Jumat, 27 Januari 2017

Tempat Penyaliban Yesus: Golgota atau Kalvari?

Orang islam sering mengatakan bahwa dalam kitab suci orang kristiani ada banyak ditemui pertentangan. Mereka kemudian menilai, bahkan mempertanyakan dan meragukan, nilai sebuah kitab suci tersebut. Bagi mereka, karena disebut kitab suci, dimana sumbernya dari Allah, haruslah tidak mengandung pertentangan. Jika terdapat pertentangan, “kitab suci” itu bukan berasal dari Allah, melainkan buatan manusia.
Salah satu pertentangan yang muncul dalam kitab suci adalah istilah atau nama tempat dimana Tuhan Yesus disalibkan. Memang semua sepakat bahwa Tuhan Yesus disalibkan di sebuah bukit, namun ada kitab yang mengatakan bukit Kalvari, sementara kitab yang lain mengatakan bukit Golgota. Nah, bagaimana menjelaskan persoalan ini?
Tulisan “Tempat Penyaliban Yesus: Golgota atau Kalvari” memberi jawaban atas pertanyaan tersebut di atas. Secara tidak langsung tulisan ini menjawab juga permasalahan yang sering dipersoalkan oleh orang islam. Secara singkat dapat dikatakan bahwa yang dilihat oleh orang islam sebenarnya bukanlah pertentangan, tapi perbedaan istilah akan satu obyek yang sama.
Karena itu, dengan membaca tulisan ini, pembaca dapat menemui jawaban atas dua persoalan. Lebih lanjut mengenai tulisan tersebut, silahkan baca sendiri di: Budak Bangka: Tempat Penyaliban Yesus: Golgota atau Kalvari?

Rabu, 25 Januari 2017

MERAWAT HUBUNGAN SUAMI ISTRI TETAP MESRA


Salah satu faktor yang membuat relasi rumah tangga antara suami istri langgeng adalah terjaganya kemesraan relasi itu. Umumnya satu dua tahun hidup berumah tangga semangat kemesraan itu masih terjaga. Romantisme masa pacaran masih ada sehingga kehidupan rumah tangga pun masih terjaga.
Akan tetapi, setelah melewati usia balita, muncul kejenuhan. Mulai muncul konflik atau kesalah-pahaman. Ada beberapa bagian dari masing-masing yang belum diketahui selama masa pacaran, mulai terungkap. Jika tidak dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin bahtera rumah tangga ini akan dipenuhi gonjang-ganjing yang dapat menghambat laju bahtera menuju pantai impian.
Menunjukkan rasa cinta kasih kepada pasangan tidak cukup hanya lewat kata-kata. Tindakan dan perilaku kepada pasangan pun dapat mengindikasikan besarnya cinta. Tidak perlu repot-repot, melakukan hal sederhana namun berkesan ternyata mampu membuat hubungan percintaan semakin mesra dan langgeng.
Menurut Burton Goldsmith PhD, seorang psikoterapis, menyatakan rasa cinta seharusnya tidak hanya dilakukan pada saat hari valentine saja. Sebaliknya, menunjukkan rasa cinta harus dilakukan secara konstan. “Artinya melakukan hal-hal yang lebih dari sekedar mengucapkan kalimat ‘Aku cinta kamu’ berkali-kali,” ujar Goldsmith.
Lalu, hal-hal apa saja yang bisa dilakukan untuk mewujudkan hubungan yang semakin mesra dari hari ke hari? Berikut ini beberapa tawaran.
1. Gunakan panggilan sayang
Memanggil pasangan dengan menggunakan panggilan sayang atau kata sejenis lainnya akan menimbulkan respon positif. Respon ini berlaku pada hal apapun yang akan kita katakan selanjutnya pada pasangan. Panggilan seperti ini akan menjaga suasana romantis tetap terjaga.
2. Dukungan pasangan saat mengalami masa sulit