Sering kali umat islam mempermasalahkan kitab suci umat kristen, entah itu katolik maupun protestan. Ketika menemukan perbedaan dalam Alkitab, spontan mereka menilai ada kontradiksi. Padahal perbedaan itu tidak sama dengan kontradiksi. Tidak setiap yang berbeda itu adalah kontradiksi, tapi setiap kontradiksi pastilah berbeda. Misalnya soal kisah penciptaan yang ada dalam kitab Kejadian. Kisah tersebut saja sudah berasal dari tradisi yang berbeda, maka wajar saja kalau kisahnya pun berbeda. Menyebutnya sebagai kontradiksi tentulah suatu kekeliruan yang berakar dari ketidak-pahaman akan teks.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar