Kamis, 12 Februari 2015

Renungan Hari Kamis Biasa V - Thn I

Renungan Hari Kamis Biasa V, Thn B/I
Bac I    Kej 2: 18 – 25; Injil               Mrk 7: 24 – 30;

Hari ini bacaan pertama masih diambil dari Kitab Kejadian, yang bercerita tentang penciptaan manusia. Kemarin Allah menciptakan (seorang) manusia, yang biasa dikenal dengan nama Adam. Hari ini dikisahkan bahwa Allah menciptakan manusia yang lain, yang sepadan dengan yang pertama. Manusia ini dikenal dengan nama Hawa. Dia adalah penolong bagi manusia sebelumnya. Di sini mau dikatakan bahwa sesama manusia, bukan hanya soal pria dan wanita melainkan secara umum, merupakan sepadan dan menjadi penolong satu sama lain.

Semangat yang ditampilkan dalam bacaan pertama di atas, kembali dimunculkan dalam Injil hari ini. Hari ini Injil mengisahkan kisah penyembuhan yang dilakukan Tuhan Yesus terhadap anak perempuan dari seorang ibu. Diketahui bahwa ibu ini orang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Tuhan Yesus menyembuhkan putri ibu itu yang kerasukan roh jahat setelah mengetahui imannya. Tuhan Yesus menolongnya karena Ia melihat adanya kesepadanan antara dia dengan orang Israel lainnya. Karena kesepadanan inilah, maka Yesus menolongnya.

Sabda Tuhan hari ini menyadarkan kita bahwa sebagai manusia kita sepadan. Kita adalah ciptaan Allah. Karena kita sepadan, maka kita terpanggil untuk menjadi penolong satu sama lain. Inilah yang dikehendaki Tuhan melalui sabda-Nya. Tuhan Yesus sudah memberi contoh teladan. Kesepadanan kita itu terletak pada posisi kita di hadapan Allah, yaitu sebagai ciptaan-Nya, bukan pada suku, ras, golongan atau agama. Tuhan menghendaki kita untuk melepaskan sekat perbedaan itu, dan bersama-sama melihat diri sebagai ciptaan Allah. Sebagai ciptaan Allah kita hendaknya hidup saling menolong. Karena Tuhan menciptakan kita untuk itu. Kita adalah penolong bagi sesama kita.

by: adrian

Rabu, 11 Februari 2015

Mari Kenal Karakter Sendiri

MENGENAL KARAKTER ANDA
Berikut ini adalah tes psikologi sederhana untuk mengetahui karakter kepribadian kita. Salah satu syarat untuk bisa mengetahuinya adalah kejujuran. Hendaklah mengisi tes ini dengan jujur. Yang mengetahui diri kita adalah kita sendiri. Oleh karena itu, kejujuran mengenal diri sendiri akan membantu kita mengenal karakter kepribadian kita.

Sebelum memulai tes ini, perhatikan dahulu petunjuk ini. Nanti Anda akan memberi jawaban dengan angka, antara 1 – 4. Hanya satu angka saja. Angka 1 untuk gambaran yang paling tidak mendekati diri Anda; angka 2 untuk yang mendekati gambaran diri Anda; angka 3 mendekati gambaran diri Anda; dan angka 4 untuk gambaran yang sangat mendekati diri Anda. Secara sederhana bisa digambarkan sebagai berikut:
1 untuk “paling tidak pas”
2 untuk “sedikit pas”
3 untuk “pas”
4 untuk “sangat pas”

Setiap nomor memiliki 4 pertanyaan (a – d). Pada setiap pertanyaan itu, Anda dipersilahkan memberikan poin (1 – 4) yang sesuai dengan diri Anda. Misalnya, no. 1. a = 3         b = 1       c = 4       d = 3; 
no. 2. a = 2        b = 2        c = 4         d = 1; dst hingga no. 8.

Demikianlah petunjukkan. Jika Anda sudah paham dan siap memulai, maka silahkan kerjakan soal di bawah ini:

Pertanyaan 1
a.     ……… Saya memiliki kemauan yang sangat kuat dan keras kepala. Saya           akan melakukan apa saja untuk mendapatkan apa yang saya inginkan.
b.     ……… Saya tidak pernah santai/rileks. Saya selalu ingin bekerja walaupun waktunya sudah selesai
c.     ……… Saya lebih sering menunjukkan perilaku yang menyenangkan. Saya lebih banyak tertawa dan tersenyum daripada berwajah muram
d.     ……… Jika pertama kali bertemu dengan orang asing, biasanya saya akan merasa agak sungkan. Saya lambat menerima orang baru. Mula-mula saya akan menarik diri dan kemudian akan menyesuaikan diri secara perlahan-lahan.

Pertanyaan 2.
a. ……… Saya bertindak dengan cepat dan mandiri, dan suka mengerjakan sesuatu sendiri.
b. ……… Saya menunjukkan perubahan emosi yang jelas. Saya bertindak berdasarkan perasaan dan memiliki bakat untuk mengerjakan sesuatu dengan dramatis.
c. ……… Saya sering tampak tenang dan ramah. Saya umumnya memiliki reaksi yang tenang dan lembut terhadap suatu keadaan.
d. ……… Saya menyukai privasi dan kadang kala menyendiri dan jarang bergaul

Pertanyaan 3
a.     ……… Umumnya saya tidak memberikan tanggapan yang berlebihan atas kasih sayang yang ditunjukan kepada saya.
b.     ……… Saya umumnya optimis dan antusias dalam hamper setiap situasi.
c.     ……… Saya kurang aktif dalam mencoba hal-hal baru dan biasanya lebih suka melakukan hal yang telah saya ketahui dan kenal.
d.     ……… Saya mengajukan banyak pertanyaan dan lebih suka memikirkan sesuatu secara mendalam sebelum mengambil keputusan.

Orang Kudus 11 Februari: St. Saturninus

SANTO SATURNINUS, MARTIR
Satu sumber informasi terpercaya mengenai martir Santo Saturninus ialah suatu tulisan batu nisan yang digoreskan oleh Paus Damasus I (366 – 384) di atas makan sang martir. Menurut tulisan batu nisan itu, Saturninus adalah seorang iman dari Kartago, yang datang ke Roma. Ia diyakini mengalami penderitaan yang hebat pada masa penganiayaan orang-orang Kristen di kala Maximianus berkuasa.

Saturninus meninggal pada tahun 309. Jenazahnya dimakamkan di pemakaman Thraso di jalan Salaria, satu jalan kun Romawi. Di jalan itu didirikan sebuah Basilik untuk menghormati dia. Basilik ini kemudian dibumihanguskan oleh api pada abad VI dan diperbaiki kembali oleh Paus Adrianus I (772 – 795) dan Paus Gregorius IV (827 – 844).

sumber: Iman Katolik
Baca juga riwayat orang kudus 11 Februari: