Minggu, 01 November 2020

MARI BERSIKAP RENDAH HATI


Sekalipun engkau hidup berkelimpahan dan berkecukupan harta kekayaan, tetaplah hidup dengan sederhana.

Tidaklah sulit menciptakan sifat yang baik yaitu sikap rendah hati dan sederhana. Orang yang memiliki sikap rendah hati selalu berusaha menjadi pribadi yang bisa menerima orang lain, tidak sombong, atau terlalu memperlihatkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki.

Tidak usahlah kita risau jika orang lain tidak tahu apa yang kita miliki atau seberapa tinggi kemampuan kita melakukan segala sesuatu. Tetaplah menampilkan kebajikan dalam hidup tanpa mengharapkan imbalan ataupun pujian.

Orang lain bisa menilai 'kualitas seseorang' hanya dengan melihat sikap, tutur kata, dan perilaku sehari-hari yang kita lakukan.

Dengan bersikap rendah hati, berarti kita telah menjaga diri kita sendiri. Dengan bersikap rendah hati, berarti kita telah menempatkan diri di posisi yang nyaman, tenang, damai dan tentram.

Jika hati sudah merasa nyaman, damai dan tentram, maka secara otomatis Anda akan tampak bersahaja dan bahagia.  Bukankah itu yang kita inginkan?

Marilah kita bersikap rendah hati, dan membiasakan diri, untuk selalu hidup sederhana. Sikap rendah hati dan hidup sederhana merupakan gambaran manusia yang penuh syukur.

diambil dari tulisan 8 tahun lalu

Jumat, 30 Oktober 2020

INI ALASAN TAK ADA PERKOSAAN TKW DI ARAB SAUDI


Sudah sering kita dengar kisah pilu para tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia di negara Arab Saudi. Mereka disiksa sampai ada yang mengalami cacat fisik. Tak sedikit juga TKW itu diperkosa (menurut standar umum). Bahkan ada di antara mereka yang meregang nyawa. Derita pilu yang dialami para TKW ini ironisnya terjadi di sebuah negara yang berlandaskan pada ajaran agama, yaitu agama islam. Mirisnya lagi, para korban kekerasan dalam rumah tangga itu umumnya beragama islam.
Sekalipun ada kekerasan seksual (perkosaan), namun berita kasus TKW diperkosa nyaris tak pernah terdengar (kalau tak mau dikatakan tak ada sama sekali). Meski ada proses pengadilan, pelaku biasanya dijerat dengan pasal kekerasan fisik, bukan kekerasan seksual, walau korban benar-benar mengalami hal tersebut.
Tentu orang akan bertanya, sungguhkah ada terjadi perkosaan terhadap TKW? Jika menyimak sepenggal lirik lagu Doel Sumbang yang berjudul, “Balada Seorang TKW”, kita tidak saja menyakini adanya kasus perkosaan itu tetapi juga hilangnya kasus tersebut dari kehidupan, alias tidak ada. Doel Sumbang menulis, “Mungkin karena kau jelita ibu // Majikanmu mau memperkosamu // Janganlah kau ragu ibu // Ambillah palu atau mutu // Dan hajarlah anu-nya // Kemudian hajarlah anu-nya.” Di sini, secara implisit, terdengar nada kebencian dan kemarahan terhadap hukum yang tidak adil. Sekalipun ada tindak perkosaan, namun hukum pengadilan tidak bisa membuktikan dan menghukum pelakunya. Karena itulah Doel Sumbang menawarkan “main hakim sendiri” biar keadilan ditegakkan.
Atau kita bisa membaca tulisan Muthiah Alhasany di kompasiana dengan judul “Ini Penyebab TKW Diperkosa di Arab Saudi”. Judul tersebut sudah mengisyaratkan adanya perkosaan di tanah islam itu. Akan tetapi, selalu saja kasus perkosaan ini tidak terdengar ke publik. Karena itu, menjadi pertanyaan, kenapa kasus perkosaan di Arab Saudi atau negara islam pada umumnya sulit dibuktikan sehingga nyaris kasus tersebut tidak ada? Jadi, sekalipun ada, namun tidak ada.

Kamis, 29 Oktober 2020

TEGAR MENGHADAPI TANTANGAN


Semua manusia pernah menghadapi hambatan dan tantangan dalam kehidupannya. Tak jarang hambatan ini menghantar kita kepada keadaan terpuruk. Namun sebenarnya keadaan terpuruk bukanlah buruk, bila dihadapi dengan tenang dan bijak serta berjuang terus pantang mundur, dan diiringi doa yang tulus!

Kebanyakan orang takut dan berusaha menghindari tantangan dan rintangan dalam hidupnya. Banyak orang ingin agar perjalanan hidupnya mulus. Harapan akan perjalanan hidup yang mulus adalah sebuah mimpi yang jauh dari kenyataan. Karena tantangan dan rintangan selalu ada dalam hidup ini. Kita butuh cara pandang baru terhadapnya. Setiap tantangan dan rintangan adalah cambuk untuk memotivasi kita mencapai kemajuan dan kemenangan. Ia ibarat angin yang melawan layang-layang, sehingga layang-layang bisa terbang tinggi. Jika tidak ada angin tahu jika tidak melawan angin, layang-layang tidak akan dapat terbang.

A.J. Cronin pernah mengatakan: "Kehidupan bukanlah jalan yang lurus dan mudah dilalui di mana kita bisa bepergian bebas tanpa halangan. Kehidupan seringkali berupa jalan-jalan sempit yang menyesatkan, di mana kita harus mencari jalan, tersesat dan bingung! Sering rasanya sampai pada jalan tak berujung. Namun, jika kita punya keyakinan Kepada Sang Maha Pemilik Kehidupan, pintu pasti akan dibukakan untuk kita. Mungkin bukan pintu yang selalu kita inginkan, namun pintu yang akhirnya akan terbukti, terbaik untuk kita!"

Saat kita menjelang dewasa, hidup memang tidak selalu indah. Lihatlah, langit pun tak selalu cerah, suram malam kadang tak berbintang. Itulah lukisan alam. Itulah gambaran alam. Itulah aturan Tuhan. Manusia merupakan bagian dari alam dan hidup dalam aturan Tuhan.

Setiap manusia dianugerahi oleh Allah akal budi yang dengannya manusia dapat berpikir. Salah satu aktivitas berpikir adalah belajar. Hidup adalah belajar. Belajar untuk menyelesaikan setiap teka-teki yang sudah disiapkan oleh-Nya untuk kita. Yang terpenting adalah, dalam kondisi apapun, lakukanlah selalu yang terbaik yang kita bisa.

Seberat apapun masalah kita, sekelam apapun beban dalam hidup kita, janganlah berlari, apalagi sembunyi! Lari dari masalah bukanlah suatu bentuk solusi penyelesaian masalah, melainkan justru membuat masalah baru lagi. Temuilah Dia dengan lapang dada dan bersihnya hati. Yakinlah, dengan KESABARAN, kita akan bisa bertahan dari segala badai cobaan.

Saat mendapati masalah, yakinlah, sebenarnya kita tengah dipersiapkan-NYA untuk menjadi sosok yang tegar & berani.

diambil dari tulisan 7 tahun lalu