Kamis, 05 Mei 2016

Orang Kudus 5 Mei: St. Vincent Soler

BEATO VINCENT SOLER, BIARAWAN & MARTIR
Vincent Soler y Munarriz lahir pada tahun 1864 di Spanyol. Ia adalah seorang imam Agustinian. Pada tahun 1920 ia menjadi prior untuk biaranya. Kemudian terjadilah perang saudara di Spanyol, dimana terjadi gerakan anti-katolik. Vincent Soler ditangkap di rumah temannya bersama dengan banyak orang lainnya. Ia dijebloskan ke dalam penjara.
Sekalipun dipenjara, Vincent Soler masih sempat melayani para penghuni penjara, terutama dalam hal Sakramen Tobat. Pada tahun 1936 ia bersama dengan 5 imam Agustinian, seorang imam diosesan, dan seorang bruder Agustinian menjadi martir di Motril, Granada, Spanyol. Vincent Soler dibeatifikasi pada 7 Maret 1999 oleh Paus Yohanes Paulus II.
Baca juga orang kudus hari ini:

Selasa, 03 Mei 2016

Mari Belajar pada Burung Betet: Berbagi

Rasul Paulus pernah mengatakan bahwa jika hidup dalam konsep tolong menolong, maka orang sudah memenuhi hukum Kristus (bdk. Gal 6: 2). Hukum Kristus yang maksud Paulus adalah hukum cinta kasih. Yesus sendiri, sepanjang hidupnya, bukan hanya mengajarkan orang untuk mau mengasihi sesamanya, melainkan juga melakukannya. Yesus mengajarkan, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Mat 22: 39b).
Salah satu bentuk kasih adalah melayani. Tindakan melayan bukan hanya dilakukan oleh orang kecil dan lemah kepada mereka yang besar dan berkuasa. Yesus justru mengajak orang kuat dan besar untuk menjadi pelayan. Tuhan Yesus pernah berkata, “Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.” (Mat 23: 11).
Tayangan di atas ini mau menggambarkan konsep tersebut. Di sana ada anak burung betet yang terbesar dan terkuat dibandingkan saudaranya yang lain. Terlihat jelas bahwa dia memberikan bantuan dan pelayanan kepada saudara-saudaranya. Ia mau membagikan jatah makanannya untuk adik-adiknya.
Bagaimana dengan kita???

Senin, 02 Mei 2016

Orang Kudus 2 Mei: St. Sigismund

SANTO SIGISMUND, PENGAKU IMAN
Informasi mengenai orang kudus ini sangat terbatas. Yang pasti ia hidup antara abad V dan VI. Sigismund adalah Raja Burgundia. Ia pernah memerintahkan bawahannya untuk mencekik putranya dari hasil perkawinannya yang pertama. Istri yang pertama sudah meninggal.
Sigismund baru menjadi katolik atas hasutan istrinya yang kedua. Hal inilah membuat dia menyesali tindakannya sebelumnya. Tak lama berselang Sigismund pun bertobat. Ia sungguh-singguh menunjukkan pertobatannya dengan banyak berbuat amal.
Dalam pertempuran dengan Raja Franken, ia mengalami kekalahan. Raja Franken membuang dia ke dalam sumur bersama anak dan istrinya hingga mati lemah. Sigismund meninggal dunia sekitar tahun 524.
sumber: Iman Katolik
Baca juga orang kudus hari ini: