Selasa, 09 Mei 2023

Studi Alquran: Membaca Surah al-Maidah Ayat 18


Umat islam percaya bahwa alquran merupakan wahyu Allah. Apa yang tertulis di dalamnya diyakini sebagai perkataan Allah sendiri. Nah, berangkat dari pemahaman ini, kita bisa menilai seperti apa Allah islam itu. Dalam QS 5: 18 Allah menanggapi pernyataan orang Yahudi dan Nasrani bahwa mereka adalah anak-anak Allah dan kekasih Allah. Dari kutipan ini ditemukan beberapa poin penting

1. Allah cemburu dengan istilah yang dipakai orang Yahudi dan Nasrani

2. Allah gagal paham, sehingga Allah terkesan bodoh

Selasa, 25 April 2023

UMAT ISLAM, BERIMAN KEKANAK-KANAKAN

 


Jika diperhatikan dengan seksama, ada kesan cara beriman islam itu merupakan cara beriman kekanak-kanakan. Belum ada kedewasaan. Secara psikologis, sifat kekanak-kanakan merupakan buah dari pola asuh yang terlalu memanjakan anak. Artinya, ketika sejak kecil anak sudah diasuh dengan gaya pemanjaan yang berlebihan, maka besarnya nanti akan terlihat seperti kekanak-kanakan.

Beberapa pakar psikologi memaparkan ada banyak dampak negatif dari pola asuh terlalu memanjakan anak. Beberapa di antaranya adalah:

Ø  Suka memberontak

Brenda Scottsdale berkata, “Seringkali anak manja tidak tahu bagaimana cara mengekspresikan diri selain melalui perilaku negatif. Pemberontakan menjadi respon yang alami pada anak-anak manja, yang terlalu dilindungi dan terlalu dimanipulasi.”

Ø  Menjadi pemarah

Dalam Jurnal Pediatrics, Bruce J. McIntosh, M.D mengatakan bahwa anak-anak manja bisa menjadi orang yang mudah marah. Sifat ini sejalan dengan sifat pemberontak di atas. Ketika ada yang tidak sesuai dengan keinginan dan harapannya, anak akan mengekspresikan dirinya dengan kemarahan.

Jumat, 21 April 2023

MARI MEMBACA DENGAN LOGIKA QS 13: 32-36


Umat islam percaya alquran merupakan wahyu Allah. Apa yang tertulis di dalamnya diyakini sebagai perkataan Allah. Berangkat dari premis ini maka bisa dikatakan bahwa QS 13: 32-36 merupakan perkataan Allah kepada muhammad. Maklum, hanya muhammad sebagai penerima wahyu. Ini harus dihargai dan dihormati. Bagaimana jika QS 13: 32-36 dibaca dengan nalar akal sehat? Akankah sejalan dengan premis di atas?