Sejak awal Gereja Kristus cuma satu, meski ada beberapa ritus yang berbeda. Mulai abad XVI Gereja mulai terpecah-pecah. Inilah yang dinamakan reformasi. Sayangnya reformasi ini bukannya membuat Gereja semakin baik dan benar, tetapi justru sebaliknya. Gereja terpecah belah. Tidak lagi berdasarkan wajah Kristus yang disampaikan para rasul, melainkan wajah Kristus berdasarkan selera sang reformator. Karena itu, ketika ada yang tidak sependapat dengan gambaran yang sudah ada orang akhirnya membangun gereja baru. Atau ketika punya gambaran wajah Kristus sesuai dengan seleranya, ia akan dirikan jemaat baru. Oleh karena itulah, pecahan-pecahan ini disebut dengan istilah protestanisme.
budak bangka
Rabu, 11 Maret 2026
Senin, 09 Maret 2026
Ketika Muslim Mengkritik Mayoritas
Kasus robohnya pondok pesantren al khoziny membuka banyak hal baru. Yang paling nyata adalah pernyataan bahwa pemerintah akan membangun ulang pondok pesantren itu dengan menggunakan APBN. Luar biasa. Sementara rumah ibadah kaum minoritas kesulitan, pondok pesantren ini begitu istimewanya. Padahal bencana itu akibat kelalaian pengurus pondok pesantrennya, bukan pemerintah. Hal baru lainnya adalah soal IMB. Ternyata ada sangat banyak pondok pesantren tidak mempunyai IMB. Apakah karena mayoritas bisa berbuat seenaknya?
Jumat, 06 Maret 2026
Mengkritisi Logika Berpikir Dondy Tan
Sunairda, dalam bukunya Tiga Pilar Islam, mengatakan bahwa islam itu agama hati. Hal ini mau menunjukkan bahwa islam lebih suka menggunakan perasaan daripada akal budi. Karena itulah, islam dikenal juga sebagai agama irrasional. Hal ini terlihat dalam alquran (jadi, allahnya sendiri sudah irrasional) dan dalam kehidupan kaum muslim. Hal yang sama tampak juga dalam postingan-postingan video Dondy Tan. Video berikut ini mencoba mengkritisi logika berpikir Koh Dondy
Langganan:
Komentar (Atom)