Rabu, 30 September 2026

Renungan Hari Rabu Biasa XXVI, Thn II

Renungan Hari Rabu Biasa XXVI, Thn II

Bac I Ayb 9: 1 – 12, 14 – 16; Injil     Luk 9: 57 – 62;

Dalam Injil hari ini Yesus dengan terang memberikan syarat untuk mengikuti Dia. Syaratnya adalah harus siap hidup apa adanya, melepaskan keterikatan, melepaskan kenikmatan, berani berada di zona hidup yang tidak nyaman. Dengan perkataan lain, mengikuti Yesus berarti bukan mengedepankan keinginan pribadi, melainkan mengutamakan kehendak Dia yang diikuti. Yesus berkata, “Serigala mempunyai liang, dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakan kepalaNya.” (ay 58). Menjadi pengikut Yesus berarti harus mendahulukan kepentingan-Nya dari pada kepentingan pribadi (ay. 60).

Apa yang dikatakan Yesus dalam Injil adalah suatu tuntutan untuk berserah diri secara total kepada Allah. Sikap berserah diri inilah yang ditunjukkan Ayub dalam bacaan pertama hari ini. Ayub menyerahkan hidupnya ke dalam penyelenggaraan ilahi. Dia tidak mau membantah apalagi bersungut-sungut. Ayub berkata, “Walaupun aku benar, aku tidak mungkin membantah Dia, malah aku harus memohon belas kasihan kepada yang mendakwa aku.” (ay 15).

Sabda Tuhan hari ini mau menyadarkan kita akan jati diri kita sebagai pengikut Kristus. Sakramen baptis yang telah kita terima menjadi label diri kita adalah pengikut Kristus. Maka sebagai pengikut Kristus sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita akan syarat yang telah Yesus berikan. Dituntut sikap rendah hati agar kita bisa berserah diri kepada-Nya, sebagaimana Ayub yang berserah diri kepada Allah.

by. adrian

Senin, 28 September 2026

Renungan Hari Senin Biasa XXVI, Thn II

 Renungan Hari Senin Biasa XXVI, Thn II

Bac I Ayb 1: 6 – 22; Injil Luk 9: 46 – 50

Zaman dulu ada pandangan bahwa orang yang hidupnya mapan dan nyaman adalah tanda orang yang mendapat berkat dari Tuhan. Kesejahteraan hidup menjadi tolok ukur dari berkat Tuhan. Berkat itu selalu dikaitkan dengan hidup yang berkenan di hadirat Allah. Karena itu, ketika orang mendapatkan kemalangan dan penderitaan, itu dilihat sebagai kutukan. Dan kutukan itu dilihat bersumber dari Tuhan. Maka tak jarang orang marah kepada Tuhan di saat dirinya mendapat kutuk. Ayub, dalam bacaan pertama hari ini, mencoba membantah pandangan tersebut. Dalam bacaan itu secara implisit dikatakan bahwa Ayub adalah sosok yang hidupnya jauh dari kejahatan sehingga ia mendapatkan berkat dari Tuhan. Namun dia mendapatkan kemalangan (ay 13 – 19). Kemalangan itu bukan dari Tuhan melainkan dari iblis (ay 12). Nah, ketika mendapat kemalangan ini, Ayub tidak marah dan mengutuk Tuhan, melainkan memuji Allah (ay 21) sehingga terlihat jelas “Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.” (ay 22). Sikap yang mau ditunjukkan Ayub di sini adalah sikap berserah diri kepada Tuhan.

Sikap seperti itu juga yang mau diajarkan Yesus. Dalam Injil hari ini dikisahkan para rasul bertengkar tentang siapa yang terbesar di antara mereka (ay 46). Mungkin di antara mereka ada yang memakai pola pikir yang lama, bahwa yang terbesar adalah orang yang terhebat, terkaya, terdekat dengan Tuhan, dll. Menyelesaikan pertengkaran mereka itu Yesus mengambil sosok anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya. Yesus menjadi sosok anak kecil sebagai model beriman. Sikap anak kecil adalah sikap bergantung, berserah diri kepada orangtuanya. Demikian pula dalam hal beriman, para murid harus berserah diri kepada Tuhan. Itulah yang terbesar.

