Doa
Bapa Kami merupakan doa yang diberikan Tuhan Yesus kepada para murid-Nya.
Karena itu doa ini dikenal sebagai Doa Tuhan. Ada dua versi doa ini, yaitu
versi Lukas dengan 5 permohonan, dan versi Matius dengan 7 permohonan. Gereja
katolik memilih versi Matius dengan sedikit perubahan. Doanya adalah sebagai
berikut:
Bapa kami yang ada di
surga,
dimuliakanlah nama-Mu
datanglah
kerajaan-Mu,
jadilah kehendak-Mu
di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki
pada hari ini,
dan ampunilah
kesalahan kami,
seperti kami pun
mengampuni yang bersalah kepada kami,
dan janganlah
masukkan kami ke dalam percobaan,
tetapi bebaskankanlah
kami dari yang jahat.
Selain
sebagai Doa Tuhan, doa ini juga merupakan Doa Gereja. Ia merupakan bagian pokok
dari ibadat pagi dan sore, dan dari sakramen-sakramen inisiasi. Sebagai bagian
dari perayaan ekaristi, doa ini menyatakan sifat eskatologis dari
permohonan-Nya, dalam harapan kepada Tuhan sampai kedatangan-Nya (bdk. KGK
2776).
Akan
tetapi, sering kali umat hanya mendoakan doa ini sebagai suatu hafalan saja,
tidak ada penghayatan, sehingga doa ini kehilangan makna dan pesannya. Hal ini
bisa terjadi karena umat sejak awal hanya diminta untuk menghafalnya saja.
Tidak ada usaha untuk memahami pesan dan maknanya sehingga dapat berdampak pada
penghayatan. Padahal, doa Bapa Kami ini tidak hanya sebatas rumusan kata-kata
saja, tetapi mengandung tuntutan dalam kehidupan.

