Generasi 70-an tentu sudah tak asing dengan pepatah ini: cinta itu buta, tahi kambing dibilang coklat. Ini mau menggambarkan orang yang sudah dirasuki cinta kasmaran tentu akan menyanjung-nyanjung orang yang dicintainya. Orang tak bisa melihat keburukan atau pun kesalahannya. Yang dilihat hanyalah baik dan benar. Kiranya penggambaran ini kena pada umat islam berhadapan dengan muhammad. Berbagai upaya untuk membenarkan kenabian muhammad, bahkan sampai tidak masuk akal. Umat islam tidak bisa, bahkan tidak mengakui sisi negatif muhammad.
Jumat, 31 Oktober 2025
Rabu, 29 Oktober 2025
Bencana dan Kematian Adalah Kehendak Allah swt
Bencana atau musibah selalu menyertai hidup manusia. Setiap bencana selalu mendatangkan korban, baik meninggal maupun luka. Dalam perspektif islam semua itu ada dalam kendali auloh. Secara sederhana bisa dikatakan auloh lah yang menyebabkan terjadinya bencana. Sekalipun dalam kacamata sains ada kelalaian manusia, islam tetap melihat auloh lah yang menyebabkan bencana itu. Dan orang-orang yang mati pun karena dikehendaki auloh. Jadi, ada yang auloh biarkan hidup, luka dan mati.
Senin, 27 Oktober 2025
Umat Islam Dilarang Jalan-Jalan di Daerah Kafir
Tentulah tidak hanya umat non muslim saja yang terkejut dengan ceramah ustad ini. Sebagian kaum muslim sendiri pun pasti ada yang kaget. Kekagetan umat islam terhadap ajaran islam ini disebabkan banyak umat islam tidak tahu ajaran agamanya. Mereka cuma bisa baca alquran, tapi tidak memahami apa yang dibacanya. Jadi, kekagetan itu tidak ada kaitan dengan benar tidaknya ajaran itu. Pada prinsipnya ajaran itu benar adanya. Bagi orang yang bisa berpikir jernih dan memiliki hati nurani tentulah akan mengatakan ajaran itu tidak baik alias buruk. Menjadi pertanyaan: jika sadar dan tahu itu buruk, kenapa tetap memeluk agama yang mengajarkan keburukan?
Langganan:
Postingan (Atom)