Sikap berserah diri kepada Tuhan merupakan salah satu indikasi beriman. Orang yang memiliki sikap berserah diri adalah orang yang menyerahkan seluruh hidupnya ke dalam penyelenggaraan ilahi. “Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu” menjadi prinsip hidupnya. Yang terjadi bukan kehendakku, melainkan kehendak Allah. Ini sangat sulit, mengingat manusia mempunyai kecenderungan mengedepankan keinginannya. Maka ketika yang terjadi tidak sesuai dengan keinginannyam dia akan kecewa, marah bahkan meninggalkan Tuhan. Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk seperti Ayub yang berserah diri kepada Tuhan sekalipun kemalangan melanda.

by: adrian

Shalat: Karena Kewajiban atau Takut Dibunuh


Salah satu kewajiban umat beragama adalah beribadah. Ibadah umat kristiani adalah kebaktian, bagi yang protestan atau ekaristi, bagi umat katolik. Ibadah umat islam dinamakan shalat. Sehari umat islam harus shalat 5 kali. Inilah yang disebut shalat 5 waktu. Akan tetapi, hukum shalat ini terbilang sangat sadis. Umat islam, kalau masih ingin hidup wajib melaksanakan shalat, karena kalau tidak shalat dia boleh dibunuh.

Jumat, 25 September 2026

INILAH PERINTAH PERANG DALAM ALQURAN


Tak bisa disangkal lagi bahwa islam dikenal sebagai agama teror. Terorisme selalu dikaitkan dengan islam, karena ideologinya ditemukan dalam ajaran islam, yang bersumber dari alquran dan hadis.  Ideologi terorisme islam dapat dijumpai dalam perintah-perintah untuk berperang. Karena perintah ini dari Allah swt, maka perintah perang merupakan kewajiban. 

Rabu, 23 September 2026

Perbedaan versus Kontradiksi



Sering kali umat islam mempermasalahkan kitab suci umat kristen, entah itu katolik maupun protestan. Ketika menemukan perbedaan dalam Alkitab, spontan mereka menilai ada kontradiksi. Padahal perbedaan itu tidak sama dengan kontradiksi. Tidak setiap yang berbeda itu adalah kontradiksi, tapi setiap kontradiksi pastilah berbeda. Misalnya soal kisah penciptaan yang ada dalam kitab Kejadian. Kisah tersebut saja sudah berasal dari tradisi yang berbeda, maka wajar saja kalau kisahnya pun berbeda. Menyebutnya sebagai kontradiksi tentulah suatu kekeliruan yang berakar dari ketidak-pahaman akan teks.

Senin, 21 September 2026

Jika Allah swt Mahatahu, Kenapa Tak Bisa Bedakan Tanah dan Mani



Auloh itu mahatahu. Umat islam percaya itu. Dalam alquran juga sudah tertulis, dan itu adalah perkataan auloh sendiri, bahwa tidak ada yang tersembunyi dari auloh. Akan tetapi, kenapa wahyu auloh yang berbicara tentang penciptaan manusia saling bertentangan. Di satu ayat dikatakan manusia diciptakan dari tanah, tapi di ayat lain auloh menciptakan manusia dari setetes mani. Apakah auloh ini tidak tahu bahwa tanah dan mani itu berbeda? Dimana letak ke-mahatahu-an auloh? Hal inilah yang membuat orang dulu mengatakan alquran rekayasa muhammad.

Jumat, 18 September 2026

INILAH NASIB PARA ISTRI DALAM AJARAN ISLAM. MUSLIMAH WAJIB TAHU !!!


Sejak kecil setiap muslim sudah dicekoki bahwa islam adalah agama yang benar, indah dan sempurna. Karena itu, mereka tahunya islam mengajarkan kebaikan. Namun, jika membaca alquran, yang diyakini sebagai wahyu yang langsung datang dari Allah swt, dan memahaminya, orang lantas tahu bahwa keyakinan itu hanyalah isapan jempol belaka. Salah satunya soal perilaku terhadap istri. 

Rabu, 16 September 2026

Kontradiksi Berakar dari Cara Pandang


Banyak umat islam membahas kitab suci orang kristiani dan melihatnya sebagai sesuatu yang bertentangan. Hal ini terjadi karena umat islam menggunakan cara pandangnya terhadap alquran dalam melihat dan menilai Alkitab. Sebagaimana yang sudah diketahui, alquran adalah kumpulan wahyu auloh. Bentuknya bukan dalam bentuk narasi, melainkan kumpulan wejangan. Karena itu, bisa saja antara ayat yang satu dengan yang lain tidak ada hubungan. Nah, umat islam melihat Alkitab seperti mereka melihat alquran. Karena itu, seperti dalam video di atas, mereka melihat ayat 4 bertentangan dengan ayat 11. Itu pun kutipan ayat 11 nya tidaklah utuh.

