Sudah jadi pengetahuan umum kalau orang Arab, yang diidentikkan dengan islam, berasal dari garis keturunan Ismail. Berbeda dengan orang Yahudi dan Kristen, yang diambil dari keturunan Ishak. Karena berasal dari keturunan Ishak, maka tidak heran kalau kitab suci agama Yahudi dan Kristen berkisah tentang perjalanan sejarah keturunan Ishak. Sangat berbeda dengan agama islam. Sekalipun mengakui Ismail sebagai bapa leluhurnya, akan tetapi kisah tentang Ismail dan garis keturunannya dalam Al-Qur’an amat sangat sedikit. Justru sebagian besar Al-Qur’an berkisah tentang garis keturunan Ishak, sekalipun banyak di antaranya salah. Video berikut ini mencoba mengulas topik ini dengan pendekatan akal sehat (Jika tak bisa dibuka, silahkan klik di sini).
Rabu, 20 April 2022
Senin, 18 April 2022
STUDI AL-QUR'AN: DAUD DAN SALOMO SEBAGAI NABI DALAM ISLAM
Sekalipun umat islam selalu membanggakan kitab sucinya sebagai wahyu yang langsung dari Allah, namun tetap harus diakui kalau Al-Qur’an itu mempunyai cita rasa Yahudi-Kristen. Nyaris separuh isi Al-Qur’an adalah pengulangan kisah-kisah yang ada dalam tradisi Yahudi-Kristen. Dan sayangnya, meski pengulangan tetap saja terjadi penyimpangan. Artinya, pengulangan yang terdapat dalam Al-Qur’an tidak sesuai dengan isi kitab suci Yahudi dan Kristen. Salah satu ketidak-sesuaian itu adalah gelar Daud dan Salomo. Video berikut ini mencoba mengulas topik ini dengan pendekatan akal sehat (Jika tak bisa dibuka, silahkan klik di sini).
Minggu, 17 April 2022
SEJARAH DAN MAKNA TELOR PASKAH
Merayakan paskah tak bisa dilepaskan dari keberadaan telur paskah. Di
beberapa paroki ada tradisi mencari telur paskah setelah perayaan misa Paskah.
Tradisi ini umumnya dikhususkan untuk anak-anak, meski para orangtua tak mau
ketinggalan membantu anaknya dalam pencarian itu. Biasanya telur-telur yang
dicari itu terlebih dahulu dihiasi. Ada juga paroki yang menyelenggarakan lomba
menghiasi telur paskah.
Tentu kita akan bertanya apa kaitan antara telur dengan hari raya paskah?
Sejak kapan tradisi telur paskah ini ada di Gereja?
Sejarah Telur Paskah
Tentang awal mula tradisi telur paskah ini tidak diketahui pasti. Kitab
Suci sendiri tidak pernah menyinggung soal telur berkaitan dengan peristiwa
kebangkitan Yesus Kristus. Namun tradisi telur ini bisa dilihat dari tradisi
kesuburan kaum Indo-Eropa dan Persia. Waktu
itu orang biasa saling memberi telur sebagai hadiah. Telur dilihat sebagai
simbol musim semi.
Bangsa Romawi mempunyai pepatah yang berbunyi, “Semua kehidupan berasal dari telur.” Mirip dengan pepatah ini, di kebanyakan budaya, telur dilihat sebagai lambang kelahiran dan kebangkitan. Melihat nilai-nilai yang terkandung dalam telur ini, pada abad kedua, Gereja mulai merayakan kebangkitan Kristus dengan menggunakan simbolisasi telur. Orang Kristen Mesopotamialah yang mempopulerkan pembagian telur kepada sesama pada perayaan paskah sebagai kenangan akan kebangkitan Kristus.