Selasa, 13 September 2016

MENGENAL DARI PERBUATANNYA

Manusia adalah makhluk sosial. Kesosialan membuat manusia hidup berdampingan dengan manusia lain. Dari sinilah muncul mulai dari pertemanan, persahabatan hingga komunitas. Salah satu daya perekat dari semuanya ini adalah perkenalan. Orang saling mengenal satu sama lain. Biasanya salah satu unsur yang dikenal adalah nama.
Akan tetapi, karena keterbatasan kemampuan otak manusia untuk merekam nama-nama orang yang dikenalnya membuat manusia biasa melupakan orang. Seorang guru, karena sudah puluhan tahun mengajar dan bertemu dengan banyak siswa, pasti akan lupa nama-nama muridnya satu per satu. Namun orang tidak hanya dikenal dari namanya saja, tetapi juga dari perbuatan. Seorang guru baru akan mengenal mantan muridnya ketika kepadanya disampaikan soal keburukan atau kenakalan mantan murid itu atau juga soal prestasi yang membanggakan.
Mengenal dari Perbuatannya berkisah tentang usaha seorang umat untuk mengenal seorang romo yang baru meninggal dunia. Dia hanya tahu nama romo itu dari berita yang ada, baik lewat SMS atau pengumuman di gereja. Tapi ia sama sekali tak punya gambaran seperti apa romo yang meninggal itu. Mengenal dari Perbuatannya tidak hanya berhenti pada usaha pencarian sosok romo yang meninggal, melainkan refleksi atas pernyataannya. Untuk mengetahui refleksinya lebih lanjut, silahkan baca di sini: Budak Bangka: (Pencerahan): Mengenal dari Perbuatannya

Senin, 12 September 2016

Orang Kudus 12 September: St. Maria Lopez Rivas

BEATA MARIA LOPEZ RIVAS, PENGAKU IMAN
Maria Lopez Rivas lahir pada 18 Agustus 1560 di Tartanedo, Guadalajara, Spanyol. Ia adalah puteri dari sebuah keluarga kaya. Ketika berusia 4 tahun, ayahnya meninggal dunia. Maria diasuh oleh Kakek dan Neneknya di Molina de Aragon. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Maria memutuskan untuk menjadi seorang karmelit.
Maria bergabung dengan Ordo Karmel tak Berkasut. Maria diterima oleh Santa Theresia Avila di biara Toledo pada 11 Agustus 1577. Keesokan harinya Maria memperoleh jubah. Pada 8 September Maria mengikrarkan kaulnya. Maria mendapat nama baru: Maria de Jesus.
Pada tahun 1583 Maria ditunjuk sebagai pembimbing para novis. Kemudian Maria ditunjuk sebagai Prioress. Tahun 1600 Maria memperoleh tuduhan yang membuatnya dilengserkan dari posisinya sebagai prioress. Tidak hanya itu saja, Maria juga mendapat pengucilan. Akan tetapi Maria menerima semua itu dan tetap taat.
Maria mendapat karunia berupa stigmata, yang membuatnya menderita seperti Kristus. Maria Lopez Rivas meninggal dunia pada 13 September 1640 di Toledo, Spanyol. Pada 14 November 1976 Maria dibeatifikasi oleh Paus Paulus VI.
Baca juga orang kudus hari ini:

Sabtu, 10 September 2016

Orang Kudus 10 September: St. Fransiskus Garate

BEATO FRANSISKUS GARATE, PENGAKU IMAN
Fransiskus Garate lahir pada 3 Februari 1857 di Azpeitia, Spanyol. Ia adalah putera dari sebuah keluarga petani sederhana. Karena keadaan ekonomi keluarganya lemah, Fransiskus tidak sempat mengenyam pendidikan yang tinggi. Ia terpaksa bekerja untuk membantu ekonomi keluarga. Setelah sempat bekerja sebagai pelayan pada sebuah kolese Yesuit, Fransiskus memutuskan untuk bergabung dengan Serikat Yesus.
Penganiayaan terhadap Yesuit di Spanyol membuat Fransiskus harus pergi ke Poyanne, Perancis, untuk masuk novisiat pada tahun 1874. Kaul pertamanya diikrarkan pada 2 Februari 1876, dan ia dikirim ke kolese La Guardia sebagai perawat dan pelayan sakristi. Fransiskus mengikrarkan kaul kekal pada Agustus 1887 dan ditugaskan ke Universitas Duesto, Bilbao. Di sini Fransiskus bertugas sebagai penjaga pintu dan pelayan sakristi, pekerja yang ia terus lakukan dengan taat sampai dengan akhir hidupnya.
Fransiskus Garate meninggal dunia pada 9 September 1929 di Universitas Duesto, Bilbao, Spanyol. Pada 6 Oktober 1985 Fransiskus dibeatifikasi oleh Paus Yohanes Paulus II.
Baca juga orang kudus hari ini: