Umat islam sering dan selalu melihat kontradiksi dalam kitab suci orang kristen, baik katolik maupun protestan. Salah satu contohnya adalah Matius 27: 5-7 dan Kis 1: 18. Dalam 2 teks ini mereka melihat bahwa ada pertentangan soal status tanah. Mereka melihat dan menilai bahwa dalam Kis 1: 18 Yudas membeli tanah dengan uang pengkhianatannya sementara dalam Matius 27 para imamlah yang membeli tanah itu. Padahal Kis 1: 18 sama sekali tidak menyebut secara eksplisit Yudas memveli tanah itu, tapi mendapatkan tanah itu sehingga menjadi tanah miliknya. Para imam memang membeli tanah itu dengan memakai uang pengkhianatan Yudas. Uang itu adalah milik Yudas, sehingga tanah yang dibeli dengan uang itu jadi miliknya.
budak bangka
Rabu, 14 Oktober 2026
Senin, 12 Oktober 2026
Jalan-Nya Bukanlah Jalan-Ku
Umat islam percaya alquran itu adalah wahyu yang langsung dari auloh. Apa yang tertulis di dalamnya merupakan perkataan auloh sendiri. Karena auloh itu maha sempurna, maka kitabnya juga sempurna. Akan tetapi, kalau membaca dan juga memahami qs 6: 153, tentulah yang masih waras akan dibuat bingung olehnya. Dalam 1 ayat auloh gunakan 2 kata ganti, yang keduanya diartikan sebagai auloh. Dua kata ganti itu tampak pada kata jalan-Ku dan jalan-Nya. Tentulah jalanku bukanlah jalannya. Karena sama-sama berarti auloh, maka haruslah dikatakan ada 2 auloh.
Jumat, 09 Oktober 2026
DALAM ISLAM TAK ADA PAKSAAN. B O H O N G !!!
Sering umat islam mengatakan bahwa islam itu agama toleran. Tidak ada paksaan dalam islam. Namun, baik dalam alquran maupun dalam kehidupan nyata, pernyataan itu hanyalah omong kosong belaka. Pernyataan itu tidak ditunjang dengan kenyataan. Justru omong kosong itu ditunjang dengan ajaran islam sendiri, yaitu bahwa islam membolehkan umatnya berbohong, alias omong kosong.
Langganan:
Postingan (Atom)