Rabu, 30 Oktober 2013

Bahaya pada Masa Pranatal

BAHAYA FISIK YANG UMUM SELAMA PERIODE PRANATAL
Periode Zigot
Kelaparan
Zigot akan mati karena kelaparan apabila hanya sedikit sekali kuning telur yang dapat mempertahankan kehidupannya sampai zigot itu dapat menyangkut diri pada dinding uterina atau bila zigot terlalu lama tinggal di dalam tuba.
Kurangnya Persiapan Uterine
Implantasi tida dapat terjadi bila pada waktunya dinding uterine belum siap menerima zigot karena adanya ketidakseimbangan kelenjar.
Implantasi di Tempat yang Salah
Kalau zigot menjadi terikat pada jaringan fibroid yang kecil di dalam dinding uterine atau pada dinding tuba Fallopi, zigot tidak mendapat makanan dan akan mati.

Periode Embrio
Keguguran
Jatuh, kejutan emosi, kekurangan gizi, gangguan-gangguan kelenjar, kekurangan vitamin dan penyakit-penyakit berbahaya seperti pneumonia dan diabetes, dapat menyebabkan embrio keluar dari tempatnya di dalam dinding uterine yang mengakibatkan keguguran. Keguguran yang disebabkan karena kondidi yang kurang baik pada masa pranatal cenderung terjadi antara minggu kesepuluh dan kesebelas setelah pembuahan.
Ketidakteraturan Perkembangan
Malnutrisi ibu, kekurangan vitamin dan kelenjar; penggunaan obat-obatan, alkohol dan tembakau yang berlebihan dan penyakit seperti diabetes dan cacar Jerman, menggangu perkembangan yang normal, khususnya otak embrio.

Periode Janin
Keguguran
Keguguran selalu mungkin terjadi sampai kehamilan bulan kelima; waktu yang paling peka adalah periode datangnya haid secara normal.
Prematur
Janin yang beratnya kurang dari 2 pon 3 ons mempunyai kesempatan hidup yang lebih kecil daripada janin-janin yang lebih berat dan mempunyai kemungkinan lebih besar untuk mengalami perkembangan salah bentuk.
Komplikasi pada Saat Melahirkan
Tekanan yang dialami ibu mempengaruhi kontraksi uterine dan cenderung mengakibatkan komplikasi dalam melahirkan.
Ketidakteraturan Perkembangan
Setiap kondisi yang tidak baik selama periode embrio juga akan mempengaruhi perkembangan anggota-anggota tubuh lain dan memperlambat seluruh pola perkembangan janin.

sumber: Elizabeth B. Hurlock, PSIKOLOGI PERKEMBANGAN: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. (edisi 5). Jakarta: Erlangga, 1980, hlm. 41

Tidak ada komentar:

Posting Komentar