Senin, 18 April 2016

Mari Belajar pada Hewan: Menolong

Hidup ini penuh dengan perbedaan. Ada yang lemah, ada pula yang kuat. Panggilan hidup manusia, selain menghargai dan menghormati perbedaan itu, adalah juga melengkapi. Yang kuat melengkapi yang lemah. Inilah konsep tolong menolong. Kita yang kuat hendaknya mau membantu atau menolong mereka yang lemah. Apalagi bila yang lemah benar-benar membutuhkan pertolongan. Jadi, orang lemah bukan dijadikan alat kepuasan kaum kuat berkuasa.
Paulus pernah mengatakan bahwa jika hidup dalam konsep tolong menolong, maka orang sudah memenuhi hukum Kristus, yaitu cinta kasih (bdk. Gal 6: 2). Yesus sendiri, sepanjang hidupnya, bukan hanya mengajarkan orang untuk mau menolong sesamanya, melainkan Dia sendiri sudah melakukannya. Yesus pernah berkata, “Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.” (Mat 23: 11).
Tayangan di atas ini mau menggambarkan konsep tolong menolong tersebut. Di sana ada beruang, yang termasuk hewan besar dan kuat, dan ada burung gagak yang sedang tercebur dalam kolam. Terlihat jelas bahwa si burung sangat membutuhkan pertolongan. Dan ketika melihat situasi itu, beruang datang memberikan pertolongan. Kekuatan dan kekuasaan yang dimiliki beruang justru digunakannya untuk menolong yang lemah.
Bagaimana dengan kita???

Minggu, 17 April 2016

Orang Kudus 17 April: St. Baptista Spagnoli Mantua

BEATO BAPTISTA SPAGNOLI MANTUA, PENGAKU IMAN
Baptista Spagnoli lahir pada 17 April 1447 di Mantua, Italia. Ia adalah putera dari Peter Spagnoli, seorang bangsawan Spanyol yang bekerja pada keluarga kerajaan di Mantua. Pergaulan yang buruk dan penuh masalah membuat Baptista diusir oleh ayahnya. Ia pergi menuju Venesia, dan di sana ia bertobat. Ia kemudian bergabung dengan Ordo Karmel dari Kongregasi Mantua di Ferarra.
Baptista mengikrarkan kaulnya pada tahun 1464. Ia terpilih sebagai Vikaris Jenderal kongregasinya selama 6 periode. Baptista berpartisipasi dalam Konsili Lateran V pada tahun 1515. Paus Leo X memberikan tugas diplomatik kepadanya untuk mendamaikan Perancis dan Milan.
Pada tahun 1513 Baptista ditunjuk sebagai Prior Ordo Karmel. Baptista sangat terkenal sebagai seorang penyair. Ia juga disanjung oleh Shakerpeare dalam karyanya, tetapi Baptista mendapat kritikan karena penggunaan simbol pagan dalam karyanya.
Baptista Spagnoli Mantua meninggal dunia pada 20 Maret 1516 di Mantua, Italia. Pada tahun  1890 ia dibeatifikasi oleh Paus Leo XIII.
Baca juga orang kudus hari ini:

Sabtu, 16 April 2016

PUJIAN MALAM KEPADA HATI TERKUDUS YESUS

Hati Yesus yang Ilahi,
kuberi salam akhir pada hari ini,
ke dalam luka cinta-Mu nan suci,
kuletakkan suka dukaku hari ini.
Hati Yesus yang penuh cinta,
sejak pagi kuserahkan bebanku sehari ini,
tak percuma kuberharap pada-Mu.
Engkau melimpahi aku dengan karunia-Mu.
Terimalah syukurku untuk kebaikan-Mu.
Engkau selalu berada di sisiku untuk membimbingku.
Lindungilah aku juga pada malam ini,
dengan perantaraan malaikat-Mu.
Hati Ilahi,
kusesali segala dosaku dengan segenap hati.
Ampunilah aku.
Baharuilah cinta-Mu dalam diriku.
Ya Hati Yesus,
kepada-Mu kuserahkan siapa saja yang bersaja kepadaku,
dan setiap orang yang kukasihi.
Lindungilah jiwa dan raga mereka.
Dalam luka hati-Mu yang terkudus,
aku ingin beristirahat dengan aman dan tenteram.
Semoga luka hati-Mu terbuka,
bagaikan pintu sorga di akhir hidupku.
Amin.