Jumat, 02 September 2016

Orang Kudus 2 September: St. Yohanes Fransiskus Burte

BEATO YOHANES FRANSISKUS BURTE, MARTIR
Yohanes Fransiskus Burte dilahirkan di Rambervillers, Loraine. Ia bergabung dengan para Fransiskan di Nancy, dan mengikrarkan kaul meriahnya. Yohanes ditahbiskan menjadi imam dan berkarya di tengah ordonya sebagai pengajar teologi. Sempat juga dia memimpin biara. Atas perintah Paus Klemen XIV, provinsi dimana Yohanes berada bergabung dengan Provinsi Ordo Fransiskan Konventual. Yohanes kemudian ditugaskan menjadi kepala biara di Paris.
Saat terjadi Revolusi Perancis Yohanes memilih untuk tetap setia kepada Gereja. Ia dengan tegas menolak sumpah setia kepada negara. Hal ini membuatnya ditahan pada sebuah biara Karmel. Yohanes Fransiskus Burte meninggal dunia sebagai martir pada 2 September 1792 di Hotel des Carmes, Paris, Perancis, setelah rumah tahanannya diserbu dan para rohaniwan yang menjadi tahanannya dibunuh. Pada 17 Oktober 1926 ia dibeatifikasi oleh Paus Pius XI.
Baca juga orang kudus hari ini:

Orang Kudus 2 September: St. Yohanes Henri Gruyer

BEATO YOHANES HENRI GRUYER, MARTIR
Yohanes Henri Gruyer dilahirkan pada sekitar tahun 1734 di Dole, Perancis. Ia adalah imam diosesan Keuskupan St. Claude. Di kemudian hari Yohanes memutuskan untuk bergabung dengan Kongregasi Misi. Setelah satu tahun berada di seminari, Yohanes ditempatkan pada wisma di Angers. Sekitar satu tahun kemudian Yohanes dipindahkan ke Versailles dan berkarya di Paroki Notre Dame.
Setelah berkarya sekitar 10 tahun Yohanes dipindahkan ke Paroki St. Louis. Ketika paroki St. Louis dikuasai oleh para imam yang memilih setia kepada negara, Yohanes kembali ke Besancon pada tahun 1791. Pada Agustus 1792 Yohanes pergi ke Versailles dan kemudian ke Paris. Di Paris Yohanes tinggal di Seminari de Saint Firmin, yang juga difungsikan sebagai penjara.
Yohanes  Henri Gruyer meninggal dunia pada 3 September 1792 di Paris, setelah tempat tinggalnya diserbu dan para rohaniwan yang menjadi tahanan dibunuh. Pada 17 Oktober 1926 ia dibeatifikasi oleh Paus Pius XI.
Baca juga orang kudus hari ini:

Kamis, 01 September 2016

Orang Kudus 1 September: St. Maria Margareta Redi

SANTA MARIA MARGARETA REDI, PENGAKU IMAN
Selain nama Maria Margareta Redi, orang kudus ini memiliki beberapa nama, seperti Anna Maria Redi (nama aslinya) dan Teresa Margareta dari Hati Kudus Yesus (nama biara). Maria dilahirkan pada 15 Juli 1747 di Arezzo, Tuscany, Italia. Ia adalah puteri dari Ignatius Redi dan Camilia Billeti, sebuah keluarga bangsawan. Maria memperoleh pendidikan di biara St. Apollonia di Florence, Italia.
Pada September 1763 Maria memperoleh pesan dari Santa Teresa Avila untuk menjadi seorang karmelit. Ketika berusia 17 tahun Maria bergabung dengan Ordo Karmel Tak Berkasut di Florence pada 1 September 1764. Setahun kemudian, pada 11 Maret, Maria menerima jubah dan memperoleh nama: Teresa Margareta dari Hati Kudus Yesus. Tanggal 12 Maret 1766 Margareta mengikrarkan kaul kekalnya.
Pada awalnya Margareta berkarya di rumah sakit biara. Ia memiliki karunia penyembuhan. Margareta juga memiliki karunia kontemplasi. Suatu ketika Margareta mendengar ayat dari surat St. Yohanes: Allah adalah kasih, yang kemudian menjadi dasar panggilannya.
Maria Margareta Redi meninggal dunia pada 7 Maret 1770 di Florence, Italia, karena sakit perut yang sangat parah. Pada 9 Juni 1929 ia dibeatifikasi dan pada 19 Maret 1934 ia dikanonisasi oleh Paus Pius XI.
Baca juga orang kudus hari ini: