Jumat, 17 April 2015

Renungan Hari Jumat Paskah II - B

Renungan Hari Jumat Paskah II, Thn B/I
Bac I    Kis 5: 34 – 42; Injil                Yoh 6: 1 – 15;

Hari ini Injil menampilkan kisah mujizat perbanyakan roti atau Tuhan Yesus memberi makan 5000 orang laki-laki dari lima buah roti dan dua ekor ikan. Kisah diawali dengan menampilkan orang banyak yang berbondong-bondong mengikuti ke mana Tuhan Yesus pergi. Ada banyak alasan mereka mengikuti Tuhan Yesus. Salah satunya adalah “mujizat-mujizat penyembuhan yang diadakan-Nya terhadap orang-orang sakit.” (ay. 2). Dengan kata lain, ada sesuatu yang istimewa dalam diri Tuhan Yesus yang membuat orang banyak itu datang kepada-Nya.

Sikap serupa juga yang hendak ditampilkan dalam Kitab Kisah Para Rasul, yang menjadi bacaan pertama hari ini. Sikap itu disuarakan oleh Gamaliel, salah satu anggota Mahkamah Agama yang ikut menyidangkan para rasul. Ketika yang lain ingin membinasakan para rasul karena iri hati, Gamaliel menunjukkan sikap bijaknya dengan berkata, “Jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap; tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini.” (ay. 38 – 39). Bagi Gamaliel Allah memiliki daya pikat yang istimewa, yang akan menarik orang. Karena itu, jika memang pengajaran para rasul itu berasal dari Allah, tentulah mereka memiliki daya pikat tersebut. Dan itulah yang terjadi.

Hari ini Sabda Tuhan mau menegaskan bahwa Allah mempunyai pengaruh baik. Hal ini terlihat dalam diri Tuhan Yesus sehingga banyak orang datang kepada-Nya; juga pada pengajaran para rasul sehingga banyak orang percaya kepada pengajaran mereka. Melalui sabda-Nya, Tuhan menghendaki agar kita menghidupi daya pikat Allah. Namun bukan supaya orang datang kepada kita, melainkan datang kepada Tuhan Yesus yang adalah Allah manusia. Kita adalah sarana bagi orang untuk datang dan percaya kepada Tuhan Yesus.


by: adrian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar