Jumat, 13 November 2015

Orang Kudus 13 Novermber: St. Fransiska Xaveria Cabrini

SANTA FRANSISKA XAVERIA CABRINI, PENGAKU IMAN
Fransiska Saverio Cabrini lahir pada 15 Juli 1850 di Sant’Angelo Lodigiano, Lombardia, Italia. Ia adalah puteri dari Agustino, seorang petani, dan Stella. Fransiska sudah berkeinginan menjadi seorang biarawati, tetapi ketika mendaftar ia ditolak karena kesehatannya yang buruk. Fransiska kemudian melanjutkan pendidikan ke sebuah sekolah yang diasuh biarawati Puteri Hati Kudus di Arturo. Fransiska kemudian mencoba bergabung dengan Puteri Hati Kudus, namun ia kembali tidak diterima.
Fransiska kembali ke Sant’Angelo pada tahun 1868 dan mengajar pada sebuah sekolah. Pada tahun 1871 Fransiska mengajar di Vidardo atas permintaan seorang imam. Pada tahun 1874 Fransiska diminta untuk mengurus sebuah panti asuhan di Codogno. Bersama beberapa wanita muda yang mengajar di panti asuhan, Fransiska mengikrarkan kaul religious pada tahun 1877. Fransiska menjadi pemimpin dari para novis.
Pada 14 November 1880 Fransiska mendirikan Misionaris Hati Kudus atas permintaan dan dukungan dari uskup. Fransiska berkeinginan untuk menjadi misionaris ke Cina. Fransiska pergi ke Roma untuk meminta pengakuan atas kongragasi barunya. Di sana ia bertemu dengan Yohanes Baptista Skalabrini. Ketika beraudensi dengan Paus Leo XIII, Fransiska diminta untuk tidak bermisi ke timur, melainkan ke barat.
Bersama dengan 6 biarawati, Fransiska pergi ke Amerika dan tiba di New York pada tahun 1889. Berbagai kesulitan dihadapi Fransiska, termasuk ketika ia diminta untuk kembali oleh Uskup Agung New York. Fransiska menolak untuk pulang, karena ia dikirim oleh Paus untuk berkarya. Sedikit demi sedikit Fransiska dan kongragasinya menunjukkan buah karyanya dengan membangun sekolah, panti asuhan, rumah sakit dan berbagai tempat sosial lainnya. Fransiska berkarya terutama bagi para imigran Italia di Amerika. Karyanya juga berkembang sampai ke Amerika Selatan dan Eropa. Pada tahun 1909 Fransiska secara resmi menjadi warga Negara Amerika.
Fransiska Xaveria Cabrini meninggal dunia pada 22 Desember 1917 di Chicago, Illionis, USA. Pada 13 November 1938 ia dibeatifikasi oleh Paus Pius XI, dan pada 7 Juli 1946 ia dikanonisasi oleh Paus Pius XII. Santa Fransiska menjadi warga Negara Amerika pertama yang dikanonisasi.
Baca juga orang kudus hari ini:

Orang Kudus 13 November: St. Agustina Pietrantoni

SANTA AGUSTINA PIETRANTONI, PENGAKU IMAN
Olivia Pietrantoni lahir pada 27 Maret 1864 di Pozzaglia Sabina, Rieti, Italia. Ia adalah puteri dari Francessco Pietrantoni dan Caterina Constantini, sebuah keluarga petani. Ketika berusia 4 tahun Livia menerima Sakramen Krisma, dan sekitar tahun 1876 ia menerima komuni pertamanya.
Sejak kecil Livia sudah bekerja di ladang, merawat hewan-hewan. Ketika berumur 7 tahun ia bekerja bersama teman-temannya memindahkan batu dan pasir untuk pembangunan jalan. Livia tumbuh menjadi gadis cantik dan disukai oleh banyak pemuda, namun Livia memilih untuk menjadi mempelai Kristus. Karena itu, bersama pamannya, Fra Matteo, Livia pergi ke Roma untuk mencari kongregasi yang cocok bagi dirinya. Livia mendapat panggilan dari Muder Jenderal Kongregasi Suster-suster Cintakasih St. Yohana Antida.
Pada 23 Maret 1886 Livia kembali ke Roma untuk memasuki masa postulant dan novisiat. Setelah menyelesaikan masa postulant dan novisiat, Livia memperoleh nama baru: Agustina. Kemudian ia ditempatkan di rumah sakit Roh Kudus. Rumah sakit ini bukanlah rumah sakit religious. Bahkan Ordo Kapusin terusir dari rumah sakit ini, serta para biarawati dilarang membicarakan tentang Tuhan. Namun hal ini tidak menghentikan Agustina untuk menyebarkan imannya akan Tuhan.
Ketika merawat penderita tuberculosis, Agustina ikut tertular. Akan tetapi ia kemudin mendapat mukjizat kesembuhan. Ketika ada pasien yang selalu pelecehan, namanya Joseph Romanelli, Agustina tetap merawat dan mendoakannya; bahkan ketika ibu pasien itu dating, Agustina menyambutnya. Agustina kemudian mendapat ancaman pembunuhan dari Joseph Romanelli, yang dalam suratnya mengancam Agustina usianya hanya satu bulan lagi. Ketika Joseph dikeluarkan dari rumah sakit, ia menyerang dan membunuh Agustina.
Agustina Pietrantoni meninggal dunia pada 13 November 1894 di Roma, Italia. Pada 12 November 1972 ia dibeatifikasi oleh Paus Paulus VI, dan pada 18 April 1999 ia dikanonisasi oleh Paus Yohanes Paulus II.
Baca juga orang kudus hari ini:

Orang Kudus 13 November: St. Eugenius Bossilkoff

BEATO EUGENIUS BOSSILKOFF, USKUP & MARTIR
Vinsensius Bossilkoff lahir pada 20 November 1900 di Belene, Bulgaria. Ia adalah putera keluarga petani katolik. Ketika berusia 14 tahun Vinsensius belajar dari para biarawan pasionis sampai dengan melanjutkan pendidikannya di seminari pasionis di Belanda dan Belgia. Vinsensius bergabung dengan Kongregasi Pasionis dengan mengikrarkan kaulnya pada tahun 1920 dan memperoleh nama baru: Eugenius.
Pada tahun 1924 Eugenius kembali ke Bulgaria untuk meneruskan pendidikan teologinya. Ia ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1926 oleh Mgr. Damian Theelen, CP, dan pada tahun 1927 ia melanjutkan pendidikannya ke Roma di institute Pontifikal Oriental. Pada tahun 1933 ia kembali ke Bulgaria dan bertugas sebagai sekretaris uskup dan Pastor Gereja Katedral.
Eugenius kemudian dipindahkan ke kota Bardaski-Gheran. Pada 26 Juli 1947 Eugenius menjadi Uskup Nokopol, Bulgaria. Tahun 1948 ia sempat melakukan kunjungan ad limina ke Roma dan bertemu dengan teman-temannya. Pada tahun 1950 hubungan Gereja dan pemerintah di Bulgaria semakin memanas, setelah setahun sebelumnya Delegasi Apostolik diusir dari Bulgaria.
Pada 16 Juli 1952 Eugenius ditangkap ketika berlibur ke Sofia. Ia dituduh melakukan perencanaan melawan pemerintah dan dijatuhi hukuman mati. Eugenius Bossilkoff meninggal dunia sebagai martir pada 11 November 1952 di Sofia, Bulgaria, dan tubuhnya belum ditemukan. Pada 15 Maret 1998 ia dibeatifikasi oleh Paus Yohanes Paulus II.
Baca juga orang kudus hari ini: