Senin, 01 Februari 2016

Orang Kudus 1 Februari: St. Odilia Baumgarten

BEATA ODILIA BAUMGARTEN, MARTIR
Odilia Baumgarten lahir pada 15 November 1750 di Gondrexange, Perancis. Ia masuk postulan Puteri Kasih St. VInsensius de Paulo di Metz, sebelum dipindahkan ke Angers. Pada saat Revolusi Perancis, penguasa memaksa kaum berjubah untuk mengungkapkan kesetiaan kepada Negara. Akan tetapi, Odilia menolak dengan tegas untuk melakukan sumpah kesetiaan itu sehingga ia ditangkap dan disiksa.
Odilia Baumgarten meninggal dunia pada 1 Februari 1794 setelah ditembak mati bersama dengan umat Kristen lainnya di Avrille, Perancis. Pada 19 Februari 1984 ia dibeatifikasi bersama 99 martir Avrille oleh Paus Yohanes Paulus II.
Baca juga orang kudus hari ini:

Orang Kudus 1 Februari: St. Maria Anna Vaillot

BEATA MARIA ANNA VAILLOT, MARTIR
aria Anna Vaillot lahir pada 13 Mei 1736 di Fontainebleau, Perancis. Ia menjadi biarawati Putri Kasih St. Vinsensius de Paulo di Keuskupan Angers. Pada saat Revolusi Perancis, penguasa memaksa para kaum religius, biarawan dan biarawati untuk mengungkapkan kesetiaan kepada Negara. Akan tetapi, Maria menolak dengan tegas sumpah setia kepada Negara sehingga ia ditangkap dan menjalani siksaan.
Maria Anna Vaillot meninggal dunia pada 1 Februari 1794 setelah ditembak mati bersama dengan umat Kristen lainnya di Avrille, Perancis. Pada 19 Februari 1984 ia dibeatifikasi bersama 99 martir Avrille oleh Paus Yohanes Paulus II.
Baca juga orang kudus hari ini:

Sabtu, 30 Januari 2016

Orang Kudus 30 Januari: St. Yasinta Mariscotti

SANTA YASINTA MARISCOTTI, PENGAKU IMAN
Yasinta Mariscotti lahir pada tahun 1585 di dekat Viterbo, Italia. Ia adalah puteri dari Marc Antonio Mariscotti dan Ottavia Orsini. Yasinta dibaptis dengan nama Clarice. Ia memperoleh pendidikan pada biara Fransiskan. Dari sini ia kemudian bergabung dalam ordo ketiga Fransiskan di biara St. Bernardine di Viterbo. Yasinta mengikuti saudaranya yang sudah lebih dahulu bergabung.
Pada masa itu Yasinta masih hidup penuh dengan kemewahan duniawi, baik dalam hal makanan, pakaian atau juga barang-barang lainnya. Suatu ketika Yasinta jatuh sakit, dan seorang imam hendak memberinya komuni. Ketika mendengarkan pengakuan Yasinta, imam itu sangat terkejut sehingga ia menegur keras Yasinta.
Yasinta mengikuti kata-kata bapa pengakuannya dan menyingkirkan segala hal duniawi yang ia miliki. Yasinta melakukan pertobatan keras dengan hidup menderita, seperti berjalan tanpa alas kaki, dan tidur di atas papan. Yasinta juga berdevosi terhadap penderitaan Kristus, dan dengan pertobatannya, ia menjadi teladan bagi para biarawati di biaranya.
Yasinta mendirikan kelompok Sacconi yang mendedikasikan karyanya bagi orang-orang lanjut usia dan orang miskin. Yasinta Mariscotti meninggal dunia pada tahun 1640 di Viterbo, Italia. Pada 1 September 1726 ia dibeatifikasi oleh Paus Benediktus XIII, dan pada 24 Mei 1807 ia dikanonisasi oleh Paus Pius VII.
Baca juga orang kudus hari ini: