Rabu, 18 Desember 2013

Perkembangan motorik Bayi

POLA-POLA PENGENDALIAN MOTORIK

Daerah kepala
Pengendalian mata
Optic nystagmus atau reaksi mata terhadap rangkaian benda-benda bergerak dimulai kira-kira duabelas jam setelah lahir; gerakan mata mencar antara minggu ketiga dan keempat; gerakan mata horisontal antara bulan kedua dan ketiga; gerakan mata vertikal antara bulan ketiga dan keempat; dan gerakan mata berputar beberapa bulan kemudian.

Tersenyum
Gerakan refleks tersenyum atau senyum sebagai reaksi terhadap rangsangan peradaban muncul dalam minggu pertama; senyum sosial atau senyum sebagai reaksi terhadap senyuman orang lain mulai antara bulan ketiga dan keempat.

Menahan kepala
Dalam posisi tengkurap bayi dapat menahan kepala secara tegak pada usia satu bulan; kalau terlentang pada lima bulan; dan dalam posisi duduk antara empat dan enam bulan.

Daerah badan
Berguling
Bayi dapat berguling dari samping ke belakang pada usia dua bulan; dan dari tengkurap ke samping pada empat bulan; pada enam bulan bayi dapat berguling sepenuhnya.

Duduk
Bayi dapat ditarik ke posisi duduk pada empat bulan; duduk dengan dibantu pada lima bulan; duduk tanpa dibantu sebentar pada tujuh bulan; dan duduk tanpa bantuan selama sepuluh menit atau lebih pada sembilan bulan.

Daerah lengan dan tangan
Tangan
Ibu jari menjauh – gerakan ibu jari menjauhi jari-jari lain – muncul dalam usaha menggenggam antara tiga dan empat bulan dan dalam mengambil benda antara delapan dan sepuluh bulan.

Lengan
Bayi dapat meraih benda pada enam atau tujuh bulan dan dapat mengambil benda tanpa gerakan-gerakan acak pada satu tahun.

Daerah tungkai
Memindahkan tubuh dengan menendang terjadi pada akhir minggu kedua. Menghentak atau bergerak dalam posisi duduk tampak pada usia enam bulan. Merangkak terjadi antara delapan dan sepuluh bulan; dan pada sebelas bulan bayi berjalan dengan “empat kaki”. Bayi dapat menarik diri sendiri ke posisi berdiri sekitar sepuluh bulan, berdiri dengan bantuan pada sebelas bulan, berdiri tanpa bantuan pada satu tahun dan berjalan tanpa bantuan pada empat belas bulan.

sumber: Elizabeth B. Hurlock, PSIKOLOGI PERKEMBANGAN: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. (edisi 5). Jakarta: Erlangga, 1980, hlm. 81.

Orang Kudus 18 Desember: St. Winebaldus Heidenheim

SANTO WINEBALDUS HEIDENHEIM, PENGAKU IMAN
Santo Winibald (Winebaldus, Winnibald, Wunebald, Wynbald) adalah kepala biara dari dua biara Benediktin di Heidenheim dan Hahnenkamm. Secara tradisional, ia disebut saudara dari Santo Willibald dan Santo Walpurga .
 
Ayahnya adalah Santo Richard Pilgrim dan pamannya Santo Bonifasius, Uskup Agung Mainz.

Santo Winebaldus Heidenheim meninggal dunia pada tanggal 18 Desember 768.

Renungan Hari Rabu Adven III - A

Renungan Hari Rabu Adven III, Thn A/II
Bac I   : Yer 23: 5 – 8; Injil            : Mat 1: 18 – 24

Hari ini Injil menceritakan perihal kehamilan Maria yang berasal dari Roh Kudus. Namun bukan itu saja yang hendak disampaikan Tuhan melalui kisah tersebut. Karena selain kisah tentang kehamilan Maria, ada juga kisah tentang dilema yang dihadapi oleh Yusuf, suami Maria, yang akan menjadi ayah Yesus. Yang mau ditekankan dalam kisah Injil hari ini adalah perkataan malaikat Tuhan dalam mimpi Yusuf (ay. 23). Pernyataan itu hendak memenuhi ramalan nabi Yesaya (Yes 7: 14).

Bacaan pertama, yang diambil dari Kitab Yeremia, juga mengungkapkan ramalan akan kedatangan Yesus Kristus. Melalui mulut Yeremia, Tuhan mengidentikkan Yesus sebagai “Tunas adil bagi Daud” (ay. 5), yang akan “memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.” (ay. 5). Jadi, Yeremia juga sudah meramalkan kedatangan Yesus Kristus.

Sabda Tuhan hari ini mau mengatakan kepada kita bahwa kedatangan Yesus Kristus sudah diramalkan oleh para nabi Perjanjian Lama. Hari ini ada dua nabi yang menyatakan hal itu, yaitu Yesaya dan Yeremia. Kedatangan Yesus diramalkan sebagai Juru Selamat bagi manusia. Oleh karena itu, Tuhan menghendaki kita untuk tetap setia pada-Nya dan tak perlu meragukan Dia. Kesetiaan dan kepercayaan itu akan membuahkan keselamatan.

by: adrian