Senin, 30 Januari 2017
Jumat, 27 Januari 2017
Tempat Penyaliban Yesus: Golgota atau Kalvari?
Orang
islam sering mengatakan bahwa dalam kitab suci orang kristiani ada banyak
ditemui pertentangan. Mereka kemudian menilai, bahkan mempertanyakan dan
meragukan, nilai sebuah kitab suci tersebut. Bagi mereka, karena disebut kitab
suci, dimana sumbernya dari Allah, haruslah tidak mengandung pertentangan. Jika
terdapat pertentangan, “kitab suci” itu bukan berasal dari Allah, melainkan
buatan manusia.
Salah
satu pertentangan yang muncul dalam kitab suci adalah istilah atau nama tempat
dimana Tuhan Yesus disalibkan. Memang semua sepakat bahwa Tuhan Yesus
disalibkan di sebuah bukit, namun ada kitab yang mengatakan bukit Kalvari, sementara kitab yang lain
mengatakan bukit Golgota. Nah,
bagaimana menjelaskan persoalan ini?
Tulisan
“Tempat Penyaliban Yesus: Golgota atau Kalvari” memberi jawaban atas pertanyaan
tersebut di atas. Secara tidak langsung tulisan ini menjawab juga permasalahan
yang sering dipersoalkan oleh orang islam. Secara singkat dapat dikatakan bahwa
yang dilihat oleh orang islam sebenarnya bukanlah pertentangan, tapi perbedaan
istilah akan satu obyek yang sama.
Karena
itu, dengan membaca tulisan ini, pembaca dapat menemui jawaban atas dua
persoalan. Lebih lanjut mengenai tulisan tersebut, silahkan baca sendiri di: Budak Bangka: Tempat Penyaliban Yesus: Golgota atau Kalvari?Rabu, 25 Januari 2017
MERAWAT HUBUNGAN SUAMI ISTRI TETAP MESRA
Salah satu
faktor yang membuat relasi rumah tangga antara suami istri langgeng adalah
terjaganya kemesraan relasi itu. Umumnya satu dua tahun hidup berumah tangga
semangat kemesraan itu masih terjaga. Romantisme masa pacaran masih ada
sehingga kehidupan rumah tangga pun masih terjaga.
Akan tetapi, setelah melewati usia balita, muncul kejenuhan. Mulai muncul konflik atau
kesalah-pahaman. Ada beberapa bagian dari masing-masing yang belum diketahui
selama masa pacaran, mulai terungkap. Jika tidak dikelola dengan baik, bukan
tidak mungkin bahtera rumah tangga ini akan dipenuhi gonjang-ganjing yang dapat
menghambat laju bahtera menuju pantai impian.
Menunjukkan rasa cinta kasih kepada pasangan tidak cukup
hanya lewat kata-kata. Tindakan dan perilaku kepada pasangan pun dapat
mengindikasikan besarnya cinta. Tidak perlu repot-repot, melakukan hal
sederhana namun berkesan ternyata mampu membuat hubungan percintaan semakin mesra dan langgeng.
Menurut Burton Goldsmith PhD, seorang psikoterapis,
menyatakan rasa cinta seharusnya tidak hanya dilakukan pada saat hari valentine
saja. Sebaliknya, menunjukkan rasa cinta harus dilakukan secara konstan. “Artinya
melakukan hal-hal yang lebih dari sekedar mengucapkan kalimat ‘Aku cinta kamu’
berkali-kali,” ujar Goldsmith.
Lalu, hal-hal apa saja yang bisa dilakukan untuk
mewujudkan hubungan yang semakin mesra dari hari ke hari? Berikut ini beberapa tawaran.
1. Gunakan panggilan sayang
Memanggil pasangan dengan menggunakan panggilan sayang atau kata sejenis lainnya akan
menimbulkan respon positif. Respon ini berlaku pada hal apapun yang akan kita katakan
selanjutnya pada pasangan. Panggilan seperti ini akan menjaga suasana romantis
tetap terjaga.
2. Dukungan pasangan saat mengalami masa sulit
Langganan:
Postingan (Atom)




