Jumat, 28 Agustus 2026

PERSOALAN DALAM QS 48 AYAT 29


Sudah jadi rahasia umum kalau umat islam hanya bisa baca alquran tanpa pernah tahu artinya. Hal ini dimaklumi karena alquran hanya untuk dibaca, bukan untuk dipahami. Seandainya umat islam bisa memahami alquran, tentulah mereka akan menemui aneka persoalan di dalamnya. Misalnya dalam QS 48: 29 

Rabu, 26 Agustus 2026

Lemah Literasi Berdampak Salah Memahami



Bukan islam namanya kalau tidak sibuk ngurusi agama lain. Hal ini sudah berakar dari aulohnya sendiri. Masalahnya mereka salah memahami sehingga kesimpulannya pun salah. Ini pun dilakukan auloh. Contohnya soal kutipan Kel. 2: 18, Bil 10: 29 dan Hak 4: 11. Seolah-olah ada kontradiksi di antara kutipan ini. Padahal sama sekali tidak ada masalah dalam kutipan tersebut, apalagi kontradiksi. Kesalahan terletak pada salah memahami Bil 10: 29. Kutipannya sebagai berikut: Lalu berkatalah Musa kepada Hobab anak Rehuel orang Midian, mertua Musa ... Jika memahami Hobab sebagai mertua Musa, ini merupakan kesalahan memahami teks. Orang yang paham literasi tentulah melihat frasa mertua Musa dikaitkan dengan frasa sebelumnya, bukan lompat ke Hobab.

Senin, 24 Agustus 2026

Penciptaan Manusia dalam Alquran Sangat Membingungkan



Alquran adalah wahyu auloh. Inilah keyakinan kaum muslim. Mereka percaya apa yang tertulis di dalamnya merupakan kata-kata auloh sendiri. Karena auloh itu mahabenar, maka apa yang dikatakannya juga adalah benar. Karena itu alquran dilihat sebagai kebenaran yang meyakinkan (QS 69: 51). Akan tetapi, bagi orang yang paham makna ayat-ayat alquran pasti akan kebingungan karenanya. Kebingungan itu bukan saja karena kontradiksi yang ada, melainkan isinya sendiri jauh dari nalar akal sehat. Salah satu contohnya soal penciptaan manusia.