Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Bono. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Bono. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Oktober 2016

Orang Kudus 23 Oktober: St. Yohanes Bono

BEATO YOHANES BONO, PENGAKU IMAN
Yohanes Bono lahir pada tahun 1168 di Mantua, Italia. Ayahnya meninggal dunia ketika ia masih kecil. Ketika Yohanes masih berusia 14 tahun, ia pergi meninggalkan ibunya. Suatu ketika ia terserang penyakit parah yang membuatnya merefleksikan cara hidupnya selama ini dan berjanji untuk mengubah hidupnya jika ia disembuhkan.
Setelah sembuh Yohanes memilih menjadi seorang petapa di Bertinoro, sebelum ia pindah ke Butriolo. Hidupnya hanya diperuntukkan untuk pertobatan dengan berdoa, berpuasa dan bermati raga. Banyak orang tertarik dengan cara hidupnya dan menjadi muridnya. Ordo Butriolo didirikan untuk menghimpun para pengikutnya. Karena tidak memiliki aturan, maka Gereja memberikan aturan Agustinian untuk diikuti ordo ini. Sampai pada tahun 1256 ordo ini bergabung dengan Ordo St. Agustinus.
Pada bulan Oktober 1249 Yohanes pergi bersama dengan dua orang muridnya ke Mantua. Yohanes Bono meninggal dunia pada 16 Oktober 1249 di Mantua, Italia. Pada tahun 1483 ia dibeatifikasi oleh Paus Sixtus IV.
Baca juga orang kudus hari ini:

Senin, 01 November 2021

ORANG KUDUS DENGAN NAMA THOMAS / VINSENSIUS / YOHANES

Setiap orang tentulah mempunyai nama. Bagi orang kristen katolik, nama tidak hanya sekedar kumpulan huruf yang membentuk kata, tapi harus memiliki makna. Karena dari makna itulah akan terbentuk identitas dan kepribadian seseorang. Setidaknya makna yang terkandung pada sebuah nama mempunyai 2 jenis atau kategori, yaitu makna dari kata yang terkandung pada nama itu, dan makna yang terkandung dalam nama itu. Untuk jenis yang pertama dapat ditemui misalnya pada nama GRACE. Kata itu mempunyai makna rahmat atau berkat. Dengan memberi nama itu, maka orang yang menyandangnya diharapkan dapat menjadi berkat bagi orang lain. Hal inilah yang akan membentuk kepribadiannya di kemudian hari. Untuk jenis kedua dapat ditemui pada nama ADRIANUS. Kata ini merujuk pada nama orang kudus, sehingga orang yang menyandang nama ini diharapkan akan menghidupi teladan hidup orang kudus tersebut. Hal inilah yang akan membentuk kepribadiannya di kemudian hari.

Tradisi kristen katolik dalam memberi nama mengacu pada Kan. 855, yaitu agar nama yang diberikan kepada anak harus memiliki citarasa kristiani. Ada 3 kategori citarasa kristiani untuk nama anak. [1] Nama yang diambil dari Alkitab, baik itu nama tokoh maupun nama tempat. Untuk tokoh selalu diambil tokoh yang tidak menimbulkan skandal. Beberapa contoh nama kategori ini: Abraham, Yeremia, Elia, Betania, Galatia, Ruth, Esther, Tesalonika, dll. [2] Nama yang diambil dari nama orang kudus. Untuk memilih namanya, ada beberapa tawaran seperti berdasarkan tanggal kelahiran yang bersamaan dengan tanggal peringatan orang kudus atau berdasarkan intensi orangtua. Bisa juga didasari pada devosi orangtua atau tradisi keluarga. Beberapa contoh nama kategori ini: Maria, Yosef, Matius, Lukas, Paulus, dll [3] Nama yang diambil dari beberapa istilah atau kata yang tak asing dalam dunia kristen. Beberapa contoh nama kategori ini: Grace, Gloria, Sanctus, Angel, Immanuel, Natal, Paskah, Adven, dll.

Terkait dengan kategori kedua, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh para orangtua. Harus diketahui ada banyak nama orang kudus yang memiliki kesamaan. Misalnya, untuk Santo Yohanes setidaknya ada 55 orang kudus yang memiliki nama demikian. Untuk itu, ketika memberi nama Yohanes untuk anaknya, orangtua wajib tahu Yohanes mana yang dimaksud, karena hal ini untuk menjadi “identitas keperibadian” anak kelak.

Untuk maksud ini, blog budak bangka menurunkan nama orang kudus yang memiliki kesamaan nama. Untuk bulan ini, kami menampilkan Santo Thomas, Santo Vinsensius dan Santo Yohanes. Silahkan klik pada nama orang kudus tersebut untuk mengetahui riwayat hidupnya.