Kata “disiplin”
biasa diidentikkan dengan dunia orang dewasa dan dunia kerja. Biasa juga
dipahami dengan tata aturan. Karena itu, tak jarang orang berpikir bahwa
disiplin hanya dikhususkan untuk orang dewasa, sementara anak-anak dirasakan
belum. Dunia anak adalah dunia bermain, dan permainan anak lebih sering
mengikuti selera. Permainan anak-anak sulit dikenakan aturan.
Akan tetapi,
bukan lantas berarti anak-anak tidak membutuhkan disiplin. Kedisiplinan diri itu sangat penting; dan itu hendaknya sudah dimulai dari usia dini. Orangtua
perlu mengetahui soal disiplin ini buat anak-anak mereka. Sebagaimana dilansir
dari buku edisi kelima “PSIKOLOGI PERKEMBANGAN: Suatu Pendekatan Sepanjang
Rentang Kehidupan”, Elizabeth B. Hurlock memaparkan beberapa hal soal disiplin
untuk usia anak. Di samping itu, Hurlock menguraikan juga soal pelanggaran yang
biasa dilakukan anak. Dengan mengetahui hal ini, para orangtua dapat
mengantisipasinya.
Bantuan dalam Mendasarkan Kode Moral
Dalam kasus anak yang lebih besar,
pengajaran mengenai benar dan salah seyogianya menekankan alasan mengapa pola
perilaku tertentu diterima dan mengapa pola lain tidak diterima, dan seyogianya
diarahkan untuk menolong anak memperluas konsep tertentu menjadi konsep yang
lebih luas, lebih abstrak.
Ganjaran
Ganjaran, seperti pujian atau perlakuan secara khusus karena berhasil mengatasi situasi sulit dengan baik, mempunyai nilai pendidikan yang kuat jika pujian dan perlakuan khusus menunjukkan pada anak bahwa ia bertindak benar dan juga jika mendorong anak untuk mengulang perilaku yang baik. Bagaimana pun juga, jikalau pujian dan perlakuan khusus harus menjadi efektif, ganjaran harus sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak.


