Kamis, 21 April 2022

INILAH FAKTOR YANG PENGARUHI PARTISIPASI SOSIAL ORANG DEWASA

Manusia adalah makhluk sosial. No man is an island. Kesosialan itu menuntut dalam diri setiap orang untuk berelasi dengan orang lain. Selain itu juga, sifat sosial pada manusia mengajaknya untuk ikut berpatisipasi dalam hidup bersama. Berhubung manusia memiliki tingkatan usia, maka partisipasi sosial tiap orang pun berbeda-beda berdasarkan tingkatan usia. Elizabeth B. Hurlock, dalam bukunya, PSIKOLOGI PERKEMBANGAN: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. (edisi 5), memaparkan beberapa bentuk faktor yang mempengaruhi partisipasi sosial di kalangan orang dewasa (hlm. 263).

Mobilitas Sosial

Semakin besar keinginan orang dewasa muda untuk meningkatkan status sosialnya semakin giat pula ia berusaha melibatkan diri dengan organisasi-organisasi masyarakat yang akan membantunya untuk naik jenjang sosial yang lebih tinggi.

Status Sosio-ekonomi

Apakah sudah berumah tangga atau belum, orang dewasa muda yang mempunyai status sosial-ekonomi yang baik akan lebih mampu berperan dalam berbagai kegiatan sosial, terutama kegiatan di luar rumah, dibandingkan dengan orang yang mempunyai status sosial yang kurang baik.

Lamanya Tinggal dalam suatu Kelompok Masyarakat

Banyak orang dewasa muda yang harus pindah ke suatu lingkungan baru berpartisipasi aktif dalam organisasi masyarakat sebagai cara untuk bertemu dengan masyarakat dan menemukan teman.

Rabu, 20 April 2022

STUDI AL-QUR'AN: ISMAIL BUKAN BAPA LELUHUR ISLAM

Sudah jadi pengetahuan umum kalau orang Arab, yang diidentikkan dengan islam, berasal dari garis keturunan Ismail. Berbeda dengan orang Yahudi dan Kristen, yang diambil dari keturunan Ishak. Karena berasal dari keturunan Ishak, maka tidak heran kalau kitab suci agama Yahudi dan Kristen berkisah tentang perjalanan sejarah keturunan Ishak. Sangat berbeda dengan agama islam. Sekalipun mengakui Ismail sebagai bapa leluhurnya, akan tetapi kisah tentang Ismail dan garis keturunannya dalam Al-Qur’an amat sangat sedikit. Justru sebagian besar Al-Qur’an berkisah tentang garis keturunan Ishak, sekalipun banyak di antaranya salah. Video berikut ini mencoba mengulas topik ini dengan pendekatan akal sehat (Jika tak bisa dibuka, silahkan klik di sini).


 

Senin, 18 April 2022

STUDI AL-QUR'AN: DAUD DAN SALOMO SEBAGAI NABI DALAM ISLAM

Sekalipun umat islam selalu membanggakan kitab sucinya sebagai wahyu yang langsung dari Allah, namun tetap harus diakui kalau Al-Qur’an itu mempunyai cita rasa Yahudi-Kristen. Nyaris separuh isi Al-Qur’an adalah pengulangan kisah-kisah yang ada dalam tradisi Yahudi-Kristen. Dan sayangnya, meski pengulangan tetap saja terjadi penyimpangan. Artinya, pengulangan yang terdapat dalam Al-Qur’an tidak sesuai dengan isi kitab suci Yahudi dan Kristen. Salah satu ketidak-sesuaian itu adalah gelar Daud dan Salomo. Video berikut ini mencoba mengulas topik ini dengan pendekatan akal sehat (Jika tak bisa dibuka, silahkan klik di sini).