Kamis, 14 November 2013

Kekayaan Buah Tomat

Hampir semua orang sudah mengetahui seperti apa itu buah tomat. Kebanyakan orang melihatnya sebagai sayur atau kelengkapan sayur. Sering kali para ibu memasak sayur dengan buah tomat, misalnya sup atau capcay. Ada juga yang melihatnya sebagai salah satu jenis bumbu dapur.
Masih sedikit orang melihat buah tomat ini sebagai buah yang dapat langsung dimakan (tentunya setelah dicuci bersih terlebih dahulu). Berikut ini ada sembilan manfaat makan buah tomat. Mungkin dengan uraian ini Anda dapat tertarik langsung mengonsumsi buah tomat.
1.    Tomat diperkaya dengan vitamin C, sebuah nutrisi yang menjaga sistem kekebalan tubuh agar kita tetap kuat.
2.    Tomat mengandung phytonutrient (nutrisi yang didapatkan dari tumbuhan termasuk buah) yang disebut likopen yang telah terbukti dalam beberapa penelitian melawan penuaan dan memiliki sifat-sifat anti-kanker. Likopen efektif untuk melawan kanker prostat dan usus besar.
3.    Likopen yang terkandung di dalam tomat juga membantu melawan kerusakan gen yang berpotensi menimbulkan penyakit.
4.    Tomat merangsang terbentuknya asam amino karnitina yang terbukti dalam penelitian mempercepat pembakaran lemak dalam tubuh lebih dari 30 persen
5.    Penelitian menunjukkan bahwa likopen yang terkandung di dalam tomat, kalau dikonsumsi secara teratur, dapat mengurangi resiko serangan jantung hingga 29 persen.
6.    Kurangnya asupan likopen dalam makanan yang dikonsumsi wanita menopause dikaitkan dengan osteoporosis.
7.    Tomat segar dan ekstrak tomat terbukti dalam penelitian dapat menurunan total kolesterol, kolesterol LDL (kolesterol jahat), dan trigliserida. Tomat juga terbukti dapat mencegah penggumpalan darah (dikenal sebagai agregasi trombosit), yang merupakan faktor resiko untuk aterosklerosis.
8.    Tomat juga mengandung phytonutrient lain, termasuk betakaroten, lutein, dan zeaksantin, yang baik untuk mata dan membantu melindungi mata dari degenarasi.
9.    Tomat lezat dan serba guna. Tomat bisa dipadukan dalam pasta, salad, sup, kari, semur dan berbagai masakan favorit lainnya.
Sebagian orang mengatakan bahwa tomat sebaiknya dimakan segera setelah dimasak untuk mendapatkan nutrisi yang maksimal. Itu tidak sepenuhnya benar. Meski likopen diserap maksimal dari tomat yang sudah dimasak, vitamin C dan enzim-enzim lain yang terkandung dalam tomat paling banyak terkandung pada tomat yang tidak dimasak.
Jadi, sangat disarankan untuk memadukan keduanya.nikmati buah tomat masak dalam sup, semur dan kari. Tapi jangan lupa juga makan buah tomat mentah dalam salad, sandwich dan salsa.

Penelitian menunjukkan bahwa likopen yang terkandung dalam buah tomat kuning dan oranye diserap lebih maksimal daripada likopen yang terkandung dalam buah tomat merah. Jadi, jangan lupa untuk menyempatkan diri memakan kedua jenis tomat ini.
sumber: http://infoskesehatan.blogspot.com/2012/08/9-manfaat-buah-tomat.html

Renungan Hari Kamis Biasa XXXII - Thn I

Renungan Hari Kamis Biasa XXXII, Thn C/I
Bac I   : Keb 7: 22 – 8: 1; Injil      : Luk 17: 20 – 25

Dalam bacaan pertama hari ini Tuhan berbicara tentang kebijaksanaan. Dikatakan bahwa kebijaksanaan itu merupakan salah satu ciri Allah. Karena itu, “kejahatan tak sampai menggagahi kebijaksanaan.” (ay. 30). Ia dapat menilai mana baik dan benar, dan berusaha menuntun manusia kepada kebaikan dan kebenaran.

Sikap bijaksana inilah yang hendak ditawarkan Yesus kepada para pendengar-Nya. Dalam Injil, Yesus mengajak orang untuk bersikap bijaksana dalam menyikapi akhir zaman. Memang akhir zaman itu akan didahului dengan adanya tanda-tanda, namun tetap saja manusia diminta untuk menilainya dengan bijaksana. Jangan mudah tertipu dan terbuai. Dengan sikap bijaksana ini orang akan dapat melihat dan menemukan apa yang baik dan benar bagi dirinya.

