Minggu, 30 Oktober 2022

STUDI ALQURAN: SURAH AN-NAML AYAT 91

Umat islam sering membanggakan kitab sucinya sebagai kitab yang sempurna. Dasar kebanggaan mereka ini ada pada wahyu Allah dalam Alquran. Artinya, Allah telah berkata bahwa Alquran adalah kitab yang sempurna. Hal yang sama juga jika dikatakan Alquran sebagai kitab yang jelas. Demikianlah cara berpikir umat islam: menerima saja apa yang telah dikatakan, tanpa mencerna dengan nalar akal sehat. Studi Alquran kali ini hanya sekedar mau mengajak orang untuk berpikir logis mencerna wahyu Allah dalam surah an-Naml ayat 91. Harus diingat dan disadari bahwa wahyu Allah ini diucapkan sendiri oleh Allah kepada Muhammad.


Jika mengalami kesulitan dalam proses pembukaan video di atas, silahkan mencoba buka di channel youtube kami. Selamat belajar!!! 

Jumat, 28 Oktober 2022

MEMAHAMI PENOLAKAN KAUM YAHUDI DAN KRISTIANI TERHADAP AL-QUR’AN

 


Dapat dipastikan hanya umat islam saja yang menerima Al-Qur’an sebagai wahyu Allah. Umat agama lain, teristimewa Yahudi dan Kristiani, sudah sejak kemunculan perdananya, sudah menolak. Karena tidak menerima Al-Qur’an sebagai kitab suci dan sebagai wahyu Allah inilah orang Yahudi dan Kristiani, serta umat agama lain, akhirnya dilabeli “kafir”. Suatu ironisme. Hanya karena berbeda pandangan, orang lain dicap “kafir”. Ini hanya terjadi pada islam. Sekalipun umat islam tidak menerima Taurat dan Injil sebagai kitab suci, malah mengklaimnya sudah dipalsukan, orang Yahudi dan Kristiani tidak mencap orang islam sebagai kafir. Orang Hindu dan Buddha juga tidak melakukan hal tersebut, meski umat islam berbeda dari mereka. Hanya islam yang tidak mau menerima orang berbeda darinya.

Seharusnya, jika memang bijak, sebelum melabeli dengan kata “kafir” terlebih dahulu umat islam perlu tahu dan memahami sikap kaum Yahudi dan Kristiani ini. Seperti apa ungkapan-ungkapan yang mencerminkan sikap orang Yahudi dan Kristiani terhadap Al-Qur’an?

Untuk mengetahui ungkapan-ungkapan yang mencerminkan sikap kaum Yahudi dan Kristiani terhadap kitab suci orang islam ini, kita tak perlu merujuk kepada sumber di luar islam. Apabila kita merujuk pada sumber non islam, dengan sangat mudah akan dilabeli “islamfobia”. Sumber utama mengetahui sikap umat Yahudi dan Kristiani ini adalah Al-Qur’an itu sendiri. Jika membaca kitab ini, akan dijumpai beberapa sikap dasar orang Yahudi dan Kristiani terhadap Al-Qur’an, yang intinya merupakan penolakan. Sikap-sikap dasar itu tercermin dalam ungkapan-ungkapan sebagai berikut:

1.    Al-Qur’an ada karena Muhammad mengada-ada. Pemikiran seperti ini bisa dibaca dalam QS Hud: 35; QS al-Ahqaf: 8; dan QS as-Sadjah: 3. Dengan kata lain, orang Yahudi dan Kristiani menilai ayat-ayat Al-Qur’an, yang katanya wahyu Allah, tak lebih merupakan hasil olahan Muhammad. Dialah yang mengada-adakannya.

Rabu, 26 Oktober 2022

INI ALASAN ISLAM PERCAYA YESUS ITU BERDOSA

Sekalipun Yesus diakui sebagai nabi oleh islam, namun tetap saja umat islam percaya Yesus itu punya dosa sekalipun mereka sendiri kesulitan untuk mencari teks yang menyatakan Yesus sungguh berdosa. Sementara Muhammad jelas-jelas dinyatakan Allah dalam alquran memiliki dosa. Anehnya, justru sikap umat islam terhadap Muhammad jauh lebih hormat ketimbang kepada Yesus. Meski berdosa, Muhammad dipuji, disembah, dimuliakan dan diagungkan. Yang menghinanya akan didatangi maut. Sementara sikap terhadap Yesus sendiri justru biasa-biasa saja. Video berikut ini mencoba mencerna jalan pikiran umat islam akan pernyataan Yesus berdosa.


Terkadang video di atas sulit untuk dibuka. Jika terjadi demikian, kalian bisa mencoba membuka di channel youtube kami. Selamat belajar!!!