Seringkali orang, untuk menutupi keburukan agamanya, mengatakan semua agama sama sehingga agamanya pun terlihat baik. Selain itu juga kerap mereka mengaitkan dengan Tuhan. Mereka mengatakan Tuhan itu satu untuk semua umat beragama. Dengan begitu mereka mau mengatakan Tuhannya islam sama dengan Tuhannya kristen. Benarkah argumen ini? Kalau membaca alquran yang diyakini umat islam sebagai wahyu langsung dari auloh, dapat dipastikan argumen tersebut salah mutlak.
budak bangka
Senin, 29 Juni 2026
Jumat, 26 Juni 2026
INI RESIKO JIKA MUSLIM TETAP YAKIN ISA ITU ADALAH YESUS
Selama ini banyak orang percaya kalau Yesus Kristus itu adalah Isa Almasih. Dengan kata lain, Yesus-nya orang Kristiani itu adalah Isa-nya islam. Kepercayaan banyak orang ini karena dipengaruhi oleh pandangan dan ajaran islam. Tak sedikit juga umat Kristiani menerima ajaran tersebut. Padahal dua nama itu tidak merujuk pada sosok pribadi yang satu dan sama. Yesus Kristus bukanlah Isa Almasih. Namun, ketika suara ini dikumandangkan, banyak umat islam berusaha untuk menarik dan mempengaruhi pandangan tersebut supaya orang tetap percaya bahwa Yesus itu adalah Isa. Umat islam tak melihat resiko yang ada di balik penyamaan itu. Tak tanggung-tanggung, resiko itu langsung menyentuh hakikat ajaran islam sendiri. Sayangnya, umat islam tak paham akan hal ini.
Rabu, 24 Juni 2026
Kontradiksi Wahyu Allah
Allah berfirman, "Janganlah kamu menyembah dua tuhan. Sesungguhnya hanya Dialah Tuhan Yang Maha Esa. Maka, hendaklah kepada-Ku saja kamu takut." Ini adalah wahyu auloh yang bisa dibaca dalam qs 16: 51. Tampak jelas auloh minta agar umat islam tidak menyembah 2 tuhan. Artinya, cukup 1 tuhan saja yang disembah. Menjadi persoalan, tuhan yang mana yang harus disembah? Soalnya, pada bagian berikut dari wahyu auloh, ada disebut 2 tuhan, yaitu tuhan yang maha esa dan tuhan yang ditakuti. Tuhan yang maha esa bukanlah allah yang berfirman. Nah, mana yang harus disembah? Tidak mungkin keduanya disembah, karena auloh melarang.
Langganan:
Postingan (Atom)