
Tahun
2019 Indonesia akan menjalani pesta demokrasi. Ada dua peristiwa penting dalam
pesta tersebut, yaitu Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden
(Pilpres). Aroma pilpres sudah tercium saat ini. Jokowi, yang saat ini sebagai
presiden periode 2014 – 2019, akan maju sebagai petahana, sementara lawannya
belum jelas terlihat batang hidungnya.
Memang
aroma persaingan sudah muncul. Beberapa bulan lalu hingga kini jagat maya dan
nyata dipenuhi aksi #2019:gantipresiden. Bahkan musisi Ahmad Dhani menciptakan
lagu untuk hal tersebut. Namun, ketika orang bertanya siapa yang akan
menggantikannya, tak ada muncul kejelasan. Hingga saat ini, Prabowo yang
digadang-gadang sebagai calon pemimpin tegas, tidak bisa bersikap tegas untuk
menyatakan dirinya maju sebagai presiden dalam pilpres 2019. Bahkan sikap tegas
itu pun tak muncul ketika memilih wakilnya. Sepertinya pihak lawan lagi
mencari-cari celah untuk menjatuhkan Jokowi, sehingga berani maju.
Karena
itu, sampai saat ini baru nama Jokowi yang muncul untuk ikut perhelatan akbar
pilpres 2019. Menjadi pertanyaannya adalah siapa yang akan mendampingi Jokowi
dalam pilpres 2019 sebagai wakil presiden?
Untuk
menjawab pertanyaan itu, pertama-tama kita perlu memetakan pertarungan pilpres
2019. Kalau dulu peta pertarungan selalu dilihat soal daerah, sehingga pasangan
presiden dan wakilnya haruslah kombinasi Jawa – Luar Jawa. Bagaimana peta
pertarungan pilpres 2019 ini?
Patut
diakui bahwa pilpres 2019 merupakan pertarungan antara kubu nasionalis dan islamis. Jokowi adalah sosok yang mewakili nasionalis, sementara lawannya, yang
hingga kini masih sibuk dengan aksi #2019:gantipresiden, berasal dari kubu islamis
radikal. Hal ini terlihat dari banyak tokoh-tokoh islam di balik aksi tersebut.
Selain itu, Prabowo dan Amien Rais, tak puas dengan koalisi permanen, membentuk
koalisi baru, yakni koalisi keumatan. Koalisi ini dideklarasikan bersama Imam
Besar Front Pembela Islam, yang melarikan diri dari jerat hukum dan kini
bermukim di Arab Saudi, Muhammad Habib Rizieq, di Arab Saudi.

