Rabu, 04 Februari 2026

Penggenapan Wahyu Allah


Tentulah hati sedih mengetahui jumlah kerusakan gereja yang dilakukan oleh umat islam. Ini terjadi di negara yang penduduknya mayoritas beragama islam. Pastilah miris dan membingungkan. Bagaimana mungkin ini terjadi. Bukankah islam agama rahmatan lil alamin. Akan tetapi, ada yang menarik mencermati fenomena ini. Firman Tuhan terlaksana. Di sisi islam wahyu auloh terpenuhi karena umat islam telah bertindak tegas dan keras terhadap kaum kafir. Di sisi kristen juga firman Tuhan digenapi. Yesus pernah bersabda bahwa karena nama-Nya orang kristen akan dibenci dan dan dimusuhi.

Senin, 02 Februari 2026

Apakah Amsal 21: 9 Berbicara tentang Perceraian?


Mengutip kitab Amsal 21: 9 dan membandingkannya dengan Matius 19: 6 lalu melihatnya sebagai kontradiksi merupakan kesalah-paham yang memalukan. Kesalah-pahaman ini terjadi karena benar-benar tidak paham, tapi merasa diri paham. Karena motivasinya untuk menyesatkan dengan sasaran orang bodoh yang sepaham. Bagi mereka yang literasinya bagus tentulah dapat memahami kitab Amsal sama sekali tidak membahas soal perceraian. Penulis mau mengajak suami istri untuk hidup harmoni dalam rumah tangga. "Lebih baik hidup sendiri" bukan berarti bercerai. Frasa itu bisa dimaknai berpisah, tapi tetap dalam ikatan perkawinan.

Jumat, 30 Januari 2026

Membungkam Logika Dondy Tan Bela Poligami Muhammad-1


Orang yang sudah dirasuki cinta biasanya tidak lagi berpikiran logis. Apa yang dicintainya itu akan dibela sekalipun jelas-jelas salah. Cinta membuat orang tidak bisa membedakan mana salah dan mana benar, mana baik dan mana buruk. Mungkin inilah yang dimaksud: cinta itu buta. Fenomena inilah yang terlihat pada diri umat islam pada umumnya, dan Dondy Tan pada khususnya terkait praktek poligami yang dilakukan muhammad. Karena sudah cinta, maka yang dicintainya itu akan terus dibela, dan pembelaan itu seringkali irasional. Apa yang dilakukan muhammad, sekalipun jelas-jelas merusak nalar akal sehat dan nurani, tetap saja dianggap baik dan benar.