Jumat, 12 Oktober 2018

ADA TEORI GEOSENTRIS DALAM AL-QURAN

Bagi orang yang suka akan ilmu alam tentu sudah tak asing lagi dengan teori geosentris dan teori heliosentris. Sekarang ini dunia mengakui kebenaran teori heliosentris. Teori ini telah menggantikan teori sebelumnya, yaitu teori geosentris. Namun, selama ini dunia hanya tahu bahwa permasalahan teori heliosentris hanya melibatkan Gereja Katolik saja. Seolah-olah konflik seputar teori ini hanya terjadi antara Gereja Katolik dan dunia Ilmu Pengetahuan yang diwakili oleh Galileo Galilei.
Memang sejarah mengungkapkan ada pertentangan antara Gereja Katolik dan Galileo Galilei. Akar persoalannya adalah pernyataan Galileo yang mendukung pendapat Nicolas Copernikus tentang matahari sebagai pusat tata surya (dikenal dengan teori heliosentris). Pendapat Copernikus ini bertentangan dengan pendapat umum yang sudah bertahan puluhan abad bahwa yang menjadi pusatnya adalah bumi. Pendapat umum ini dikenal dengan teori geosentris.
Gereja Katolik berada di balik pendapat umum tersebut. Ia mendukung teori geosentris. Dasar dukungannya ada pada Kitab Suci, yaitu Kitab Pengkhotbah 1: 5 yang berbunyi “Matahari terbit, matahari terbenam, lalu  terburu-buru menuju tempat ia terbit kembali.” Membaca teks ini sangat jelas ada proses pergerakan matahari. Yang tetap adalah bumi, sedangkan matahari bergerak.
Geosentris: Al-Quran vs Alkitab

Kamis, 11 Oktober 2018

PAUL, APOSTLE OF CHRIST


PAUL, Apostle of Christ adalah sebuah film bergenre drama sejarah produksi Outside Da Box, Affirm Film dan Odb Films. Meski dikatakan sejarah, bukan lantas berarti seluruh adegan film ini sesuai dengan fakta sejarah. Patut diakui, film ini mengangkat fragmen-fragmen kehidupan Rasul Paulus. Andrew Hyatt, sebagai sutradara, sungguh berhasil menyusun fragmen-fragmen tersebut dalam durasi 108 menit sehingga menjadi sebuah tayangan film yang apik nan menarik.
Akan tetapi, yang menarik dari film ini bukan sekedar filmnya saja melainkan juga makna dan pesannya. Menyaksikan film ini penonton dapat mengetahui bagaimana kehidupan jemaat kristen di abad pertama. Pentonton bisa mengetahui penderitaan hidup para murid Kristus, karena imannya, dan juga mengetahui bagaimana para murid Kristus menghayati ajaran Yesus Kristus. Dapat dipastikan bahwa penderitaan murid-murid Kristus disebabkan karena mereka menghayati apa yang diajarkan Yesus.
Inspirasi mereka ada pada sosok orang yang dikenal sebagai Rasul Kristus, yaitu Paulus. Sebagaimana Paulus hidup menderita karena iman dan pengajarannya akan Yesus Kristus, demikianlah pula dengan para jemaat perdana itu. Sekalipun mereka menderita, mereka seakan mendapat peneguhan dari penderitaan Paulus; demikian pula sebaliknya.
Ada banyak pesan yang mau disampaikan kepada penonton lewat film ini. Salah satunya adalah kebenaran sabda Yesus bahwa menjadi murid-Nya akan banyak mengalami penderitaan dan aniaya. Pesan ini menjadi peneguhan bagi jemaat kristen dewasa ini. Selain itu, umat kristiani dapat mengetahui bagaimana menjadi orang kristen sejati, yaitu dengan menghayati ajaran Kristus.
Untuk melihat filmnya, klik : Paul Apostle of Christ

Senin, 08 Oktober 2018

DOA SEORANG PELACUR

Kebanyakan orang berpikir bahwa yang kudus dan yang tak kudus, dunia fana dan dunia baka, tidak mungkin akan bisa saling berdekatan, apalagi bersatu. Yang tidak kudus tak bisa mendekati yang kudus, demikian pula sebaliknya. Karena itulah, banyak orang mengatakan mana mungkin Allah menjadi manusia. Allah itu mahakudus, sedangkan manusia itu penuh dengan dosa.
Dengan dasar pemikiran inilah orang menilai hina seorang pelacur atau para pendosa. Banyak orang menilai bahwa tempat mereka adalah pasti neraka (agama islam biasanya langsung dengan detail gambarannya). Karena itu, segala kebaikan yang mereka lakukan selalu dipandang rendah., bahkan ada agama yang mengatakan kebaikan mereka akan sia-sia, sebab tidak membuahkan pahala. Demikian pula dengan doa-doa yang mereka panjatkan.
Tulisan “Doa Seorang Pelacur” sungguh menggugah nurani, rasa dan nalar kita. Dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan gaya penceritaan yang ringan, penulis mencoba mengajak para pembaca untuk masuk ke dalamnya. Pertanyaan sang Guru kepada para muridnya adalah pertanyaannya kepada kita.
Lebih lanjut mengenai isi tulisan tersebut, langsung saja baca di sini. Jangan lupa untuk memberikan komentarnya.