Dalam salah satu video yang menampilkan pembicara Prof Menachem Ali dan host-nya Edy Prayitno, dibahaslah buku yang disebut injil Barnabas. Pembicaraan itu tidak murni mengulas injil Barnabas itu sendiri. Motif yang ada di balik pembahasan itu adalah menyalahkan Bapak Bambang Noorsena, yang dalam beberapa kesempatan ketika mengulas injil Barnabas mengatakan injil itu baru ada antara abad XIV - XVI. Dengan menampilkan bukti-bukti Prof Menachem Ali mengatakan injil tersebut sudah ada sejak abad IV. Benarkah demikian? Video di atas coba mengulas pembicaraan Prof Menachem Ali dan Edy Prayitno itu..
Jumat, 29 Mei 2026
Selasa, 26 Mei 2026
Sudah Tahu Tak Bisa Baca, Koq Disuruh Baca
Ada yang lucu dengan auloh umat islam ini. Memang agak laen. Di satu waktu dia katakan bahwa muhammad tak bisa membaca, tapi di waktu lain dia malah menyuruh muhammad membacakan ayat alquran. Apakah auloh ini lupa atau binggung 🤣🤣🤣
Jumat, 22 Mei 2026
Tentang Injil Barnabas Prof Menachem Ali Bilang Bambang Noorsena Ngawur. Benarkah begitu?
Umat islam sangat getol dengan buku yang disebut injil Barnabas. Mereka sama sekali tidak memahami isinya. Mereka mengabaikan isinya yang bertentangan dengan alquran, dan fokus pada berita tentang kenabian muhammad. Jadi, bisa dikatakan mereka membela muhammad dengan mengabaikan alquran. Apakah muhammad lebih besar dari alquran? Video di atas mencoba mengulas pandangan kedua tokoh ini, yang satu mengaku dirinya pakar, sedangkan yang lain biasa-biasa saja. Video di atas coba menjawab siapa sebenarnya yang ngawur.
Senin, 18 Mei 2026
Siapa yang tak Waras: Agama atau Umatnya
Sudah jadi rahasia umum kalau islam dikenal sebagai agama irrasional. Tak heran kalau dalam alquran tertulis: 2 + 2 = 7, umat islam pasti sangat percaya. Alquran adalah kata-kata auloh; mana mungkin auloh salah atau berbohong. Karen Armstrong pernah berkata kalau islam agama emosi. Karena itu tak heran kalau umat islam lebih memilih irrasionalitas ketimbang rasional. Pikirkanlah!
Jumat, 15 Mei 2026
Dondy Tan Ungkap Latar Belakang Wahyu Allah swt dalam al-Maidah 116
Dondy Tan dikenal sebagai seorang muallaf yang sangat giat menyerang kekristenan. Dengan modal pengetahuan yang sangat terbatas, dan itu pun keliru, dia sibuk membahas dan mempermasalahkan ajaran kekristenan. Sekalipun yang dibahasnya adalah ajaran islam, tetap saja ujung-ujungnnya menyerang ajaran Kristen. Hal ini dapat dipahami dan dimaklumi karena memang motivasi dan tujuan dasarnya adalah untuk menyesatkan orang-orang Kristen. Video di atas menampilkan salah satu postingan video Dondy Tan dan membahas surah al-Maidah ayat 116. Dondy Tan tidak hanya menampilkan latar belakang munculnya wahyu allah itu, tetapi menyalahkan ajaran Kristen
Rabu, 13 Mei 2026
Tak Ada yang Salah dalam Kejadian 25: 1
Ada umat islam mempersoalkan status Ketura yang ada dalam kitab Kejadian dan Tawarikh. Sayangnya, mereka hanya mengutip 1 ayat saja lalu mempertentangkan dengan ayat lain dalam kitab yang lain. Misalnya dalam Kejadian 25: 1 tertulis: Abraham mengambil pula seorang istri, namanya Ketura. Membaca ini umat islam menyimpulkan bahwa Ketura adalah istri Abraham. Lalu ini dipertentangkan dengan 1Taw 1: 32 yang menyebut Ketura sebagai gundik. Perlu diketahui gundik itu adalah istri juga meski dilabeli sebagai istri gelap. Dan kalau kita membaca kitab Kejadian tadi sampai ayat 6, maka dapat diketahui bahwa status Ketura adalah gundik.
