Perang agama begitu marak di media sosial. Ada yang saling serang, seperti misalnya antara umat islam dan protestan. Namun ada juga yang tenang-tenang saja saat diserang. Ini terlihat pada umat katolik. Sekalipun ajaran agamanya diserang, baik dari islam maupun protestan, umat katolik tidak menanggapi. Apakah karena tidak tahu atau tidak mampu untuk membalas serangan itu? Ataukah ada alasan lain lagi. Memang ada sedikit kecemasan akan ada umat katolik yang meninggalkan imannya. Salah satu prinsip Gereja Katolik adalah beriman itu adalah hak setiap orang yang selalu dihargai dan dihormati. Gereja Katolik menghormati kebebasan setiap orang dalam menentukan pilihan hidupnya. Namun perlu juga disayangkan apabila ada umat katolik yang dalam peperangan agama ini akhirnya memilih meninggalkan imannya. Sering terjadi pergi meninggalkan iman itu disebabkan karena ketidak-tahuan akan kebenaran ajaran katolik.
Sabtu, 19 April 2025
Jumat, 18 April 2025
INI E-BOOK MUHAMMAD DALAM KAJIAN PSIKOLOGI
Tak bisa disangkal lagi sosok
pribadi nabi Muhammad SAW benar-benar kontroversial. Kaum muslim percaya bahwa
Muhammad adalah nabi terakhir atau penutup nabi. Keyakinan ini didasarkan pada
wahyu Allah dalam alquran. Umat islam terkesan tak mendapatkan hal negatif pada
dirinya. Karena itu, Muhammad dikenal sebagai insan kamil, manusia
sempurna. Tak heran kalau umat islam begitu mengidolakan, menyanjung, dan memuliakannya.
Penghinaan terhadap nabi-nabi lain dalam islam, masih bisa ditolerir oleh umat
islam. Tapi tidak dengan Muhammad. Setiap kaum muslim terpanggil untuk
membelanya, bahkan dengan cara kekerasan.
Di sisi lain kaum non muslim
percaya bahwa Muhammad tidak seperti yang dilihat oleh umat islam. Mereka mengakui
ada unsur positif dalam diri Muhammad, tapi mereka tak mau menutup mata pada
hal-hal negatifnya. Ada banyak catatan Sejarah yang mengungkap sisi gelap
Muhammad, yang selalu diabaikan bahkan disangkal oleh umat islam. Sisi negatif
Muhammad ini terangkum dalam 2 kata, yaitu bejat dan biadab. Kebejatannya tampak
dalam prilaku seksualnya, sedangkan kebiadabannya terlihat dari kesadisannya.
Adanya 2 sisi yang
bertentangan ini mengindikasikan ada yang tak beres dengan kejiwaan Muhammad. Sayangnya,
kajian psikologi atas sosok Muhammad ini sangat sulit ditemui. Dua buku berikut
ini mau menampilkan kajian psikologi tentang Muhammad. Untuk membaca atau mendapatkan
e-book ini, silahkan klik link di bawah ini
https://drive.google.com/file/d/18K1e2jQlQaBDgls855XSjYznNxtwLJuu/view?usp=sharing

