Umat islam percaya bahwa auloh itu mahatahu. Hal ini sudah pernah dikatakan auloh sendiri dalam qs 58: 7. Karena maha mengetahui, maka tak ada yang tersembunyi di hadapan auloh (qs 3: 5). Menjadi persoalan ketika kita membandingkan dengan perkataan auloh sendiri tentang asal penciptaan manusia. Auloh pernah berkata bahwa dia menciptakan manusia dari setetes mani (qs 36: 77). Bagi yang waras tentulah akan langsung mengatakan bahwa auloh salah, karena mani beda dari sperma. Mani itu bukan sperma, meski sperma ada di dalam air mani. Yang membuat pembuahan itu adalah sperma, bukan mani. Itu pun harus ada ovum. Jadi, di sini terlihat auloh bertentangan dengan dirinya sendiri.
budak bangka
Rabu, 03 Juni 2026
Senin, 01 Juni 2026
Toleransi Islam: Kamu Harus Menghargaiku, Tapi Aku Tak Wajib Menghargaimu
Toleransi adalah salah satu prinsip menghormati dan menghargai perbedaan. Sikap yang harus dibangun adalah SALING menghormati dan menghargai. Dalam kata "saling" ada relasi timbal balik. Islam sepertinya tidak mengenal istilah "saling", sehingga toleransi yang dibangun adalah menuntut orang lain menghormati islam, sementara islam tak harus memberi hormat. Kasus babi adalah contohnya. MUI minta agar orang Ende menghormati umat islam, tapi islam sendiri tak menghormati warga.
Jumat, 29 Mei 2026
Polemik Prof Menachem Ali vs Dr Bambang Noorsena, Saya Dukung Bambang Karena Alasan Akal Sehat
Dalam salah satu video yang menampilkan pembicara Prof Menachem Ali dan host-nya Edy Prayitno, dibahaslah buku yang disebut injil Barnabas. Pembicaraan itu tidak murni mengulas injil Barnabas itu sendiri. Motif yang ada di balik pembahasan itu adalah menyalahkan Bapak Bambang Noorsena, yang dalam beberapa kesempatan ketika mengulas injil Barnabas mengatakan injil itu baru ada antara abad XIV - XVI. Dengan menampilkan bukti-bukti Prof Menachem Ali mengatakan injil tersebut sudah ada sejak abad IV. Benarkah demikian? Video di atas coba mengulas pembicaraan Prof Menachem Ali dan Edy Prayitno itu..
Langganan:
Postingan (Atom)