Senin, 11 Mei 2026
Salah Memahami Bunda Maria terjadi pada Orang Protestan dan Islam Kini
Bunda Maria sering kali disalah-pahami. Kesalah-pahaman itu dilakukan oleh umat protestan dan umat islam dewasa kini. Baik islam maupun protestan memiliki sumber yang benar tentang Bunda Maria.
Jumat, 08 Mei 2026
Ketika Dondy Tan Permasalahkan yang Bukan Masalah
Banyak orang Kristen, baik itu yang Katolik maupun Protestan, sudah kenal siapa itu Dondy Tan. Memang sebelum menjadi seorang muallaf, Dondy Tan adalah seorang Kristen Protestan. Namun Dondy Tan bukan cuma dikenal karena kemuallafannya saja, melainkan karena motivasi dan perjuangannya memuallafkan orang-orang Kristen. Karena itu, dengan bantuan dana dari saudara-saudaranya muslim, Dondy aktif di media sosial dengan podcast-nya. Berbagai topik ajaran kekristenan dibahasnya dan dipermasalahkannya. Bahkan yang bukan masalah pun dipersoalkannya, seperti yang dibahas dalam video di atas
Rabu, 06 Mei 2026
Perbandingan Ayat Perintah Perang, Kasih dan Membunuh dalam Alquran
Kerap kali umat islam mengatakan islam agama kasih, cinta kedamaian, toleran, menghormati pemeluk agama lain. Lebih kerennya rahmatan lil alamin. Akan tetapi, ketika ditanya pendasarannya pada wahyu auloh yang tertulis dalam alquran, sering mereka kesulitan. Video berikut ini mencoba mengungkap fakta perbandingan ayat-ayat perang, kasih dan membunuh dengan nada perintah.
Senin, 04 Mei 2026
2Raja 24: 8 dan 2Taw 36: 9 Memang Beda, Tapi Bukan Kontradiksi
Umat islam sering melihat perbedaan yang ada dalam Alkitab sebagai kontradiksi. Misalnya antara 2Raj 24: 8 dan 2Taw 36: 9. Dalam 2Raj dikatakan Yoyakhin memerintah selama 3 bulan, sedangkan 2Taw mengatakan 3 bulan 10 hari. Umat islam melihat ini sebagai kontradiksi karena mereka menggunakan cara mereka melihat alquran. Kalau melihat pakai cara melihat Alkitab pastilah akan tahu tak ada kontradiksi. Karena tiap-tiap penulis kitab dalam alkitab punya ciri khas dengan gaya penulisan. Dalam konteks di atas, terlihat bahwa penulis kitab Raja-raja tidak suka memperhatikan detail, tak seperti penulis Tawarikh. Karena itu, soal 10 hari dicatat dalam Tawarikh, sedangkan Raja-raja membulatkannya jadi 3 bulan saja.
Jumat, 01 Mei 2026
Ingat! Tak Semua Alquran Itu Adalah Kitabsuci
Semua agama mempunyai kitab sucinya sendiri. Agama Kristen, baik itu Katolik maupun Protestan, punya Alkitab, islam punya alquran, dan lain sebagainya. Masing-masing agama mempunyai konsep tentang kitab sucinya, yang berbeda dari satu agama ke agama lain. Orang Kristen, entah itu Katolik maupun Protestan, tidak mempermasalahkan bahasa yang digunakan dalam kitab sucinya itu. Sekalipun tertulis dalam bahasa Batak atau Minang atau Sunda, tetap saja itu dilihat sebagai kitab suci. Namun berbeda dengan islam. Yang dilihat sebagai kitab suci atau alquran hanyalah kitab dengan tulisan Arab. Jika ada terjemahan atau hanya berbahasa lain, itu bukanlah kitab suci.
Langganan:
Postingan (Atom)