Sabtu, 02 Maret 2013

Orang Kudus 2 Maret: St. Simplisius

SANTO SIMPLISIUS, PAUS & MARTIR
Kisah tentang Simplisius tidak banyak diketahui. Tanggal kelahirannya pun tidak diketahui. Yang tercatat tentang dirinya ialah bahwa Simplisius diangkat menjadi paus pada tanggal 3 Maret 468 dan memimpin Gereja hingga kematiannya pada tanggal 10 Maret 483.

Selama masa kepausannya, Simplisius dengan gigih mempertahankan primasi Takhta Suci di Roma dan menentang bidaah Monophysitisme yang berkembang pesat di belahan dunia Timur. Reaksinya diungkapkan dalam sebuah surat kecaman yang ditujukan kepada Kaisar Basiliscus dan Zeno. Kecuali itu, di dalam surat itu pun Simplisius dengan keras mengecam penangkapan atas diri Patriark Aleksandria oleh Petrus Mongus dan Timotius Ailurus, pengikut aliran sesat itu; juga ia mengecam penangkapan atas diri Uskup Antiokia oleh Petrus Fullo, penyebar ajaran sesat lainnya.

Kemartiran Simplisius dituliskan oleh Ado dari Vienne dalam bukunya tentang martir-martir Roma yang dibunuh karena imannya kepada Kristus.

Sumber: Orang Kudus Sepanjang Tahun

Renungan Hari Sabtu Prapaskah II-C

Renungan Hari Sabtu Prapaskah II, Thn C/I
Bac I : Mi 7: 14 – 15, 18 – 20; Injil       : Luk 15: 1 – 3, 11 – 32

Sabda Tuhan hari ini mau menggambarkan kemahamurahan dan kemaharahiman Allah terhadap umat manusia. Kerahiman dan kemurahan Allah itu tampak dalam pengampunan atas dosa dan kesalahan umat-Nya.

Dalam bacaan pertama Nabi Mikha mengatakan bahwa tidak ada yang menyerupai Allah Israel dalam pengampunan dosa dan kesalahan umat-Nya. Bagi Mikha, Allah lebih setia pada kasih dan perjanjiannya untuk menyelamatkan manusia daripada menghukum atau membinasakan mereka. Sekalipun umat Israel berdosa dan melanggar janjinya kepada Tuhan, tetap saja Allah tidak murka, melainkan menunjukkan kasih setia-Nya.

Hal yang sama juga ditampilkan Yesus dalam perumpamaan anak yang hilang. Allah digambarkan seperti bapa yang senantiasa menantikan kedatangan anak bungsunya pulang. Dan ketika pulang, si bapa tidak mengungkapkan kemarahan atau nasehat-nasehat, melainkan mengungkapkan kegembiraannya dengan mengadakan pesta. Itulah kerahiman dan kemurahan hati Allah.

Sabda Tuhan hari ini mau menyadarkan kita akan kerahiman dan kemurahan hati Allah kepada kita, umat manusia. Kita diyakinkan bahwa memang Allah senang akan pertobatan manusia. Karena itu, sabda Tuhan ini mengajak kita untuk tidak takut akan keberdosaan kita. Sabda Tuhan mengajak kita untuk mau datang kepada-Nya, sekalipun kita berdosa, dan memohon ampun padan-Nya

by: adrian

Jumat, 01 Maret 2013

Kolekte & Jalan Ke Surga

Pada suatu hari Minggu pastor berkotbah tentang jalan menuju kepada kehidupan abadi, yang dikenal dengan istilah surga. Kotbah ini dikaitkan dengan bacaan Injil saat itu, yaitu Matius 7: 13 – 14. Dengan berapi-api, sang pastor menguraikan Injil dalam kotbahnya.

Mengakhiri kotbahnya sang pastor berkata, "Jadi, saudara-saudariku seiman. Jalan ke surga itu tidak mulus, berliku-liku, sempit, dan berbatu-batu tajam."

Setelah misa usai, seperti biasa, si pastor dikerubuti anak-anak yang meminta tanda tangan dalam buku tugas agama mereka. Tiba-tiba seorang bocah berkomentar kepada sang pastor, 

"Romo, benar lho apa yang Romo bilang tadi waktu kotbah bahwa jalan ke surga itu tidak mulus. Ibu guru sekolah minggu juga bilang begitu.”

Sang Romo bangga karena kotbahnya didengar.

Bocah tadi kembali bertanya, “
Yang menjadi pertanyaan saya, kemana uang kolekte kita selama ini? Kenapa tidak dipakai untuk memuluskan jalan ke surga?"

Pastor: “@#$%!&*^%$?????”

by: adrian
Baca juga humor lainnya: