Senin, 16 Mei 2016

Orang Kudus 16 Mei: St. Possidius

SANTO POSSIDIUS, USKUP & PENGAKU IMAN
Possidius lahir pada sekitar tahun 370 di Afrika Utara. Bersama dengan St. Alipus, ia termasuk pengikut pertama biara Santo Agustinus. Possidius kemudian ditunjuk sebagai Uskup Calama pada sekitar tahun 397. Hal ini mendapat perlawanan dari para pengikut Donatisme.
Possidius bahkan selamat dari usaha pembunuhan yang dilakukan oleh para pengikut donatisme. Sebanyak dua kali Possidius pergi ke Italia untuk membela Gereja. Ia juga menghadiri Konsili Kartago pada tahun 403, 407, dan ketika membahas ajaran sesat Donatisme pada tahun 411. Possidius juga menjalankan misi dari Kaisar Theodosius pada tahun 409 dan 410. Possidius mengikuti Konsili Malevi pada tahun 416 dan Kartago pada tahun 419 yang membahas ajaran sesat Pelagianisme.
Pada tahun 429, ketika kota Calama direbut bangsa Vandal, Possidius mengungsi ke Hippo, dimana ia menemani St. Agustinus sampai pada kematian St. Agustinus. Possidius kembali ke Calama, tetapi ia diusir pada tahun 437 oleh Raja Hunmeric, yang juga seorang arian. Dalam pengasingannya Possidius menyelesaikan biografi St. Agustinus yang sangat terkenal. Possidius meninggal dunia pada sekitar tahun 440 di Mirandila, Italia.
Baca juga orang kudus hari ini:

Orang Kudus 16 Mei: St. Yulianus Demoustier

SANTO YULIANUS DEMOUSTIER, PENGAKU IMAN
Yulianus lahir di kota Redom, Perancis, pada 17 Juli 1728. Ia dikenal sebagai seorang imam biarawan di Keuskupan Vannes yang sangat besar pengabdiannya di bidang pendidikan dan pembangunan bangsanya. Yulianus memberikan teladan hidup baik, penuh kebijaksanaan dan kemiskinan. Pengabdiannya dilandasinya dengan kerendahan hati dan hidup rohani yang mendalam.
Di tengah kesibukannya Yulianus senantiasa menyisihkan waktu untuk menyepi dalam keheningan doa bagi kekudusan dirinya dan bagi perkembangan Gereja. Kekayaan pribadinya dipergunakan untuk membangun gereja, rumah biara dan rumah sakit bagi keuskupannya. Dalam ketenangan dan kesucian hidupnya itu Yulianus meninggal dunia pada 16 Mei 1781.
sumber: Iman Katolik
Baca juga orang kudus hari ini:

Minggu, 15 Mei 2016

Orang Kudus 15 Mei: St. Bertha & Rupertus

SANTA BERTHA & SANTO rUPERTUS, PENGAKU IMAN
Informasi mengenai orang kudus ini sangat terbatas. Kesaksian tentang hidup Bertha bersama anaknya Rupertus diberikan oleh St. Hildegardis. Hildegardis, yang masih menyaksikan saat-saat terakhir hidup Bertha, menulis cerita yang sangat menarik tentang Bertha dan puteranya. Katanya, Rupertus merupakan hasil perkawinan Bertha dengan seorang pria yang masih kafir. Keluarga Berta tergolong turunan Pangeran Lorraine. Berta memiliki kekayaan berlimpah di Rhine dan Nahe.
Suami Bertha meninggal dunia dalam peperangan ketika Rupertus masih bayi. Sepeninggal suaminya, Bertha mencurahkan seluruh perhatian pada pendidikan Rupertus agar dia berkembang menjadi seorang Kristen yang taat pada Tuhan. rahmat Tuhan menaungi Bertha hingga ia berhasil membentuk Rupertus menjadi orang beriman yang baik. Bahkan kemudian hari Rupertus balik mempengaruhi ibunya untuk memperhatikan anak-anak miskin di daerah itu.
“Lihat, siapa anak-anak itu? Anak-anak miskin itu adalah anak-anak ibu juga,” kata Rupertus kepada ibunya ketika ia melihat kerumunan anak-anak miskin di kotanya. “Tetapi pertama-tama kita harus lebih menaati Tuhan dan membagikan makanan kita kepada mereka yang kelaparan, dan pakaian kepada mereka yang tidak memilikinya,” lanjut Rupertus.
Kata-kata Rupertus menyentuh hati keibuan Bertha, sehingga ia langsung mendirikan beberapa rumah penginapan bagi anak-anak malang itu. ketika Rupertus berusia 12 tahun, ia bersama ibunya berziarah ke makam para rasul di Roma. Sekembali mereka dari ziarah itu, keduanya hidup sebagai petapa di pegunungan dekat Bingen.
Mereka membagikan harta kekayaannya kepada orang-orang miskin, sedangkan mereka sendiri menjalani hidup miskin di pertapaan. Pada umur 20 tahun Rupertus meninggal dunia. Ibunya terus melanjutkan hidup bertapa di pegunungan itu selama 25 tahun. Ketika meninggal dunia Bertha dikuburkan di samping anaknya di dalam biara yang didirikannya di kota Nahe.
sumber: Iman Katolik
Baca juga orang kudus hari ini: