Kamis, 23 Januari 2014

Orang Kudus 23 Januari: St. Emerensiana

SANTA EMERENSIANA, MARTIR
Emerensiana adalah saudara angkat Santa Agnes. Menurut cerita rakyat, Emerensiana dirajam dengan batu hingga mati ketika ia sedang berdoa di makam Santa Agnes, dua hari setelah wafatnya.

Ketika itu Emerensiana masih menjalani masa katekumenat. Ia seorang katekumen yang rajin mengikuti pelajaran-pelajaran agama dan menata hidupnya menurut ajaran iman Kristen. Meskipun ia masih katekumen, kematiannya telah merupakan suatu permandian baginya, permandian dalam darah. Oleh karena itu cukup beralasan bila jenazah Emerensiana dimakamkan di pekuburan Kristen di Roma sebagai seorang martir. Kisah tentang seluruh hidupnya tidak banyak diketahui.

Renungan Hari Kamis Biasa II - Thn II

Renungan Hari Kamis Biasa II, Thn A/II
Bac I    1Sam 18: 6 – 9, 19: 1 – 7; Injil  Mrk 3: 7 – 12

Bacaan pertama melanjutkan kisah Daud setelah mengalahkan raksasa Filistin yang dikenal dengan nama Goliat. Ketika memasuki kota Israel, Daud dipuji setinggi langit mengalahkan Saul. “Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa.” (ay. 7). Saul merasa tersaingi dengan Daud yang sebelumnya tidak diperhitungkan secara militer. Hal inilah yang membuat Saul cemburu dan ingin membunuhnya.

Kecemburuan juga terlihat dalam roh-roh jahat, yang merupakan anak cucu setan. Dalam Injil dikisahkan bahwa Yesus banyak melakukan kebaikan dalam wujud penyembuhan. Pada jaman dulu banyak sakit disebabkan oleh kerasukan roh jahat. Dikatakan bahwa ketika melihat Yesus, roh-roh jahat itu “jatuh tersungkur di hadapan-Nya.” (ay. 11). Mereka sadar kalau Yesus itu adalah Anak Allah.

Cemburu merupakan salah satu sifat setan atau iblis. Karena cemburu akan kebahagiaan hidup manusia pertama, iblis menggoda Hawa dan Adam untuk melawan Allah. Iblis ingin supaya manusia menderita. Karena itu, sabda Tuhan hari ini mau menyadarkan kita akan sifat cemburu itu. Tuhan menghendaki agar kita menyingkirkan sifat tersebut dari hidup kita. Rasa cemburu akan melahirkan dosa baru, sebagaimana Saul yang cemburu kepada Daud dan ingin membunuhnya.

by: adrian