Jumat, 20 Februari 2026

Kritik Dondy Tan terhadap Kristen Bumerang bagi Islam


Tugas utama Dondy Tan adalah membahas kekristenan, baik itu Kitab Sucinya maupun ajarannya. Pembahasan yang dilakukan biasanya dengan menjelek-jelekkan kekristenan. Tujuan utamanya adalah agar orang Kristen, entah itu Katolik maupun Protestan meragukan kekristenan dan akhirnya meninggalkan iman/agamanya. Syukur-syukur memeluk islam, sehingga Dondy Tan mendapat jaminan masuk surga, berdasarkan sabda muhammad. Akan tetapi, tanpa pernah disadari, baik itu oleh umat islam maupun oleh Dondy Tan sendiri, kritik yang ditujukan kepada kekristenan kerap juga menjadi bumerang bagi islam. Artinya, kritik terhadap kekristenan menjadi kritik bagi islam juga. Sayangnya, umat islam hanya fokus kepada kritik terhadap kekristenan dan abai terhadap islamnya.

Rabu, 18 Februari 2026

Retorika Kosong Islam Agama Damai #2


Ketika muncul aksi kekerasan atau radikalisme islam, tak sedikit tokoh islam bersuara dengan mengatakan islam agama damai. Mereka lantas mengkritik pelaku aksi tersebut dan mengaitkan dengan wahabi atau salah tafsir. Sayangnya, mereka sendiri tak menunjukkan tafsir yang benar atau ayat yang menyatakan kelompok ini salah. Inilah retorika kosong islam. Umat non islam selalu dibuai dengan retorika kosong ini. Hanya mau sampai kapan? Kaum kafir ini butuh fakta, bukan cuma ucapan mulut semata.

Senin, 16 Februari 2026

Sulit Membayangkan Manusia dari Tanah




Di satu ayat auloh berkata bahwa dia menciptakan manusia dari mani, di ayat lain dari tanah. Menyebut dari mani saja sudah salah, karena yang membuahi sel telur (ovum) adalah sperma. Mani itu beda dengan sperma. Memang sperma ada di dalam mani, tapi sperma bukanlah mani. Tambah parah lagi bila dikatakan manusia dari tanah. Ini bukan penciptaan Adam dan Hawa, manusia pertama. Dalam ayat tersebut, kata "kamu" merujuk pada muhammad, karena dialah lawan bicara auloh. Jadi, muhammad diciptakan dari tanah. Masuk akal tidak? Pantaskah disebut wahyu auloh?