Selain dikenal sebagai agama yang mengkafir-kafirkan umat agama lain, islam terkenal juga sebagai agama yang suka mengharam-haramkan. Misalnya, haram ucap selamat natal. Salah pengharaman dalam islam yang selalu menarik perhatian adalah babi. Dalam islam babi adalah haram. Dasar pengharaman ini ada pada perkataan Allah dalam Al-Qur’an. Dengan kata lain, babi haram adalah kehendak Allah. Karena itu, umat islam punya kewajiban untuk menaati apa yang dikatakan Allah. Akan tetapi, jika ayat-ayat pengharaman babi ditelaah dengan akal sehat dan kritis, maka akan ditemukan fakta yang mengejutkan. Video berikut ini mencoba menampilkan dan membahas ayat-ayat pengharaman babi dalam Al-Qur’an. (Jika tak bisa dibuka, silahkan klik di sini). Ulasan ini menggunakan metode akal sehat.
Minggu, 15 Mei 2022
Jumat, 13 Mei 2022
STUDI AL-QUR'AN: MUHAMMAD TELADAN AGUNG
Bagi umat islam Muhammad tidak hanya dilihat sebagai nabi tetapi juga sebagai insan kamil. Sekalipun ada begitu banyak nabi dalam islam, bahkan 2 di antaranya sangat hebat dan luar biasa, yaitu nabi Musa dan Isa Almasih, namun hanya Muhammad yang mendapat perhatian istimewa. Muhammad adalah teladan agung. Dasar keyakinan ini ada pada perkataan Allah dalam Al-Qur’an. Karena Allah itu maha benar, maka benar juga apa yang dikatakan-Nya tentang Muhammad. Tidak mungkin Allah berbohong. Akan tetapi, bagi umat non muslim sikap umat islam terhadap Muhammad sungguh di luar akal sehat. Video berikut ini mencoba membahas topik ini. (Jika tak bisa dibuka, silahkan klik di sini). Ulasan ini menggunakan metode akal sehat.
Rabu, 11 Mei 2022
ANAK MUDA BISA TIRU TELADAN MARIA YANG INI
Seorang gadis remaja sibuk di dapur setelah pulang dari sumur. Ia sedang
mempersiapkan makan malam ketika seorang malaikat Tuhan datang kepadanya.
Kedatangan malaikat itu benar-benar membuat gadis itu ketakutan. Wajahnya pusat
pasi. Ia berdiri kaku bagaikan patung. Namun malaikat itu memintanya untuk
tidak takut.
Beberapa menit kemudian, gadis itu mulai bisa mengendalikan dirinya.
Terlebih lagi ketika malaikat itu mengatakan bahwa dirinya mendapatkan kasih
karunia di hadapan Allah. Gadis itu pun langsung mengambil posisi duduk untuk
menenangkan dirinya.
Akan tetapi, tiba-tiba dia berdiri tegak di hadapan malaikat itu saat
dinyatakan dirinya hamil. Wajahnya merah padam karena amarah. Dia benar-benar
tersinggung. Dia merasa martabat dan harga dirinya direndahkan dengan
pernyataan malaikat itu.
“Kau pikir aku ini gadis murahan? Mana mungkin aku bisa hamil, karena aku
belum bersuami? Aku sama sekali belum pernah bersentuhan dengan tunanganku.”
Demikian ujarnya.
Demikianlah sepenggal kisah saduran dari peristiwa Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel, yang dapat kita baca dalam Lukas 1: 26 – 38. Nama gadis dalam kisah di atas tentulah semua orang sudah bisa menebaknya. Dialah Maria, yang mengandung Tuhan Yesus Kristus. Sedangkan malaikat itu adalah Gabriel.