Senin, 14 September 2026

Apakah Muhammad Bisa Baca? Koq Kontradiksi



Alquran adalah kumpulan wahyu auloh. Apa yang tertulis di dalamnya diyakini sungguh oleh umat islam sebagai kata-kata auloh sendiri. Orang islam memahami kalimat-kalimat yang ada dalam alquran, yaitu ayat-ayat alquran, langsung diucapkan sendiri oleh auloh kepada muhammad. Kemudian muhammad mengulangi apa yang diucapkan auloh dan minta orang menuliskannya. Akan tetapi, kata-kata auloh ini sering kontradiksi satu sama lain. Misalnya, soal apakah muhammad bisa membaca atau tidak. Pada satu ayat auloh mengatakan muhammad itu tak bisa membaca karena dia adalah seorang ummi. Namun di bagian lain ada banyak ayat mengatakan muhammad bisa membaca. Ini dilihat dari perintah atau permintaan auloh kepada muhammad untuk membacakan ayat-ayat alquran kepada pengikutnya. Tentulah auloh tahu muhammad bisa membaca, maka ia memberi perintah kepadanya untuk membaca.

Jumat, 11 September 2026

DALAM AJARAN ISLAM ADA PERINTAH MEMBUNUH


Semua orang tahu bahwa membunuh itu merupakan suatu kejahatan. Karena itu, ia dilarang, kecuali dalam konteks perang. Anehnya, agama islam justru mengajarkan umatnya untuk membunuh. Ada perintah untuk membunuh dalam ajaran islam. Karena perintah itu berasal dari Allah swt, maka umat islam harus taat dan melakukannya. 

Rabu, 09 September 2026

LOGIKA DONDY TAN: ALQURAN BUKANLAH KITAB SUCI


Maksud hati Dondy Tan mau mengkritik kitab suci umat Kristiani. Bahkan dengan nada menghina. Sayangnya, Dondy Tan tidak menyadari kalau kritiknya kena kepada alquran sendiri. Anehnya, tak satu pun umat islam menyadari hal ini dan mencoba mengoreksi logika Dondy Tan. Atau jangan-jangan memang demikian adanya. 

Senin, 07 September 2026

Alquran Kebenaran yang Meyakinkan. Tapi Kenapa Selalu Kontradiksi


Auloh pernah berkata bahwa alquran itu kebenaran yang meyakinkan (QS 69: 51). Umat islam 100 % yakin dan percaya, karena auloh tak mungkin berbohong. Selain itu umat islam percaya auloh itu maha benar dan maha sempurna, sehingga apa yang diucapkannya pastilah tidak salah. Menjadi persoalan ada begitu banyak kontradiksi di dalam alquran. Dengan kata lain, ucapan auloh saling bertentangan satu sama lain. Suatu waktu auloh bilang ini, lain waktu bilang itu. Bagaimana mungkin dari auloh yang satu dan sama, apa lagi maha sempurna, dihasilkan wahyu yang saling bertentangan. Sungguhkah alquran itu wahyu auloh, atau hanya sekedar rekayasa muhammad.

Jumat, 04 September 2026

INILAH PROPLEMATIKA DAN KONTRADIKSI SURGA ISLAM



 Setiap agama tentu punya konsep surga, meski penamaannya mungkin berbeda dari satu agama ke agama lain. Sekalipun ada perbedaan, ada satu kesamaan soal gambaran surga itu. Mempelajari gambaran surga islam dalam alquran, akan ditemui banyak persoalan dan juga pertentangan di dalamnya. Sayangnya, hal ini sama sekali tidak disadari atau diketahui oleh umat islam.

Rabu, 02 September 2026

Allah swt dan Umatnya Suka Gagal Paham



Salah satu ciri khas islam adalah gagal paham dalam memahami agama lain. Umat islam sering menggunakan kegagal-pahaman itu untuk menyesatkan umat agama lain. Misalnya soal nama sumur bersyeba yang ada dalam kitab Kejadian. Karena gagal paham mereka mengatakan ada kontradiksi dalam kitab Kejadian. Di satu bagian dikatakan bahwa nama bersyeba diberikan oleh Abraham, tapi di bagian berikutnya Ishak. Kegagalan dalam memahami teks terlihat jelas di sini, karena orang hanya fokus pada 1 ayat saja tanpa memperhatikan ayat-ayat lainnya. Mereka lupa bahwa kisah dalam Kejadian dalam bentuk narasi, beda dengan alquran.