Kebijaksanaan merupakan salah satu keutamaan moral manusia. Setiap manusia diminta untuk mengusahakan keutamaan ini dalam kehidupannya. Inilah yang menjadi pesan sabda Tuhan hari ini. Tuhan meminta kita untuk senantiasa berlaku bijaksana. Dengan kebijaksanaan, kita selalu terarah bukan saja kepada diri kita sendiri, melainkan yang terutama kepada orang lain. Kebijaksanaan membuat kita dapat menemukan dan mengusahakan kebaikan dan kebenaran bagi kehidupan ini.

by: adrian

Rabu, 13 November 2013

Kemampuan Sensorik Bayi

KEMAMPUAN SENSORIK BAYI

Penglihatan
Bayi neonatal tidak buta tetapi bidang penglihatannya hanya kira-kira setengah dari bidang penglihatan orang dewasa, karena batang mata belum berkembang kecuali di sekitar fovea. Penglihatan warna sama sekali tidak ada atau sangat minimal karena sel kerucut mata belum belum berkembang. Karena kelemahan oto, bayi tidak dapat memusatkan kedua mata pada obyek yang sama secara bersama-sama dan akibatnya semua terlihat kabur. Terdapat bukti bahwa setiap bayi bereaksi terhadap terangnya cahaya yang berbeda-beda, namun bukti ini tidak meyakinkan. Kemampuan untuk mengikuti obyek yang bergerak dan kemudian menggerakkan mata kembali – optic nystagmus – timbul pada minggu pertama untuk gerakan horisontal dan untuk gerakan vertikal pada saat kemudian.

Pendengaran
Ada anggapan bahwa pendengaran merupakan indera yang paling sedikit berkembang pada waktu kelahiran, sebagian disebabkan karena telinga tengah yang tersumbat oleh cairan amniotik selama beberapa hari setelah lahir tidak memungkinkan gelombang suara masuk ke telinga dalam, di mana terletak sel-sel pendengaran, dan sebagian disebabkan karena sel-sel ini hanya sebagian berkembang. Nada frekuensi rendah dapat lebih cepat didengar daripada frekuensi tinggi dan bayi lebih cepat bereaksi kepada suara manusia daripada suara-suara lain. Pendengaran secara normal berkembang dalam tiga atau empat hari pertama dengan keluarnya cairan amniotik dari telinga tengah, dengan demikian bayi dapat menentukan arah datangnya suara dan dapat membedakan tinggi suara dan identitas suara.

Penciuman
Sel-sel untuk penciuman yang terletak di bagian atas hidung telah berkembang pada waktu lahir. Bahwa bayi dapat membedakan bau terlihat dari usaha untuk menghindari rangsang yang kurang menyenangkan dengan cara menangis dan membalikkan tubuh dan kepala dan terhadap rengsang yang menyenangkan bayi memberikan reaksi mengisap-isap dan keadaan badan yang  tenang.

Pengecapan
Karena pengecapan sangat dipengaruhi oleh penciuman dan karena sel-sel untuk pengecapan yang terletak di permukaan lidah dan di daerah pipi telah berkembang maka pengecapan bayi sudah tajam. Pada umumnya bayi memberikan reaksi yang positif kepada rangsangan yang manis dengan tubuh yang tenang dan dengan mengisap-isap dan memberikan reaksi negatif kepada rengsangan yang asin, asam dan pahit dengan menangis dan menggeliat-geliat.

Kepekaan Organik
Kepekaan terhadap rasa lapar sudah sepenuhnya berkembang pada saat lahir dan kontraksi-kontraksi lapar terjadi pada hari pertama. Pada saat itu rasa haus juga sudah ada.

Kepekaan Kulit
Alat indera untuk perabaan tekanan dan suhu sudah berkembang pada saat lahir dan terletak dekat permukaan kulit. Kulit bibir sangat peka untuk diraba sedangkan kulit tubuh, paha dan lengan kurang peka. Kepekaan terhadap rasa dingin lebih berkembang daripada kepekaan terhadap panas. Kepekaan terhadap rasa sakit adalah lemah pada hari pertama atau kedua setelah lahir dan selanjutnya dengan cepat meningkat. Reaksi sakit brekembang lebih cepat pada bagian depan tubuh daripada bagian belakang.

sumber: Elizabeth B. Hurlock, PSIKOLOGI PERKEMBANGAN: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. (edisi 5). Jakarta: Erlangga, 1980, hlm. 63