Rabu, 27 November 2013

Ada Bahaya di Balik Penamaan Bayi

NAMA YANG MENJADI POTENSI BAHAYA PSIKOLOGIS

a)     Nama yang sangat umum sehingga individu merasa kurang memiliki identitas pribadi
b)    Nama yang sangat aneh membuat individu perlu menarik perhatian
c)     Nama yang dapat digunakan baik untuk anak laki-laki maupun perempuan, jadi tidak sesuai untuk satu jenis kelamin
d)    Nama yang dihubungkan dengan tokoh komik murahan atau tokoh-tokoh yang tidak populer dalam seri film televisi
e)    Nama yang menggolongkan individu dengan kelompok ras, agama atau etnik terhadap masa orang sering berprasangka
f)      Nama yang sulit disebut atau sulit dieja
g)     Nama yang menghasilkan nama panggilan yang memalukan
h)    Nama yang kuno

sumber: Elizabeth B. Hurlock, PSIKOLOGI PERKEMBANGAN: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. (edisi 5). Jakarta: Erlangga, 1980, hlm. 71

Orang Kudus 27 Novermber: St. Virgilius

SANTO VIRGILIUS, USKUP & PENGAKU IMAN
Sangat terbatas informasi mengenai orang kudus ini. Biarawan dan abbas Irlandia ini diangkat menjadi Uskup Zalsburg, Austria. Ia mengajarkan bahwa bumi ini bulat. Konsekuensinya, orang-orang di dua tempat berbeda di muka bumi yang dihubungkan oleh garis tengah bumi berdiri dengan posisi kaki saling berlawanan (Yunani: antipodes). Misalnya orang-orang di Jawa berdiri terbalik dengan orang-orang di sekitar Karibia (sebelah utara Amerika Tengah). Ajaran ini ditentang oleh banyak orang, bahkan dicap bidaah oleh Santo Bonifasius. Sebagai misionaris ia sangat giat.

Renungan Hari Rabu sesudah HR Kristus Raja - Thn I

Renungan Hari Rabu sesudah HR Kristus Raja, Thn C/I
Bac I   : Dan 5: 1–6, 13–14, 16–17, 23–28; Injil       : Luk 21: 12 – 19

Injil hari ini melanjutkan ramalan Yesus tentang kehancuran. Kepada para murid-Nya, Yesus mengatakan bahwa mereka akan mendapat tantangan dan aniaya yang sangat berat. Namun Yesus meminta mereka untuk tidak takut atau lari dari masalah. Justru Ia meneguhkan mereka untuk tetap bersaksi tentang Dia. Di sini Yesus mau meyakinkan mereka bahwa Dia tidak akan meninggalkan mereka sendirian.

Gambaran Injil hari ini tampak dalam diri Daniel. Dalam bacaan pertama, kita tahu bahwa Daniel merupakan orang buangan, tawanan Kerajaan Babel. Ia tetap menunjukkan kesetiaannya kepada Allah. Karena itu, Allah senantiasa menyertainya. Bahkan dalam situasi seperti itu, Daniel tetap bersaksi tentang kemahakuasaan Allah. Daniel lebih tertarik pada bersaksi daripada menerima pemberian hadiah.

Seringkali manusia takut bila menghadapi tantangan dan cobaan, apalagi bila diketahui bahwa hal itu sangatlah berat. Tak sedikit yang lari menghindari atau bersembunyi. Demikian pula dalam hal iman. Berhadapan dengan tantangan iman, banyak di antara kita yang mudah menyerah. Wujudnya adalah dengan meninggalkan iman, tergiur akan tawaran dan hadiah. Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk teguh dalam iman. Kita tak perlu cemas dan takut. Kita tidak sendirian dalam menghadapi semuanya itu. Tuhan selalu menyertai kita, asal kita mau membuka diri bagi-Nya.

by: adrian