Rabu, 17 Juli 2019

INI CARA ATASI SITUASI SULIT DENGAN METODE SWISH


Tentu kita sudah tak asing dengan slogan, “Hidup tak semulus jalan tol.” Sekalipun memang jalan tol umumnya tidak mulus, namun maksud slogan ini adalah untuk menggambarkan bahwa memang jalan tol itu mulus. Slogan tersebut hendak menyatakan soal kehidupan yang memang tidak pernah mulus. Selalu saja ada persoalan dan kesulitan dalam hidup. Besar kecilnya persoalan itu tergantung dari sudut mana dan bagaimana orang menyikapinya.
Topik inilah yang diangkat blog budak-bangka 6 tahun lalu, persisnya pada 17 Juli 2013, lewat tulisan singkat dengan judul “Mengatasi Kesulitan”. Sadar bahwa setiap orang pasti mempunyai kesulitan dalam hidupnya, tulisan tersebut menawarkan cara mengatasi situasi sulit dengan menggunakan metode swish. Dengan tulisan ini sangat diharapkan pembaca merasa terbantu sehingga mampu menghadapi situasi sulit dalam hidupnya.
Dikemas dengan sangat singkat, padat dan jelas, dengan menggunakan bahasa Indonesia yang sederhana dan ringan, sehingga tulisan 6 tahun lalu itu dapat dengan mudah dicerna oleh siapa saja. Mengingat tulisan tersebut sangat berguna bagi siapa saja (mengingat juga bahwa setiap orang pasti punya kesulitan dalam hidupnya), maka tulisan ini sungguh-sungguh membantu dan berguna bagi pembaca mana pun.
Bagaimana cara mengatasi situasi sulit? Apa dan bagaimana itu metode swish? Untuk mengetahui jawabannya, langsung saja klik dan baca di sini. Selamat membaca!!!

Senin, 15 Juli 2019

FOTO-FOTO OGF 13 MARET 2019




JANGAN HANYA PEMBENARAN, BUKTIKAN KEBENARAN


Ketika menyaksikan sidang sengka pilpres 2019 lalu, tak sedikit orang terpukau dengan argumen-argumen yang diberikan, baik oleh kuasa hukum maupun para saksi dari tim 01, pasangan Prabowo – Sandi. Bahkan argumen-argumen, yang terkesan benar itu sudah dibangun sebelum sidang dimulai. Karena itu, tak heran bila ada beberapa tokoh menyatakan bahwa akan terjadi kejutan dalam putusan akhir sidang tersebut.
Akan tetapi, semua rakyat Indonesia akhirnya tahu bahwa semua argumen yang dibangun pihak 01 digugurkan oleh MK. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa kebenaran-kebenaran yang mereka paparkan adalah tidak benar. Lho, koq bisa begitu?
Hal inilah yang diuraikan dalam blog budak-bangka 5 tahun lalu, persisnya pada 15 Juli 2014 lewat judul tulisan “Pembenaran Bukanlah Sebuah Kebenaran”. Tulisan tersebut diberi label refleksi, artinya lahir dari sebuah pengalaman yang kemudian direfleksikan. Lewat tulisan tersebut penulis hendak menawarkan refleksinya tersebut supaya pembaca tidak hanya berhenti pada pembenaran tetapi berlanjut pada pembuktian kebenaran.
Dikemas dengan menggunakan bahasa Indonesia yang sederhana dan ringan sehingga pembaca mana pun dapat dengan mudah mengikutinya. Tawaran refleksi yang diberikan sangat berguna bagi kehidupan. Lebih lanjut mengenai isi refleksi tulisan tersebut langsung saja klik dan baca di sini. Selamat membaca!!!