INGIN BAHAGIA, KENDALIKAN EMOSI
Masalah datang silih berganti. Tekanan berat dan tuntutan
yang tinggi membuat emosi mudah meledak-ledak. Jika sudah begini, bagaimana
bisa merasa bahagia?
Sebenarnya, agar lebih merasa bahagia, tidak hanya mindset yang perlu diubah. Seseorang pun
perlu mencermati hal-hal di sekelilingnya yang bisa memicu timbulnya stress atau
depresi. Tidak hanya masalah besar, masalah kecil yang tidak dipedulikan bisa
menjadi masalah besar nantinya. Apabila digolongkan, ada beberapa sumber pemicu
stress menurut lokasi.
Keluarga
Masalah terbesar kerap kali muncul dari orang-orang terdekat.
Inilah yang bisa menjadi sumber pemicu timbulnya stress. Stress terbesar di
antaranya berasal dari masalah dalam lingkup keluarga. Misalnya, kematian
pasangan hidup atau keluarga dekat. Kematian kerap membuat orang merasa
kehilangan, sedih teramat dalam dan tidak bisa menerima perpisahan.
Kehidupan baru dalam masa pernikahan juga bisa menjadi sumber
masalah. Dua orang dengan latar belakang, gaya hidup dan pemikiran berbeda yang
disatukan adalah perkara yang tidak mudah. Merupakan hal yang umum bila terjadi
konflik-konflik pada awal pernikahan. Masalah lainnya adalah perceraian. Rasa kecewa,
putus asa dan sedih muncul ketika terjadi perceraian.
Pekerjaan
Ada banyak hal yang bisa memicu stress dalam pekerjaan. Di antaranya
tuntutan target yang tinggi, atasan yang bersikap diktator, beban pekerjaan
terlalu tinggi, gaji yang telalu kecil dan pekerjaan tidak sesuai dengan bakat
dan kemampuan.
