Senin, 12 Oktober 2026

Jalan-Nya Bukanlah Jalan-Ku


Umat islam percaya alquran itu adalah wahyu yang langsung dari auloh. Apa yang tertulis di dalamnya merupakan perkataan auloh sendiri. Karena auloh itu maha sempurna, maka kitabnya juga sempurna. Akan tetapi, kalau membaca dan juga memahami qs 6: 153, tentulah yang masih waras akan dibuat bingung olehnya. Dalam 1 ayat auloh gunakan 2 kata ganti, yang keduanya diartikan sebagai auloh. Dua kata ganti itu tampak pada kata jalan-Ku dan jalan-Nya. Tentulah jalanku bukanlah jalannya. Karena sama-sama berarti auloh, maka haruslah dikatakan ada 2 auloh.

Jumat, 09 Oktober 2026

DALAM ISLAM TAK ADA PAKSAAN. B O H O N G !!!


Sering umat islam mengatakan bahwa islam itu agama toleran. Tidak ada paksaan dalam islam. Namun, baik dalam alquran maupun dalam kehidupan nyata, pernyataan itu hanyalah omong kosong belaka. Pernyataan itu tidak ditunjang dengan kenyataan. Justru omong kosong itu ditunjang dengan ajaran islam sendiri, yaitu bahwa islam membolehkan umatnya berbohong, alias omong kosong.

Rabu, 07 Oktober 2026

Tidak Ada Kontradiksi antara Kis 7 dan Kel 2



Dapat dipastikan kaum muslim sangat lemah dalam literasi. Lemahnya kemampuan literasi sehingga orang salah memahami sebuah teks bacaan. Sekalipun tidak ada kontradiksi, tapi melihatnya sebagai kontradiksi. Mungkin akarnya ada pada kebencian dan niat menyesatkan. Misalnya soal pernyataan Stefanus dalam Kis 7 yang dipertentangkan dengan Kel 2. Padahal Stefanus berbicara dari kisah yang ada di Kel 2. Stefanus memang tidak secara eksplisit mengungkapkan ketakutan Musa terhadap Firaun. Stefanus cuma menceritakan bahwa Musa melarikan diri ke Midian, seperti yang dikisahkan Kel 2. Tentulah alasan melarikan diri itu karena takut dibunuh oleh Firaun. Stefanus tidak menyampaikan hal itu karena dia mau menyamakan tokoh Musa dengan Yesus, yang sama-sama mengalami penolakan dari kaum sebangsanya.