Rabu, 21 Desember 2022

HATI-HATI DENGAN SPIRIT KORPS

 

Tentu kita pernah dengar kata “kolegialitas” atau biasa juga dipakai istilah korps. Kata yang terakhir diambil dari bahasa Latin, dari kata corpus, yang berarti tubuh atau badan (manusia). Tubuh, sekalipun mempunyai banyak anggota, merupakan satu kesatuan. Jika satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh ikut menderita. Misalnya, yang sakit gigi, maka seluruh badan ikut terasa sakit.

Demikian pula kolegialitas atau korps. Orang-orang yang masuk dalam kolegialitas diharapkan memiliki semangat satu kesatuan seperti tubuh. Ibarat tubuh terdiri dari banyak anggota tapi menunjukkan kesatuan, demikian pula suatu perkumpulan manusia. Gangguan terhadap salah satu anggota berarti gangguan terhadap semua anggota.

Semangat kolegialitas seperti tubuh manusia itu memang baik. Ia membangun sikap peduli, empati dan solidaritas terhadap sesama anggota. Sikap ini pula yang hendak dibangun dalam sebuah perkumpulan ketika semangat kolegialitas hendak dibangun. Akan tetapi, tidak semua semangat kolegialitas itu sempurna untuk diterapkan dalam suatu organisasi.

Semangat kolegialitas dapat membawa anggota suatu lembaga ke dalam fanatisme sempit. Fanatisme ini lahir dari kesombongan kelompok. Semangat kolegialitas membuat anggota suatu lembaga merasa bahwa lembaganya adalah segala-galanya. Kelompok lain biasa dianggap musuh. Penyerangan terhadap salah satu anggota, adalah juga serangan terhadap anggota lain, sehingga anggota lain berkewajiban untuk membela bahkan menyerang kelompok penyerang.

Selasa, 20 Desember 2022

PENDIDIKAN SEKS BUAT ANAK-ANAK

 

Kekerasan seksual terhadap anak dewasa ini memunculkan pemikiran perlunya pendidikan seks ditanamkan sejak usia dini. Banyak ahli menilai bahwa pendidikan seks yang baik dan benar, sedikitnya dapat mengatasi atau mengurangi kejahatan seks terhadap anak, karena anak sudah memiliki bekal untuk menghadapinya.

Akan tetapi, tuntutan akan pendidikan seks usia dini ini berbenturan dengan kebingungan sebagian kalangan orangtua tentang bagaimana menerapkan pendidikan seks yang tepat itu kepada anaknya. Terlebih lagi, norma dan kebiasaan yang berlaku masih menganggap seks sebagai sesuatu yang tabu.

Karena itulah, psikolog Vera Itabiliana Hadiwijojo berpendapat bahwa langkah pertama untuk penerapan pendidikan seks ini adalah perubahan pola pikir, khususnya para orangtua. Seks tidak lagi dianggap sebagai tabu. Dengan perubahan ini, orangtua akan lebih nyaman menyampaikan segala sesuatu terkait dengan seks, dengan kata yang sederhana dan mudah dipahami anak.

Pendidikan seks untuk anak mempunyai 2 fungsi, yaitu internal dan eksternal. Fungsi internal bertujuan membangun kesadaran anak akan tubuhnya. Pemahaman akan tubuh di sini tidak hanya sebatas organ seksualitas saja, melainkan juga tubuh secara keseluruhan. Anak diajak untuk menjaga, menghargai dan menghormati tubuh mereka sendiri, sebelum menuntut orang lain menghargainya.

Minggu, 18 Desember 2022

STUDI ALQURAN: SURAH AT TAHRIM AYAT 9

Alquran dipercaya oleh umat islam sebagai wahyu Allah. Apa yang tertulis di dalamnya merupakan kata-kata Allah sendiri, yang diucapkan Allah kepada Muhammad. Dari sekian banyak wahyu Allah, ada beberapa wahyu yang secara langsung ditujukan kepada Muhammad. Salah satunya adalah surah at-Tahrim ayat 9 ini. Bukan lantas berarti pesan Allah itu hanya berlaku buat Muhammad saja, tetapi juga untuk semua umat islam. Studi kali ini membahas topik wahyu Allah ini.


 Apabila video di atas sulit atau tidak bisa sama sekali dibuka, silahkan coba membuka di channel youtube kami. Selamat menikmati!!!