Kamis, 18 Agustus 2016

Orang Kudus 18 Agustus: St. Angelus Agustinus

BEATO ANGELUS AGUSTINUS MAZZINGHI, PENGAKU IMAN
Angelus Agustinus Mazzinghi lahir pada sekitar tahun 1386 di Firenze, Florence, Italia. Informasi masa kecilnya kurang diketahui. Pada sekitar tahun 1413 Angelus masuk Ordo Karmel dan dikenal sebagai anggota pertama Pembaharuan St. Maria Delle Selve. Ia ditahbiskan menjadi imam dua tahun kemudian. Berhubung kemahirannya dalam berkotbah, setelah ditahbiskan Angelus bertugas untuk berhomili di bebarapa biara. Angelus sempat juga menjadi Prior untuk beberapa biara, dan dikenal karena homilinya akan sabda Allah. Homilinya bukan cuma sekedar indah, melainkan lahir dari hidupnya yang sederhana, rendah hati dan bijaksana.
Angelus Agustinus Mazzinghi meninggal dunia pada 17 Agustus 1438 di Firenze, Florence, Italia. Pada 7 Maret 1761 Angelus dibeatifikasi oleh Paus Klemen XIII.
Baca juga orang kudus hari ini:

Selasa, 16 Agustus 2016

Bahan Pelajaran Agama Katolik SMA/K XII, Bab 1 sub C

MEMBANGUN PERSAUDARAAN SEJATI
Indonesia yang memiliki keragaman sangat rawan akan konflik yang berujung pada pertikaian dan perang.
1.    Beberapa Fakta Pertikaian di Masyarakat
Ada banyak pertikaian bahkan perang yang pernah terjadi di negeri ini pasca berakhirnya rezim Orde Baru.
(a) Fakta-fakta Pertikaian dan Perang
*    Awal tahun 2010 terjadi pertikaian yang bernuansa balas dendam antara dua kampung di Timika, Papua
*  Tahun 2009 terjadi pertikaian bernuansa politik antara oknum polisi dan kejaksaan melawan petinggi KPU
*   Pertengahan tahun 2010 ada pertikaian di Tanjung Priok antara warga dengan Satpol PP dan Polisi
*  Tahun 1999 ada dua pertikaian di Pontianak (antara suku Dayak dan Melayu melawan orang Madura) dan di Ambon (antara orang Kristen dan orang islam)
(b) Alasan Terjadinya Pertikaian dan Perang
*   Fanatisme sempit. Sikap fanatik adalah baik dan bagus. Menjadi buruk ketika sikap itu tidak disertai dengan keterbukaan terhadap sesuatu yang ada di luar keyakinannya dan menganggap keyakinan orang lain salah atau lebih rendah.
*     Sikap Arogan. Merasa kelompoknya (suku atau agama) lebih dari segala-galanya
*  Keserakahan. Sikap serakah sering berbenturan dengan kepentingan orang lain sehingga menimbulkan konflik.
*  Merebut kemerdekaan dan mempertahankan hak. Terkadang perang terpaksa dilakukan untuk merebut kemerdekaan dan mempertahankan hak.
(c) Akibat Pertikaian dan Perang
*   Kehancuran fisik dan jasmani. Dalam perang pasti ada yang mati, dan banyak sarana dan prasarana hancur.
*    Kehancuran rohani. Perang menyisakan trauma, martabat dan peradaban manusia.
2.    Pengertian Persaudaraan Sejati

Senin, 15 Agustus 2016

ISLAM, TOA DAN TERORISME

Di penghujung bulan Juli lalu Kota Tanjung Balai Asahan membara. Sekitar 6 rumah ibadah (vihara dan klenteng) dibakar oleh massa islam yang marah karena merasa agamanya dilecehkan. Peristiwa ini berakar pada TOA. Seperti yang sudah diketahui publik, menjelang shalat isya, seorang perempuan Tionghoa bernama Meliana (41 tahun) meminta agar pengurus masjid Al Maksum yang ada di lingkungannya mengecilkan volume TOA tersebut.
Sesudah shalat isya, sejumlah jemaah dan pengurus masjid mendatangi rumah Meliana. Ia dan suaminya kemudian dibawa ke kantor lurah ( bayangkan, 2 orang minoritas, China pula, berada di tengah gerombolan jemaah islam). Suasana memanas sehingga kedua orang itu akhirnya “diamankan” ke Polsek Tanjung Balai Selatan. Tak lama sesudah itu terjadilah aksi anarki.
Semuanya berawal dari TOA. Ada apa dengan TOA? Tentulah semua orang sudah tahu jawabannya. Suara TOA sangat membisingkan. Ibu Meliana merasa terganggu dengan suara-suara yang keluar dari TOA itu. Mungkin bukan cuma ibu Meliana saja. Ada orang lain juga yang merasa terganggu, tetapi baru Ibu Meliana yang berani meminta pengurus mengecilkan volume TOA. Mungkin, setelah peristiwa ini umat agama lain tidak mau ambil resiko, karena terbukti niat baik melahirkan malapetaka. Dan tanpa disadari, umat islam telah mencoreng agamanya sendiri. Saya tak tahu apakah umat islam menyadari semua hal ini atau tidak.