu tak baik dan tak relevan lagi. Kita harus berani membongkar kebiasaan lama itu. Kita harus berani mencoba sesuatu yang baru yang baik dan relevan, sekalipun ia bertentangan dengan kebiasaan lama. Hendaklah kita jangan menghakimi “yang baru” hanya demi kebiasaan.
Tiban, 28 Juli 2013
Adrian, Pr
Baca juga refleksi lainnya:

(Inspirasi Hidup) Pikiran & Afirmasi

PIKIRAN MENENTUKAN MASA DEPAN
"Sukses adalah sebuah proses, kualitas dari pikiran dan cara sikap, affirmasi kehidupan yang keluar." Demikian kata Alex Noble. Penelitian-penelitian muktahir menunjukan betapa hebatnya kekuatan pikiran bawah sadar yang dibangun melalui affirmasi kalimat positif dalam pencapaian mimpi seseorang. Salah satu orang besar yang menerapkannya adalah Muhammad Ali.

Sebelum naik ring dan bertarung dengan lawannya, dalam sebuah wawancara televisi, Ali mengaku ia selalu melakukan affirmasi. "Aku petinju hebat. Apa pun yang terjadi, aku tetap petinju yang hebat. Akulah petinju terbaik di dunia ini," begitu katanya dalam hati.

Ketika wartawan menanyakan alasannya, Ali menjawab, "Kalimat itu memberiku rasa percaya diri, menguatkan keinginanku dan membulatkan konsentrasiku pada target yang ingin aku capai. Jika akhirnya aku gagal, aku akan belajar dari kegagalan dan berlatih lebih giat lagi hingga berhasil."

Ali juga menambahkan, "Pikiran sangat berpengaruh, pikiran bisa menjadi penyebab kegagalan dan bisa pula menjadi pendukung keberhasilan. Pikiran adalah sumber percaya diri." Ali pun menjadi juara tinju dunia legendaris sepanjang masa.   

Kepercayaan diri besar pengaruhnya terhadap kesuksesan karir dan kehidupan. Maka dari itu, tanamkan percaya diri yang besar dalam diri jika ingin berhasil dan sukses dalam hal apapun.

by: adrian, diolah dari email Anne Ahira
Baca juga refleksi lainnya: