Kamis, 05 Mei 2022

JANGAN BAWA-BAWA TRAUMA MASA LALU KE MASA KINI

Selama ini Ruben melatih sendiri mengendarai mobil. Ia berlatih di halaman rumah yang memang luas. Karena sudah merasa bisa, Ruben coba memberanikan diri membawa mobil di jalanan. Awalnya ia merasa nyaman. Kebetulan hari itu hari Minggu. Jalanan sepi. Ia dapat dengan tenang mengendarai mobilnya.

Pengalaman hari Minggu itu membangkitkan rasa percaya diri Ruben. Karena itu, ia memutuskan hari Senin ia akan mencoba sekali lagi. Itulah hari naas baginya. Ia mengalami kecelakaan. Ia menambrak pengendara sepeda motor dan turut andil menyebabkan terjadinya kecelakaan lain. Akibat kecelakaan itu, dua orang tewas, 4 orang luka-luka, mobilnya rusak parah dan dia sendiri sibuk berurusan dengan polisi.

Peristiwa itu menimbulkan ketakutan dalam hati Ruben terhadap mobil atau mengendarai mobil. Melihat mobil saja ia sudah keringat dingin, apalagi menaikinya. Sejak saat itu, Ruben tidak pernah naik mobil ataupun mengendarai mobil. Tidak ada niat dalam dirinya untuk belajar lagi.

Pengalaman Ruben adalah contoh rasa trauma. Hampir setiap orang pasti memiliki rasa trauma. Pengalaman traumatis dapat menyebabkan timbulnya fobia. Ada orang fobia pada ular, karena pada waktu masih kecil ia mengalami ketakutan berhadapan dengan ular. Ada juga orang fobia pada air tergenang, karena dulu ia nyaris mati tenggelam di kolam renang. Dan masih banyak fobia-fobia lainnya.

Pengalaman traumatis atau juga fobia selalu dikaitkan dengan peristiwa masa lalu. Orang belum bisa berdamai dengan masa lalu tersebut sehingga pengalaman itu terbawa hingga masa sekarang. Rasa traumatis selalu muncul ketika pengalaman buruk masa lalu kita bawa ke masa kini. Sekalipun masa kini sudah jauh berbeda, namun orang masih tetap hidup dalam masa lalu berkaitan dengan peristiwa khusus yang menjadi faktor timbulnya rasa trauma.

Memang manusia memiliki tiga masa waktu, yaitu masa lampau, masa sekarang dan masa depan. Masa lampau merupakan sejarah, sedangkan masa depan adalah impian. Manusia yang hidup dalam dua masa – masa kini dan masa lalu – akan mengalami kesulitan dalam bersosialisasi. Rasa trauma dan juga fobia dapat menghambat perkembangan pribadi seseorang. Berbeda bila manusia hidup dalam masa kini dan masa depan. Masa depan akan menjadi motivator perkembangan dirinya.

Rasa trauma memang merupakan bagian dari hidup kita. Ia tidak bisa begitu saja dihilangkan dari sejarah hidup kita. Akan tetapi, rasa trauma itu adalah bagian dari masa lalu kita. Ingatlah, sekalipun masa lalu kita itu buruk, kita hidup di masa kini. Tataplah hidup kita di masa depan. Ke sanalah kita akan melangkah. Letakkanlah pengalaman traumatis itu pada tempatnya, yaitu di masa lalu.

diambil dari tulisan 7 tahun lalu 

Selasa, 03 Mei 2022

ANEKA MANFAAT KANTONG TEH BEKAS

Setiap orang tentu sudah tak asing lagi dengan teh. Selain kopi, teh merupakan salah satu minuman favorit. Ia dapat diminum di saat sedang hangat ataupun dingin. Beberapa budaya menjadikannya sebagai suguhan wajib dalam setiap acara.

Perlu diketahui, asal mula teh adalah provinsi Yunnan, Cina Barat Daya. Pada awalnya teh digunakan sebagai bahan obat-obatan. Penggunaannya dengan cara mengunyah daun teh tersebut. Dalam perjalanan waktu, teh menjadi bahan minuman, sekalipun di balik minuman itu terkandung aneka khasiat bagi kesehatan. Di sini daun teh dikeringkan dan kemudian diseduh dengan dengan air panas. Biasanya dicampur dengan ramuan lain.

Ada dua metode penyajian teh. Ada yang menggunakan metode penyaringan. Bubuk atau rempah teh diletakkan pada sebuah penyaring lalu air panas ditiriskan di atasnya. Hasil tirisan itu ditampung pada sebuah wadah. Cara lain adalah dengan mencampurkan teh dengan air panas. Ini biasa dikenal dengan istilah the tubruk.

Senin, 02 Mei 2022

CATATAN HUJAN BULAN APRIL

 

Pada catatan hujan bulan Maret lalu, kita telah memprediksikan bahwa bulan April ini akan turun hujan. Berangkat dari perbandingan curah hujan bulan Februari dan Maret, maka curah hujan akan meningkat. Jika selama bulan Maret ada 16 hari terdapat hujan turun, maka berdasarkan kalkulasi tadi, akan terdapat hari yang lebih banyak hujan turun. Atau dengan kata lain ada sekitar 75% hari terdapat hujan turun.

Akan tetapi, hitung-hitungan tersebut meleset sangat jauh. Malah dapat dikatakan hari hujan pada bulan April ini menurun sekitar 50% dari bulan sebelumnya. Jadi, sepanjang bulan April lebih banyak hari dimana hujan tidak turun. Curah hujan bervariasi seperti biasa, dari ringan ke lebat.

Dengan demikian, terjadi penurunan curah hujan di bulan April. Apakah ini menjadi sinyal bahwa bulan depan akan kemarau. Memperhatikan catatan hujan tahun 2021, curah hujan bulan Mei relatif tinggi. Apa yang akan terjadi, pemantauan curah hujan akan dilakukan dari Ujung Beting.