Senin, 29 Juli 2019

KETIKA BERADA DALAM GENGGAMAN PENGUASA


Blog budak-bangka 5 tahun lalu, persisnya 29 Juli 2014, menurunkan sebuah tulisan dengan judul “Dalam Genggaman Penguasa”. Tulisan tersebut masuk ke dalam kategori pencerahan, karena memang tulisan itu hendak membuka mata hati pembacanya. Dengan kata lain, tulisan tersebut mau memberi inspirasi yang berguna bagi kehidupan.
Tulisan lima tahun lalu itu dikemas dengan menggunakan bahasa Indonesia yang ringan dan sederhana sehingga memudahkan pembaca mana pun untuk membaca dan menikmatinya. Pembaca tak membutuhkan waktu yang lama untuk melahap seluruh tulisan, karena tulisan tersebut terbilang cukup singkat, padat dan tidak bertele-tele. Karena itu, dalam waktu singkat pembaca dapat menuntaskan bacaannya sekaligus menemukan pesannya, sehingga tidak mengganggu aktivitas lainnya.
Apa maksud berada dalam genggaman penguasa? Siapa saja yang termasuk penguasa? Apa pesan tulisan tersebut? Temukan jawabannya dengan meng-klik dan membaca di sini. Selamat membaca!!!

BUTUH KEBERANIAN MENGUBAH KEBIASAAN LAMA


Sangat menarik membaca dan merenungkan tulisan di blog budak-bangka 6 tahun lalu, persisnya 29 Juli 2013. Judul tulisannya adalah “Bongkar Kebiasaan Lama”. Tulisan tersebut masuk ke dalam kategori pencerahan, karena memang pesan tulisan itu adalah membuka mata hati pembacanya. Yang membuat menarik adalah bahwa tulisan tersebut terinspirasi dari film The Amazing Spiderman. Penulis seakan menemukan pesan dari film tersebut, yaitu bongkar kebiasaan lama.
Dikemas dengan menggunakan bahasa Indonesia yang ringan dan sederhana sehingga pembaca mana pun dapat dengan mudah membaca dan menikmatinya. Pembaca tak membutuhkan waktu yang lama untuk melahap seluruh tulisan, karena tulisan tersebut terbilang cukup singkat, padat dan tidak bertele-tele. Karena itu, dalam waktu singkat pembaca dapat menuntaskan bacaannya sekaligus menemukan pesannya, sehingga tidak mengganggu aktivitas lainnya.
Haruskah kebiasaan lama dibongkar? Kenapa kebiasaan lama harus dibongkar? Temukan jawabannya dengan meng-klik dan membaca di sini. Selamat membaca!!!

Kamis, 25 Juli 2019

BAHAN PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN PUTRA-PUTRI ALTAR


Rasul Paulus membandingkan Gereja dengan tubuh manusia. Meski tubuh itu satu, tapi dia memiliki banyak anggota. Ada tangan, kaki, hidung, mulut, gigi, telinga, mata, dan masih banyak lainnya. Tiap anggota tersebut mempunyai peran tersendiri, yang kesemuanya menunjang pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Tubuh yang berkembang berarti juga anggota tubuh yang berkembang.
Demikian pula dengan anggota Gereja. Setiap pribadi mempunyai peran dalam membangun Tubuh Kristus, sekalipun masih terlihat kecil. Karena itu, dalam Gereja ada ruang bagi kegiatan untuk anak-anak. Salah satunya adalah pelayanan Putra-putri Altar, atau biasa juga disebut misdinar.
Sering timbul kesalah-pahaman perihal misdinar ini. Tak sedikit orangtua melihat misdinar hanyalah sebatas kegiatan anak-anak untuk melayani imam saat perayaan ekaristi. Padahal kegiatan-kegiatan Gereja selalu tak pernah luput dari pembinaan; dan pembinaan itu adalah juga pembentukan karakter dan kepribadian serta penguatan iman.
Akan tetapi, patut disayangkan bahwa banyak pendamping misdinar di paroki-paroki kekurangan atau ketiadaan bahan bina. Untuk itu, di sini kami berikan sebuah buku Panduan dan Pembinaan bagi Misdinar. Untuk mendapatkannya, silahkan klik dan download di sini. Semoga bermanfaat!!!