Sering dijumpai kesalahan umat islam dalam membaca dan memahami Alkitab. Mereka membaca dan memahami seperti mereka membaca dan memahami alquran. Banyak isi Alkitab dalam bentuk narasi, beda dengan alquran yang semuanya berbentuk seperti kumpulan wejangan, bukan narasi. Sebagai narasi, maka harus dibaca sebagai satu kesatuan, bukan terpisah-pisah. Misalnya soal Daud yang mengalahkan Goliat. Umat islam melihatnya sebagai satu kontradiksi, karena ada ayat yang mengatakan Daud membunuh tanpa pedang, tapi di ayat berikutnya dikatakan Daud menggunakan pedang. Namun kalau kisah tersebut dibaca sebagai satu narasi, maka tidak ditemukan adanya kontradiksi. Awalnya Daud membunuh dengan ketapel (tanpa pedang), dan sesudah Goliat terbunuh, Daud menghabisinya dengan memenggal kepala Goliat menggunakan pedang Goliat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar