Semua orang tahu bahwa islam adalah agama teror. Terorisme islam berakar pada ajaran untuk berperang yang ada dalam alquran. Karena alquran itu merupakan wahyu yang langsung dari Allah, maka ajaran berperang itu berasal dari Allah sendiri. Perintah Allah itu wajib dilaksanakan. Karena itulah, perang menjadi satu kewajiban dalam islam. Dasar dari kewajiban berperang ini adalah kebencian dan permusuhan yang ditanamkan Allah ke dalam hati umat islam.
budak bangka
Jumat, 16 Oktober 2026
Rabu, 14 Oktober 2026
Tidak Ada Pertentangan antara Mat 27: 5-7 dan Kis 1: 18
Umat islam sering dan selalu melihat kontradiksi dalam kitab suci orang kristen, baik katolik maupun protestan. Salah satu contohnya adalah Matius 27: 5-7 dan Kis 1: 18. Dalam 2 teks ini mereka melihat bahwa ada pertentangan soal status tanah. Mereka melihat dan menilai bahwa dalam Kis 1: 18 Yudas membeli tanah dengan uang pengkhianatannya sementara dalam Matius 27 para imamlah yang membeli tanah itu. Padahal Kis 1: 18 sama sekali tidak menyebut secara eksplisit Yudas memveli tanah itu, tapi mendapatkan tanah itu sehingga menjadi tanah miliknya. Para imam memang membeli tanah itu dengan memakai uang pengkhianatan Yudas. Uang itu adalah milik Yudas, sehingga tanah yang dibeli dengan uang itu jadi miliknya.
Senin, 12 Oktober 2026
Jalan-Nya Bukanlah Jalan-Ku
Umat islam percaya alquran itu adalah wahyu yang langsung dari auloh. Apa yang tertulis di dalamnya merupakan perkataan auloh sendiri. Karena auloh itu maha sempurna, maka kitabnya juga sempurna. Akan tetapi, kalau membaca dan juga memahami qs 6: 153, tentulah yang masih waras akan dibuat bingung olehnya. Dalam 1 ayat auloh gunakan 2 kata ganti, yang keduanya diartikan sebagai auloh. Dua kata ganti itu tampak pada kata jalan-Ku dan jalan-Nya. Tentulah jalanku bukanlah jalannya. Karena sama-sama berarti auloh, maka haruslah dikatakan ada 2 auloh.
Langganan:
Postingan (Atom)