Kamis, 07 Mei 2020

TIGA RAJA NYASAR

Setelah misa Rabu Abu, saya menghampiri bendahara paroki dan menyerahkan beberapa amplop dari stasi Cempa. Salah satu amplop adalah uang hasil aksi tiga raja, yang dilakukan pada awal Januari lalu. Melihat amplop itu, bendahara paroki langsung berkomentar.
BP   : Koq baru sekarang diserahkan?
Saya : Emang kenapa?
BP   : Aksi tiga raja kan tanggal 5 Januari lalu. Ini sudah 26 Februari. Lama kali baru diserahkan.
Saya : Itulah, karena tiga rajanya disuruh mencari jalan lain, akhirnya mereka nyasar
Dabo, 28 Februari 2020
by: adrian

Rabu, 06 Mei 2020

SMS DARI MAMA


Hari ini, 6 Mei 2020, tepat pukul 10:59:56, sebuah pesan singkat (SMS) masuk di handphone-ku. Terbaca di layar “my mother”. Segera kubuka. Sebuah renungan mendalam dari mamaku. Inilah yang ditulisnya:

Kujalani hidup ini, banyak liku-liku. Kucoba, kurenungkan mengapakah harus terjadi begini?

Hari berlalu, bulan berlalu. Hati bertanya sampai kapankah ini berlalu?

Saya berpikir kembali hidup adalah sebuah perjuangan, maka hadapilah dengan tenang.

Hidup adalah sebuah mimpi, maka sadarilah.

Kadangkala  mama berpikir dengan tersenyum, betapa besar kuasa Allah dan cinta kasih-Nya tak berkesudahan; membuat hati ini tenang kembali.

Di saat suasana seperti ini, mama mendapat perlindungan dan pelayanan yang baik. Sungguh luar biasa.

Tak disangka ini memang benar-benar campur tangan Tuhan di dalam hidup saya. Ini benar-benar tak terlupakan dalam hidup mama.

Hidup itu adalah sebuah cinta, maka nikmatilah.

Nak, inilah yang harus selalu kita perjuangkan di dalam hidup ini. Maka itu, bersyukurlah selalu pada Tuhan; mohon berkat dan perlindungan-Nya.

Tuhan selalu bersama kita. Amin.
Dabo Singkep, 6 Mei 2020

Selasa, 05 Mei 2020

MEJA KERJA BERANTAKAN BISA MEMICU STRESS

Staples pernah melakukan survei terhadap 2.000 pekerja di Inggris. Survei tersebut hendak mengetahui kaitan antara kondisi ruang kerja (meja kerja) dengan timbulnya stress. Asumsi dasar survei ini adalah bahwa  kondisi psikis manusia dapat juga ditentukan oleh faktor eksternal. Dari penelitian yang dilakukan Staples itu terungkap bahwa hampir setengah dari seluruh jumlah pekerja di Inggris memiliki meja kerja yang berantakan. Sepertiganya memiliki meja kerja berisi makanan yang sudah setengah habis, sampah bungkusan makanan dan botol, serta hampir setengahnya meninggalkan cangkir dan piring kotor di meja kerja. Bahkan 1 dari 20 pekerja meninggalkan piring kotornya di meja selama 3 hari atau lebih. Hal ini memicu timbulnya masalah dengan rekan kerja, peringatan dari atasan, bahkan meningkatkan risiko stres.
Survei yang dibuat Staples ini mungkin hanya menyentuh ruang kerja yang berpendingin. Bisa dibayangkan bila survei juga menyentuh para pekerja yang bekerja di ruang yang tak memiliki alat pendingin ruangan. Sampah yang menumpuk bisa dalam wujud puntung rokok.
Staples memberikan gambaran tentang keadaan tempat kerja para responden. Rata-rata 19 lembar kertas tidak terpakai tergeletak di meja pekerja Inggris. Empatpuluh delapan persen pekerja bahkan kesulitan menemukan dokumen penting akibat mejanya tidak terorganisir dengan baik. Sementara 10 persen pekerja Inggris mengakui terakhir mereka merapikan meja kerja adalah sekitar 6 bulan yang lalu.
Meja kerja yang berantakan sebenarnya tidak luput dari perhatian atasan. Seperempat dari responden mengaku pernah menerima peringatan dari atasannya, bahkan 1 dari 10 pekerja menerima peringatan secara resmi.