Dapat dipastikan kaum muslim sangat lemah dalam literasi. Lemahnya kemampuan literasi sehingga orang salah memahami sebuah teks bacaan. Sekalipun tidak ada kontradiksi, tapi melihatnya sebagai kontradiksi. Mungkin akarnya ada pada kebencian dan niat menyesatkan. Misalnya soal pernyataan Stefanus dalam Kis 7 yang dipertentangkan dengan Kel 2. Padahal Stefanus berbicara dari kisah yang ada di Kel 2. Stefanus memang tidak secara eksplisit mengungkapkan ketakutan Musa terhadap Firaun. Stefanus cuma menceritakan bahwa Musa melarikan diri ke Midian, seperti yang dikisahkan Kel 2. Tentulah alasan melarikan diri itu karena takut dibunuh oleh Firaun. Stefanus tidak menyampaikan hal itu karena dia mau menyamakan tokoh Musa dengan Yesus, yang sama-sama mengalami penolakan dari kaum sebangsanya.
budak bangka
Rabu, 07 Oktober 2026
Senin, 05 Oktober 2026
Manusia dari Mani atau Sperma
Umat islam sangat percaya bahwa auloh itu maha tahu. Dasar kepercayaan itu adalah kata-kata auloh yang tertulis dalam alquran. Karena maha tahu dia tahu segala-galanya. Tidak ada yang tersembunyi di hadapan auloh. Jadi, kalau auloh bilang manusia itu diciptakan dari mani, umat islam percaya saja. Persoalannya, pernyataan auloh ini bertentangan dengan sains, yang mengatakan manusia itu dari pertemuan sperma dan ovum. Sperma itu jelas-jelas berbeda dengan mani, meski ia berada di mani. Mana yang salah? Tidak mungkin keduanya benar atau juga salah.
Jumat, 02 Oktober 2026
Ternyata Tak Semua Ayat Alquran adalah Wahyu Allah
Setiap agama punya keyakinan bahwa kitab sucinya merupakan wahyu Allah, namun konsepnya berbeda satu sama lain. Agama islam sungguh percaya bahwa alquran adalah wahyu Allah yang langsung turun dari surga. Apa yang tertulis di dalamnya dipercaya sebagai perkataan Allah sendiri. Akan tetapi, jika dibaca secara nalar akal sehat, maka akan dijumpai kejanggalan, sehingga keyakinan sebagai perkataan Allah itu patut diragukan.
Langganan:
Postingan (Atom)